WhatsApp Icon
Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan “Zakat Menguatkan Indonesia

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” pada tahun 2026, termasuk dalam program Ramadan. Tagline ini menegaskan peran zakat sebagai kekuatan sosial nasional dalam mengatasi kemiskinan, kebencanaan, dan berbagai tantangan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 di Jakarta, Senin (2/2/2026). Menurutnya, zakat mencerminkan semangat gotong royong bangsa dan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi Indonesia.

Kiai Noor mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, di mana zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak.

Pada tahun 2026, BAZNAS akan memfokuskan program pada penguatan respons kebencanaan, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui program Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid.

Selain itu, BAZNAS juga memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan.

BAZNAS berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” menjadi ajakan bersama bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.

02/02/2026 | Kontributor: Kontributor: M. Reza Mubarok Editor: PUT
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Siti Zulekhah di Kota Palangka Raya

Palangka Raya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali merealisasikan penyaluran bantuan melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada penerima manfaat. Bantuan kali ini diberikan kepada Ibu Siti Zulekhah, warga Jalan Perintis (Cassadova), Kota Palangka Raya, yang selama ini dikenal sebagai ibu pejuang keluarga.

Ibu Siti Zulekhah sehari-hari membantu perekonomian keluarga dengan berjualan pentol atau bakso keliling. Di tengah keterbatasan ekonomi, beliau tetap menunjukkan keteguhan dan semangat dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Sebelum menerima bantuan, kondisi rumah Ibu Siti Zulekhah berada dalam keterbatasan dan belum memenuhi standar kelayakan hunian. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, rumah tersebut kini telah diperbaiki sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni bagi keluarga penerima manfaat.

Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya pada aspek pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak. Bagi seorang ibu, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat harapan, membangun ketahanan keluarga, serta menata masa depan yang lebih baik.

 

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana zakat yang dihimpun dan disalurkan secara amanah telah menghadirkan perubahan nyata serta memperkuat peran para ibu dalam menjaga keberlangsungan dan kesejahteraan keluarga.

22/12/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Norhayati di Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan bantuan melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada penerima manfaat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Norhayati, warga Jalan Ratu Juleha, Kelurahan Adonis Samad, yang dikenal sebagai ibu pejuang keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.

Ibu Norhayati sehari-hari bekerja membantu usaha laundry dengan penghasilan yang tidak menentu guna memenuhi kebutuhan keluarga. Di samping itu, beliau juga dengan setia mendampingi dan merawat sang suami yang tengah menderita sakit stroke, sehingga menambah beban tanggung jawab yang harus dijalani.

Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, Ibu Norhayati mendapatkan bantuan perbaikan rumah agar menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.

Penyaluran bantuan ini bertepatan dengan momentum Hari Ibu, yang menjadi pengingat akan peran besar seorang ibu sebagai pilar keluarga, sumber kekuatan, serta harapan bagi orang-orang tercinta. Diharapkan, rumah layak huni ini dapat menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga Ibu Norhayati dalam menjalani kehidupan ke depan.

 

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dipercayakan oleh para muzaki telah memberikan manfaat nyata serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.

22/12/2025 | Kontributor: Humas
Fairid Naparin Didaulat sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat di BAZNAS Awards 2025

JAKARTA - Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi yang sedang diperhitungkan dengan beberapa torehan apresiasi atas kinerja di BAZNAS Awards 2025, Kamis (28/8/2025).

Selain BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, anugerah penghargaan dalam gelaran yang dihelat di Hotel Mercure Ancol Jakarta itu juga diberikan kepada Walikota Palangka Raya dan BAZNAS Kota Palangka Raya.

Adalah Walikota Palangka Raya Fairid Naparin yang kali ini mendapatkan BAZNAS Awards 2025 dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat Indonesia.

Namun karena pada saat yang bersamaan Fairid Naparin memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, penerima penghargaan diwakili Ketua BAZNAS Kota Palangka Raya, Jono dari pimpinan BAZNAS RI.

"Ini merupakan penghargaan yang membanggakan bagi kita karena pak Walikota memiliki perhatian yang besar terhadap zakat di Kota Palangka Raya," kata Jono.

Selain untuk Walikota Palangka Raya, BAZNAS Kota Palangka Raya juga mendapatkan apresiasi atas kinerja yang dilakukan selama ini.

Pada sesi pertama penganugerahan BAZNAS Awards 2025, BAZNAS Kota Palangka Raya didapuk sebagai BAZNAS Kelembagaan Terbaik pada sub kategori BAZNAS Kota Kelembagaan Klaster 2 Terbaik.

"Penghargaan ini juga merupakan tantangan bagi kami agar bekerja lebih optimal dan profesional dalam pengelolaan zakat di Kota Palangka Raya," kata Jono. 

28/08/2025 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng Raih Penghargaan di BAZNAS Awards 2025

JAKARTA- Prestasi membanggakan berhasil dicapai BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang penganugerahan penghargaan zakat bergengsi BAZNAS Awards 2025, Kamis (28/8/2025).

Dalam kegiatan yang dihelat di ballroom Hotel Mercure Ancol Jakarta, penghargaan diserahkan langsung pimpinan BAZNAS RI kepada Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami yang secara khusus mendapat anugerah penghargaan dalam kategori sebagai BAZNAS Provinsi Pengentasan Kemiskinan Standar BPS Terbaik.

"Selain apresiasi atas kinerja yang diberikan, BAZNAS Awards juga sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami, menyatakan penghargaan yang diterima BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah pada dasarnya berkat dukungan Gubernur Agustiar Sabran yang selama ini konsisten dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah.

"Gubernur memiliki perhatian khusus terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Alhamdulillah melalui berbagai program yang dijalankan, upaya itu mendapat pengakuan melalui BAZNAS Awards kali ini," kata pria yang di kalangan media akrab disapa Ami.

Khaitami secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI, pimpinan dan amil di BAZNAS kabupaten/kota, UPZ maupun LAZ se-Kalimantan Tengah yang selama ini secara terkoordinasi menjalankan program pemberdayaan serta pendayagunaan dana zakat, infak/sedekah, maupun dana sosial sosial keagamaan lainnya.

"Tentu saja, ini juga berkat kepercayaan muzaki dan munfik yang selama ini sangat berperan dengan memercayakan sebagaian hartanya untuk dikelola BAZNAS melalui program produktif dan berdampak," timpal Khaitami. 

28/08/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Peserta Beasiswa BAZNAS Kembangkan Aplikasi Dakwah Digital
Peserta Beasiswa BAZNAS Kembangkan Aplikasi Dakwah Digital
Nirwan Wahyudi, penerima Beasiswa Riset BAZNAS jenjang doktoral tahun 2024, berhasil meraih gelar doktor di UIN Alauddin Makassar dengan predikat cumlaude. Disertasinya berjudul "Pengembangan Prototipe Aplikasi Dakwah Maps di Majene, Sulawesi Barat", yang mengusung inovasi dalam bidang dakwah digital. Dakwah Maps merupakan aplikasi peta dakwah digital yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran dakwah. Aplikasi ini menyediakan informasi mengenai profil masjid, demografi jemaah, isu-isu prioritas dakwah, serta preferensi organisasi dan paham keagamaan masyarakat setempat. Kantor Kementerian Agama Majene menyambut baik inovasi ini dan merekomendasikan penggunaannya di sejumlah masjid percontohan. Aplikasi ini diharapkan dapat dikembangkan lebih luas untuk mendukung dakwah di era digital.
BERITA25/03/2025 | Kontributor: NIkita Earlene Salsabila Editor: NOV
BAZNAS, Le Minerale, dan Masjid Istiqlal Hadirkan Dropbox Daur Ulang Botol Plastik
BAZNAS, Le Minerale, dan Masjid Istiqlal Hadirkan Dropbox Daur Ulang Botol Plastik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Le Minerale dan Masjid Istiqlal meluncurkan dropbox untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya akan didaur ulang. Hasil dari program ini akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat Palestina yang tengah membutuhkan bantuan kemanusiaan. Inisiatif ini bertujuan untuk mengelola limbah plastik secara lebih bermanfaat, sekaligus mengubahnya menjadi sumber pendanaan bagi program kemanusiaan, baik di Indonesia maupun untuk Palestina. Turut hadir dalam acara ini Ketua BAZNAS RI Prof. KH. Noor Achmad, M.A., Marketing Director Le Minerale Febri Satria Hutama, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., M.A., serta sejumlah jajaran lainnya. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A., menyampaikan, “Kita tadi sudah mendengarkan bersama-sama bahwa Le Minerale sebagai produk asli Indonesia, yang saat ini namanya bukan hanya besar di Indonesia saja melainkan di dunia. Le Minerale bukan hanya mementingkan perdagangan saja tetapi juga mementingkan kemanusiaan. Melalui kerja sama ini, BAZNAS dan Le Minerale akan membantu Palestina, membantu saudara kita di Palestina." Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki komitmen besar dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk untuk Palestina. "BAZNAS mengucapkan terima kasih kepada pihak Le Minerale dan Masjid Istiqlal yang saat ini akan bersama meluncurkan dropbox yang akan menampung botol-botol yang akan didaur ulang kembali. Dapat dibayangkan berapa banyaknya botol-botol ini jika dikumpulkan, insya Allah akan banyak sekali kalau dihitung. Bersama kita peduli, peduli akan lingkungan sekitar kita dan peduli terhadap masyarakat Palestina," ujarnya. Marketing Director Le Minerale, Febri Satria Hutama, menegaskan bahwa program ini tidak hanya sekadar kerja sama bisnis, tetapi juga membangun hubungan kemanusiaan yang lebih luas. "Semangat ukhuwah atau persahabatan yang Le Minerale jalin bersama dengan BAZNAS dan Masjid Istiqlal saat ini mencakup semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah basyariyah." Ia juga menambahkan, "Melalui program peluncuran dropbox diharapkan agar masyarakat tidak membuang sembarangan. Setelah itu kami akan mengolah botol dan dimanfaatkan menjadi alat yang dapat digunakan kembali. Hal ini akan membawa nilai jual ekonomis dengan keuntungan besar, dan hasil dari pengumpulan ini untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan baik di Indonesia ataupun Palestina." Brand Ambassador Le Minerale, Irwansyah, juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. "Dengan program daur ulang ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu mereka yang membutuhkan, baik di Palestina maupun di Indonesia. Dan semoga bisa memberikan peluang bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan sesama." ucapnya Sementara itu, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Badan Pengelola Masjid Istiqlal, H. Abu Hurairah Abdul Salam, Lc., M.A., berharap kerja sama antara Le Minerale dan BAZNAS terus berlanjut. "Semoga setiap teguk air dan setiap suapan takjil yang diberikan bisa menjadi pahala. Tanpa berhenti berkontribusi, semoga Le Minerale dan BAZNAS terus berkembang tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Dan terakhir ada tetap istiqamah dan ikut memakmurkan Masjid Istiqlal dan masjid lain di Indonesia." Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus membantu saudara-saudara di Palestina yang membutuhkan dukungan kemanusiaan.
BERITA22/03/2025 | Kontributor : Najwa Najihah Editor: MAS
Permudah Pembayaran ZIS, BAZNAS dan BCA Digital Hadirkan Fitur Zakat dan Sedekah di blu by BCA Digital
Permudah Pembayaran ZIS, BAZNAS dan BCA Digital Hadirkan Fitur Zakat dan Sedekah di blu by BCA Digital
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama PT Bank Digital BCA (BCA Digital) resmi menghadirkan layanan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui aplikasi blu by BCA Digital. Inovasi ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat serta berbagi dengan sesama secara digital. Fitur pembayaran ZIS dalam aplikasi blu by BCA Digital merupakan hasil kolaborasi berbasis host to host dengan BAZNAS, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi langsung melalui platform digital ini. SVP, Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, mengungkapkan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan solusi keuangan berbasis digital yang mempermudah masyarakat dalam berzakat dan bersedekah. "Kolaborasi dengan BAZNAS adalah langkah nyata kami untuk mendukung kemudahan nasabah untuk berbagi terhadap sesama. Kami menyadari bahwa di era digital saat ini, masyarakat menginginkan kemudahan dalam segala aspek kehidupan termasuk dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan solusi praktis yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui aplikasi blu by BCA Digital. Dengan fitur pembayaran ZIS ini, pengguna juga dapat menunaikan kewajiban agama mereka secara lebih praktis sekaligus berkontribusi dalam membantu sesama melalui BAZNAS. Kami berharap kolaborasi ini semakin memperkuat sinergi antara BCA Digital dan BAZNAS dalam memudahkan umat Islam untuk berzakat dan bersedekah," ujarnya. Saat ini, layanan ZIS yang tersedia dalam aplikasi blu by BCA Digital mencakup pembayaran Zakat Profesi, Zakat Maal, Infak, dan Sedekah. BCA Digital juga akan terus mengembangkan fitur ini agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan zakat digital di Indonesia. "BAZNAS sangat menyambut baik kerja sama dengan BCA Digital dalam menghadirkan fitur pembayaran ZIS melalui aplikasi blu by BCA Digital. Langkah ini merupakan bentuk inovasi yang sejalan dengan misi BAZNAS dalam mempermudah umat Muslim dalam menunaikan kewajibannya. Dengan adanya integrasi pembayaran zakat, infak, dan sedekah secara digital, BAZNAS berharap semakin banyak masyarakat yang dapat berkontribusi dalam memperluas dampak sosial dan membantu lebih banyak penerima manfaat," ungkapnya. Sebagai lembaga pengelola zakat resmi, BAZNAS memastikan seluruh dana yang disalurkan akan dikelola secara aman dan transparan sesuai dengan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI), sehingga manfaatnya dapat disalurkan secara optimal kepada mereka yang berhak. Selain melalui aplikasi blu by BCA Digital, kemudahan pembayaran ZIS juga akan tersedia melalui situs resmi BAZNAS, yang akan segera terintegrasi dengan layanan pembayaran digital dari BCA Digital. Fitur ini akan segera diluncurkan dalam waktu dekat untuk semakin memudahkan masyarakat dalam berzakat dan berdonasi secara daring. SVP, Head of Digital Business BCA Digital, Edwin Tirta, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem zakat digital di Indonesia. "Integrasi pembayaran blu by BCA Digital pada situs resmi BAZNAS merupakan langkah kami dalam mendukung kemudahan berzakat secara digital, agar masyarakat dapat menunaikan ZIS dengan lebih praktis, aman, dan nyaman melalui ekosistem perbankan digital yang kami sediakan," jelasnya. Menyambut bulan suci Ramadan, BAZNAS dan BCA Digital mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur pembayaran ZIS ini sebagai solusi mudah dalam menunaikan zakat dan berbagi kebaikan dengan sesama. Dengan kemudahan transaksi digital, masyarakat dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kapan saja dan di mana saja secara cepat dan aman. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan blu by BCA Digital dan kemitraan yang dilakukan, silakan kunjungi laman web www.bcadigital.co.id. Informasi lebih lanjut mengenai BAZNAS dapat diakses melalui laman resmi www.baznas.go.id. Cara Menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah Melalui Aplikasi blu by BCA Digital: 1. Buka aplikasi blu by BCA Digital 2. Pilih menu Bayar/Beli, lalu klik Zakat & Donasi 3. Pilih jenis zakat atau donasi yang ingin disalurkan 4. Masukkan nominal pembayaran 5. Periksa kembali detail transaksi sebelum melanjutkan 6. Masukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi 7. Tunggu notifikasi konfirmasi keberhasilan transaksi Dengan hadirnya fitur ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat berzakat dan bersedekah secara mudah, aman, dan efisien dalam mendukung kesejahteraan sosial.
BERITA21/03/2025 | Kontributor : Najwa Najihah Editor: MAS
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BTB Goes to School Ramadhan di 13 Sekolah Seluruh Indonesia
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, BTB Goes to School Ramadhan di 13 Sekolah Seluruh Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggelar kegiatan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Goes to School Ramadhan 1446 H di 13 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program tematik Ramadhan yang diinisiasi oleh BAZNAS Tanggap Bencana dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Tim BAZNAS Tanggap Bencana dari berbagai daerah, seperti Provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Barru, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Trenggalek, Kota Palopo, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Bulukumba turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Selama bulan Ramadhan, program ini akan terus berlangsung di berbagai titik lainnya di seluruh Indonesia. Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup edukasi mitigasi terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan banjir. Selain itu, para siswa dan guru juga mengikuti simulasi evakuasi mandiri untuk memastikan mereka siap menghadapi situasi darurat jika terjadi bencana. Sebanyak 924 siswa dan guru dari 13 sekolah berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya: 1. SDN 33 Sumpang Binangae, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan 2. SMP Muhammadiyah 2 Galur, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta 3. SD Muhammadiyah Brosot, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta 4. SDN Atue, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan 5. MI Salafiyah Tumpeng, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur 6. MI Miftahul Ulum Sumber Wuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur 7. SMA As Sakinah, Provinsi Kalimantan Barat 8. SMP As Sakinah, Provinsi Kalimantan Barat 9. SDN 1 Rangkasbitung Barat, Kabupaten Lebak, Banten 10. MI Hasyim As'ari Wonoanti, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur 11. SMP Negeri 10 Palopo, Kota Palopo, Sulawesi Selatan 12. SMP Negeri 11 Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan 13. Madrasah Aliyah Negeri 2 Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta guru dalam menghadapi risiko bencana, terutama selama bulan Ramadhan. Dengan adanya edukasi dan simulasi ini, diharapkan para peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi bencana, sehingga dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan.
BERITA20/03/2025 | Kontributor: Fikri Editor: AYU
ZChicken BAZNAS, Solusi Ekonomi bagi Mustahik di Bulan Suci Ramadhan
ZChicken BAZNAS, Solusi Ekonomi bagi Mustahik di Bulan Suci Ramadhan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus menunjukkan perannya dalam membantu mustahik (penerima zakat) melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satu contoh nyata adalah kisah Ren Novita, warga Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Setelah suaminya mengalami musibah, Ren harus mencari cara untuk menopang perekonomian keluarganya. Berkat program ZChicken yang dijalankan oleh BAZNAS, ia kini mampu berjualan ayam krispi dan memperoleh penghasilan yang lebih stabil. Program ZChicken merupakan salah satu upaya BAZNAS dalam meningkatkan kemandirian ekonomi umat, khususnya bagi para mustahik. Melalui program ini, penerima manfaat mendapatkan modal usaha serta pendampingan dalam mengelola bisnis kuliner berbasis ayam goreng krispi. Dengan adanya dukungan ini, Ibu Ren bisa bangkit dari keterpurukan dan menjalankan usahanya dengan lebih baik. Di bulan suci Ramadhan, usaha ZChicken yang dijalankannya juga semakin meningkat, seiring dengan tingginya permintaan makanan siap saji untuk berbuka puasa. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa zakat yang dikelola dengan baik dapat memberikan dampak besar bagi kesejahteraan umat. BAZNAS tidak hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk konsumtif, tetapi juga berupaya memberdayakan penerima manfaat agar dapat mandiri secara ekonomi. Dengan demikian, mustahik tidak hanya menerima zakat, tetapi juga dapat berubah menjadi muzaki (pemberi zakat) di masa depan. Melalui berbagai program pemberdayaan seperti ZChicken, BAZNAS terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah. Masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi, sehingga manfaatnya dapat lebih luas dan berkelanjutan bagi umat Islam yang membutuhkan.
BERITA18/03/2025 | Kontributor: Raeihan Ramadhan Editor: Mas
BAZNAS Salurkan Bantuan ZMart untuk Pondok Pesantren di Jawa Tengah
BAZNAS Salurkan Bantuan ZMart untuk Pondok Pesantren di Jawa Tengah
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyerahkan bantuan program ZMart kepada Pondok Pesantren Modern Tazakka, Jawa Tengah, baru-baru ini. Bantuan tersebut diberikan dalam rangka meningkatkan ekonomi pesantren serta memudahkan akses kebutuhan bagi santri dan masyarakat sekitar. Program ZMart Pesantren ini menargetkan 50 pondok pesantren di seluruh Indonesia dengan bantuan sebesar Rp50 juta untuk setiap penerima. Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut hadir dalam acara penyerahan yang berlangsung dalam kegiatan "Silaturahmi Akbar: Buka Puasa Ramadhan dan Sholat Tarawih Bersama Ketua MPR RI dan Penyerahan Bantuan Program ZMart". Ketua BAZNAS RI Prof Dr KH Noor Achmad, MA menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan umat, khususnya di lingkungan pesantren. "Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu berkembangnya usaha ekonomi di pesantren, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi santri dan masyarakat sekitar," ujarnya. Menurutnya, program ini juga sejalan dengan visi besar BAZNAS dalam memperbaiki kemiskinan dan meningkatkan kemandirian ekonomi umat. "Kami ingin agar pondok pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat ekonomi yang dapat membantu santri memahami pentingnya kemandirian ekonomi. Santri tidak hanya dididik untuk memahami ilmu agama, tetapi juga dibekali dengan wawasan kewirausahaan yang akan bermanfaat bagi masa depan mereka," tambahnya. Ia juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam mendukung program ini. "Kami mengapresiasi dukungan penuh dari MPR RI dalam kegiatan penyerahan program Zmart ini. Dukungan ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen bersama dapat membawa manfaat yang luas bagi pesantren, santri, dan masyarakat sekitar. Semoga sinergi ini terus berlanjut untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di seluruh Indonesia," ujar Noor Achmad. Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan Indonesia dalam menghadapi masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. "Persiapan menuju Indonesia Emas tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh komponen masyarakat, termasuk pesantren," ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjalin silaturahmi dan bertukar pandangan guna memperkuat persiapan menuju masa depan yang lebih baik. "Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus bersilaturahmi dan bertukar pandangan seperti ini. Kita tidak sendirian dalam mempersiapkan Indonesia yang lebih baik, lebih kuat, lebih sehat, dan lebih pintar. Dengan berbagai kekuatan yang kita miliki, Insyaallah, Indonesia akan menjadi negara yang semakin tangguh di masa depan," tegasnya. Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tazakka KH. Anang Rizka Masyhadi, serta beberapa pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
BERITA13/03/2025 | Kontributor: Natasya Aurel Editor: MAS
Dalam Upaya Memberdayakan Ekonomi Syariah, Bank Indonesia Jalin Kerjasama dengan MUI, MES dan Baznas Prov. Kalteng
Dalam Upaya Memberdayakan Ekonomi Syariah, Bank Indonesia Jalin Kerjasama dengan MUI, MES dan Baznas Prov. Kalteng
Palangka Raya. Tambunbungai.com – Dalam upaya memberdayakan ekonomi Syariah dilingkungan umat Islam di Kalteng, khususnya dilingkungan Pondok Pesantrean, Bank Indonesia Perwakilan Prov. Kalteng menjalin Kerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Prov. Kalteng. Pendatanganan naskah Kerjasama dilaksanakan di Ruang Executive Lounge Lt.2, Gedung Bank Indonesia Kalimantan Tengah Jalan Diponegoro Palangka Raya, Selasa (11/3/2025). Hadir dalam penandatanganan Kerjasama tersebut Kepala perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalteng Yuliansah Andrias, Ketua MUI Prov. Kalteng Prof. Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag, Sekretaris MES Prov. Kalteng H. Heru Hidayat, M.Pd, dan Ketua Baznas Prov. Kalteng Mustain Khaitami, S.Ag. Dalam sambutannya, Ketua MUI Prov. Kalteng Khairil Anwar mengapresiasi Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Prov. Kalteng yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Sekretariat MUI Prov. Kalteng untuk berdiskusi dan berkoordinasi terkait bagaimana memberdayakan ekonomi Syariah di Kalimantan Tengah, khususnya dilingkungan Pondok Pesantren. ‘’Kepala Perwakilan Bank Indonesia baru sekali mengunjungi MUI Kalteng, dan dalam pertemuan itu ternyata gayung bersambut hingga lahir perjanjian naskah kerjasama tentang memberdayakan ekonomi Syariah atau ekonomi umat pada pagi hari ini,’’ tandas Khairil Anwar. ‘’Saya harapkan naskah Kerjasama ini bukan hanya sampai ditandatangani disini saja, tetapi yang lebih penting adalah eksien dari perjanjian ini agar segera sama-sama dilakukan dilapangan,’’ imbuhnya. Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalteng Yuliansah Andrias, usai penandatanganan naskah Kerjasama, kepada media ini menjelaskan, ada dua hal yang ingin dicapai dalam perjanjian kerjasama ini, yang pertama adalah pengembangan ekosistem halalnya dan yang kedua adalah peningkatan literasi ekonomi Syariah di Kalimantan Tengah. ‘’Jadi saya kira Kerjasama ini sangat bagus sehingga nanti akselerasi dan perluasan pengembangan ekonomi syariah di Kalimantan Tengah menjadi lebih cepat lagi,’’ kata Yuliansah. ‘’Adapun bentuk dukungan dari kerjasama ini adalah melalui edukasi, sosialisasi seperti melalui kegiatan Kalteng Halal Fair 2025 yang bekerjasama dengan seluruh stakeholder dan juga tentunya dukungan penuh Pemprov. Kalteng. Dukungan juga dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan dari sisi keuangan Syariah,’’ imbuhnya. Perjanjian Kerjasama ini turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Prov. Kalteng Prof. Dr.HM. Fatchurahman, M.PSI, M.Pd, Bendahara Umum MUI Dr. Dessy, dan sejumlah pengurus harian MUI Kalteng lainnya, diantaranya H.M. Yamin, Lc, H. Pujo, H. Abdul Wahid AHA, H. Tuaini, H. Abu Bakar dan H. Noor Ivansyah. (Sumber: Tambunbungai.com)
BERITA11/03/2025 | Admin
BAZNAS RI Luncurkan Indeks Ketahanan Pangan untuk Pastikan Bantuan Lebih Tepat Sasaran
BAZNAS RI Luncurkan Indeks Ketahanan Pangan untuk Pastikan Bantuan Lebih Tepat Sasaran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkenalkan Indeks Ketahanan Pangan sebagai alat ukur untuk menilai ketahanan pangan keluarga mustahik, meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat, serta memastikan distribusi bantuan lebih efektif dan tepat sasaran. Indeks ini dirancang untuk mengukur sejauh mana zakat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan mustahik, dengan mempertimbangkan aspek ketersediaan, aksesibilitas, serta pemanfaatan pangan. Inisiatif ini diperkenalkan dalam Public Expose bertema Indeks Ketahanan Pangan yang disiarkan secara daring. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., menjelaskan bahwa indeks ini diharapkan menjadi alat ukur yang efektif dalam memantau dampak zakat terhadap ketahanan pangan, sehingga intervensi yang dilakukan dapat semakin optimal. "Selain sebagai alat evaluasi program zakat, indeks ini juga menjadi panduan dalam merancang program ketahanan pangan berbasis zakat. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan," ujar Zainulbahar dalam waktu dekat ini. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah, BAZNAS, dan berbagai pihak terkait semakin kuat dalam menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. "Melalui pengelolaan zakat yang tepat, BAZNAS dapat mendukung program yang memastikan ketersediaan dan akses pangan bagi masyarakat kurang mampu," tambahnya. Sementara itu, Kepala Divisi Inovasi Program Kreatif BAZNAS RI, Abdul Aziz Yahya Saoqi, M.Sc., menjelaskan bahwa BAZNAS Indeks Ketahanan Pangan memiliki dua dimensi utama, yaitu Food Security dan Halal Food Literacy. "Food Security mencakup kecemasan dan ketidakpastian pangan, kapasitas serta kualitas pangan yang mencukupi, serta asupan pangan yang tidak memadai," jelasnya. "Sementara Halal Food Literacy mencakup pemahaman tentang pangan halal dan tayib, serta aspek sarana dan perilaku. Dalam indeks ini, Food Security memiliki bobot 70 persen, sementara Halal Food Literacy berbobot 30 persen, yang nantinya akan diukur oleh tim peneliti," lanjut Abdul Aziz. Bobot ini menunjukkan bahwa Food Security menjadi aspek utama yang mendapat perhatian dalam BAZNAS Indeks Ketahanan Pangan, mengingat urgensinya dalam memastikan kebutuhan pangan mustahik terpenuhi. Lebih lanjut, Abdul Aziz menambahkan bahwa BAZNAS Indeks Ketahanan Pangan merupakan yang pertama dalam mengukur dampak zakat terhadap ketahanan pangan, serta menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait sektor pangan. "Setelah 100 hari masa pemerintahan berjalan, salah satu fokus utama presiden dan wakil presiden adalah ketahanan pangan, termasuk dengan berbagai kebijakan seperti pembukaan lahan pangan dan program makan bergizi gratis. Indeks ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung langkah tersebut," pungkasnya.
BERITA11/03/2025 | Editor: Ayu Untuk : Kalteng
SDI Nurul Ihsan Peduli Palestina, Titipkan Donasi Melalui BAZNAS Kalteng
SDI Nurul Ihsan Peduli Palestina, Titipkan Donasi Melalui BAZNAS Kalteng
PALANGKA RAYA - Kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza, terus mengalir. Kali ini datang dari kalangan peserta didik (pesdik) pada SD Islam (SDI) Nurul Ihsan Palangka Raya, Kalteng. Dalam sebuah acara yang dirangkai buka puasa bersama, dana kemanusiaan aksi solidaritas bagi warga Palestina di SDI Nurul Ihsan dititipkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (7/3/2025). "Selain dihimpun secara spontanitas, dana ini juga berasal dari warga sekitar lingkungan sekolah yang tergerak untuk ikut menyumbang," jelas Direktur SDI Nurul Ihsan Palangka Raya, Masripani. Tercatat, total dana yang dititipkan sebagai infak kemanusiaan dalam program Membasuh Luka Palestina dari SDI Nurul Ihsan sebesar Rp6.847.500. Sebelum infak kemanusiaan Membasuh Luka Palestina dititipkan, lebih dari 600 pesdik SDI Nurul Ihsan lebih dulu disuguhi dengan pemutaran video penyaluran bantuan dari program Membasuh Luka Palestina yang telah dilakukan BAZNAS. Tidak sedikit dari para pesdik yang mengaku bangga atas partisipasi Indonesia dalam upaya membantu Palestina. Apalagi dalam video yang ditampilkan, tampak sejumlah truk berukuran besar membawa berbagai jenis bantuan, antara lain berupa selimut, babykit, bahan makanan, serta pasokan air minum, dan lainnya. "Bendera Indonesia juga terlihat di deretan truk. Bangga rasanya kita bisa ikut membantu," komentar Aulia, salah satu pesdik. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami, menyatakan apresiasinya atas perhatian pesdik dan warga lingkungan SDI Nurul Ihsan Palangka Raya yang ikut terpanggil untuk menyalurkan infak kemanusiaan dalam program Membasuh Luka Palestina. Dikatakan, peristiwa yang terjadi di daerah itu merupakan tragedi kemanusiaan yang sejatinya mendapat perhatian dari seluruh masyarakat dunia, termasuk dengan mengirimkan bantuan. "Kepedulian seperti ini memang harus dipupuk sedini mungkin kepada anak-anak, termasuk empati atas bencana kemanusiaan yang dialami warga Palestina. Segera dana kemanusiaan yang dititipkan ini kami setorkan melalui BAZNAS RI agar bisa diteruskan sebagai donasi nasional," kata Khaitami. Sebelumnya, dalam program Membasuh Luka Palestina, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berhasil menghimpun donasi dari berbagai elemen masyarakat yang antara lain juga dititipkan melalui BAZNAS kabupaten/kota dengan total sebesar Rp448.868.000.
BERITA07/03/2025 | Humas
BAZNAS RI Dukung Inovasi Pemisah Kotoran Hewan Di Trenggalek
BAZNAS RI Dukung Inovasi Pemisah Kotoran Hewan Di Trenggalek
Kelompok Balai Ternak di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mengembangkan inovasi pemisah kotoran hewan menggunakan asbes dan polynet jaring. Teknologi sederhana ini memungkinkan pemisahan kotoran padat dan cair secara lebih optimal, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang bernilai tinggi. Dengan sistem pemisahan ini, peternak dapat mengolah kotoran hewan menjadi pupuk kompos, sementara cairannya digunakan sebagai pupuk cair. Metode ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan kandang, tetapi juga meningkatkan nilai ekonomi limbah ternak. BAZNAS RI turut mendorong inovasi ini agar semakin luas diterapkan oleh peternak lain. Keberhasilan inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan akibat limbah ternak. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kelompok ternak di Trenggalek berupaya terus mengembangkan teknologi sederhana yang bermanfaat bagi petani dan peternak di wilayah tersebut.
BERITA03/03/2025 | Kontributor: Nadia Nur Fadilah Editor: PU3
BAZNAS Ajak 1000 Teman Tuli Sambut Ramadhan dengan Cahaya Zakat
BAZNAS Ajak 1000 Teman Tuli Sambut Ramadhan dengan Cahaya Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar acara Tarhib Ramadhan bertajuk Cahaya Zakat: Memberikan Keajaiban Muzaki dan Mustahik di Gedung BAZNAS RI, Jakarta. Acara ini diikuti oleh 1000 peserta teman tuli dan teman dengar dari berbagai daerah di Indonesia, serta disaksikan secara daring oleh jajaran BAZNAS dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan. Oleh karena itu, BAZNAS ingin mengajak seluruh umat untuk meningkatkan kebaikan, salah satunya melalui inklusi zakat. “Tema tahun ini kita mengangkat Cahaya Zakat, cahaya ini adalah cahaya Allah SWT yang akan menembus ke seluruh hamba-hambanya terutama manusia. Dengan mengikuti Tarhib ini semoga Allah SWT memberikan nikmat kepada kita semua dan kita semua dapat menembus cahaya,” ujar Kiai Noor. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa zakat harus menjadi cahaya bagi semua, termasuk kelompok disabilitas. “Dengan tarhib ini jangan ada orang yang merasa gelap, jangan ada orang yang merasa tertutup kesempatannya, dan tidak merasakan kesempatan. Usaha kita untuk semua termasuk disabilitas kita upayakan dengan Cahaya Zakat dari masyarakat untuk masyarakat,” tambahnya. Sebagai bagian dari rangkaian acara, BAZNAS juga meluncurkan buku Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik karya Kiai Noor. Selain itu, dilakukan pengenalan dan pembacaan Al-Qur'an Isyarat serta pemaparan terkini mengenai distribusi bantuan BAZNAS untuk Palestina yang bekerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation di Mesir. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS RI, termasuk Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, serta para pemimpin bidang lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat zakat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
BERITA01/03/2025 | Kontributor: Fikri Editor: YMK
Dukungan BAZNAS untuk Masyarakat Palestina melalui Bantuan Paket Makanan
Dukungan BAZNAS untuk Masyarakat Palestina melalui Bantuan Paket Makanan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Muassaaah Alamiyah, sebuah perusahaan perdagangan umum, dalam menyediakan bantuan makanan bagi warga Gaza yang terdampak krisis kemanusiaan. Sebanyak 52.000 paket makanan disiapkan untuk didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan. Bantuan ini terdiri dari 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan melalui Mishr El Khair, 8.500 paket makanan senilai Rp2 miliar yang akan didistribusikan melalui Shuna’a al-Hayah, serta 35.000 paket makanan senilai 500.000 dolar AS yang akan dikelola oleh Bayt Zakat. Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., menegaskan bahwa setiap bantuan yang diberikan akan didistribusikan dengan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. "BAZNAS RI berupaya memastikan bantuan yang diberikan dapat dirasakan manfaatnya. Dengan menggandeng berbagai mitra terpercaya, kami berharap bantuan ini dapat menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan di Gaza," ujar Subhan Cholid dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta baru-baru ini. Subhan juga menjelaskan bahwa dalam kerja sama ini, Muassasah Alamiyah bertindak sebagai penyedia barang yang akan disalurkan melalui mitra-mitra kemanusiaan terpercaya. "Paket makanan tersebut terdiri dari beras, tepung, mie, keju, tuna, biskuit, kurma, jus, kacang kalengan, saus tomat, selai, dan pasta. Sebelum dikirimkan ke Gaza, paket-paket tersebut akan melalui proses quality control (QC) oleh tim BAZNAS RI guna memastikan kualitas bantuan yang diterima oleh masyarakat dalam kondisi terbaik," ucap Subhan. Lebih lanjut, Subhan menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan BAZNAS International Forum (BIF) yang diadakan pada November 2024. "BAZNAS RI berkomitmen memperkuat peran zakat dalam mendukung misi kemanusiaan global. Lewat BIF, kami berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional, termasuk Muassaaah Alamiyah, untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan efektif dan tepat sasaran," jelasnya. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS akan terus mengembangkan kerja sama dengan mitra strategis lainnya demi memberikan bantuan yang lebih luas dan berkelanjutan. "Kami percaya zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk membantu mereka yang membutuhkan. BAZNAS RI akan terus menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkontribusi dalam aksi kemanusiaan global, khususnya bagi saudara-saudara kita di Palestina," tutup Subhan. Melalui langkah ini, BAZNAS RI kembali membuktikan perannya dalam misi kemanusiaan global dengan berupaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
BERITA25/02/2025 | Kontributor: Natasya Aurel Editor: AYU
BAZNAS RI Hadirkan Program Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan 1446 H
BAZNAS RI Hadirkan Program Pesantren 1000 Cahaya untuk Sambut Ramadan 1446 H
BAZNAS RI meluncurkan program Pesantren 1000 Cahaya dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H. Program ini berfokus pada kegiatan edukasi keagamaan yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Pesantren 1000 Cahaya Ramadan 1446 H merupakan inisiatif yang melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari 162 kampus di seluruh Indonesia. Mereka akan mengajar anak jalanan, anak yatim, dan penyandang disabilitas melalui pengajian, ceramah, tilawah, serta buka puasa bersama. Program ini digelar secara serentak di 162 titik dengan tujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan serta kepedulian sosial. Peluncuran program ini dilakukan secara daring melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini, dengan diresmikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menegaskan bahwa program ini akan melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul. "Yang kita harapkan, para penerima beasiswa ini juga memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan di masa depan. Sebab, persaingan ilmu menjadi sangat penting, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global," ujar Kiai Noor. Menurutnya, program Pesantren 1000 Cahaya bertujuan memberikan bekal bagi masyarakat kurang mampu agar siap menghadapi perubahan dan persaingan ilmu pengetahuan di masa mendatang. "Kami memperkirakan bahwa ilmu di masa mendatang akan terus berkembang secara dinamis. Namun demikian, apa yang kita siapkan saat ini, insyaAllah, akan menjadi bagian dari perjuangan kita dalam menghadapi tantangan tersebut," kata Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa program ini bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi juga bagian dari persiapan menghadapi masa depan dengan fondasi keilmuan dan nilai-nilai keislaman yang kuat. "Maka dari itu, ini adalah bagian dari perjuangan, bagian dari jihad, bagian dari jihad fi sab?lillah. Apa yang kita lakukan bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga mempersiapkan generasi yang akan menghadapi tantangan di masa depan dengan fondasi yang kuat," jelasnya. Kiai Noor juga menekankan pentingnya kesadaran sosial dalam kehidupan beragama, karena generasi mendatang perlu memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sosialnya. "Oleh karena itu, kita berharap generasi mendatang yang dibina oleh BAZNAS RI memiliki ciri khas sebagaimana orang-orang yang berilmu, memiliki keimanan yang kuat, serta peduli terhadap sosial. Mereka tidak hanya siap berkompetisi di masa depan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama," tambahnya. Sementara itu, Deputi BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Dr. HM. Imdadun Rahmat, M.Si., menjelaskan bahwa program ini menyasar anak jalanan, anak yatim, dan penyandang disabilitas. "Bentuk kegiatan yang akan dilakukan mencakup pembekalan keagamaan, seperti pengajian, ceramah, dan tilawah Al-Qur'an, yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama di lokasi yang telah ditentukan," ujarnya. Ia juga menekankan bahwa program ini memberikan manfaat ganda, baik bagi mahasiswa penerima beasiswa maupun bagi masyarakat yang menerima manfaatnya. "InsyaAllah, melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya mendapatkan manfaat akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam kebermanfaatan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan," ucap Imdadun.
BERITA24/02/2025 | Kontributor : Azzam Editor : NOV
Bersama Adira Finance, BAZNAS RI Resmikan Z-Auto Untuk Pemberdayaan Umat
Bersama Adira Finance, BAZNAS RI Resmikan Z-Auto Untuk Pemberdayaan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berkolaborasi bersama Adira Finance Syariah meresmikan program ZAuto yang bertujuan menyejahterakan masyarakat kurang mampu yang memiliki keahlian di bidang otomotif. Peresmian Program ZAuto Adira Finance Syariah ini dilaksanakan di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut hadir Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Head of Syariah Adira Finance Syariah H. Yusron, SE. MBA, serta Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Bekasi, H. Agus. ZAuto merupakan program pemberdayaan BAZNAS RI di bidang otomotif yang berfokus pada usaha bengkel motor. Sejak tahun 2021 hingga 2024, ZAuto telah memberikan bantuan kepada 433 mustahik yang tersebar di 12 provinsi dan 43 kabupaten/kota. Untuk tahun 2025, target program ZAuto akan diberikan kepada 180 mustahik baru. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa program ZAuto bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi penerima manfaat melalui usaha mikro dan kecil di bidang otomotif. "Alhamdulillah ini merupakan bengkel ZAuto terbesar yang diresmikan, berkolaborasi dengan Adira Finance Syariah. Program ini juga menyediakan pelatihan mekanik dengan sertifikasi standar showroom bengkel resmi bersama PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), serta menanamkan jiwa wirausaha yang jujur, kreatif, tangguh, dan mandiri melalui dukungan pemasaran digital," ujar Kiai Noor dalam keterangannya baru-baru ini. Kiai Noor menyatakan bahwa ZAuto juga memastikan tersalurnya dana kebajikan kepada penerima manfaat, meningkatkan pendapatan usaha bengkel, serta mendorong kepemilikan aset produktif. Dengan demikian, ekosistem bisnis usaha bersama dapat terbentuk secara berkelanjutan. "Sebagai hasil dari program ini, diharapkan terbentuk korporasi skala mikro yang dimiliki bersama oleh penerima manfaat melalui pemberdayaan komunitas," ucap Kiai Noor. Lebih lanjut, Kiai Noor menambahkan bahwa program ZAuto juga berencana memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital serta melakukan diversifikasi usaha agar semakin banyak peluang berkembang bagi para peserta. "Program ZAuto dijalankan berdasarkan tiga prinsip utama. Amanah dan Bertanggung Jawab, di mana setiap usaha yang dijalankan harus sesuai dengan prinsip syariah, regulasi, manajerial, dan proses yang dapat dipertanggungjawabkan," katanya. Program ZAuto, imbuh Kiai Noor, juga dilaksanakan berkelanjutan dengan memastikan manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang melalui pembentukan jiwa usaha yang jujur, kreatif, tangguh, dan mandiri bagi mustahik. "Mudah-mudahan program ini memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di Bantar Gebang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Adira Finance Syariah atas kolaborasi yang terjalin, semoga apa yang kita lakukan ini mendapat keberkahan dari Allah SWT," jelasnya. Lebih lanjut, penerima manfaat akan mendapatkan sertifikasi servis, bantuan modal, dan dukungan pemasaran melalui Moservice.id, serta pendampingan untuk meningkatkan keterampilan usaha dari Adira Finance melalui Unit Usaha Syariah. Head of Syariah Adira Finance, H. Yusron, SE. MBA, mengatakan, "Inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan. Di samping itu, bantuan ini sejalan dengan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam memasuki era bonus demografi di Indonesia. Dengan dukungan ini, kami berharap para penerima manfaat dapat mengembangkan usaha, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan ekonomi masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model keberlanjutan yang dapat diterapkan di berbagai wilayah. Terima kasih kepada BAZNAS RI atas sinergi yang terjalin, semoga dapat terus berlanjut." Turut hadir dalam acara ini, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA, Ketua BAZNAS Jabar Dr. H. Anang Jauharuddin, M.M., Pd., Ketua BAZNAS Kota Bekasi Nurul Akmal, S.HI, Asda II Walikota Bekasi Dr. H. Inayatullah M.Pd., Camat Bantargebang H. Cecep Miftah Farid, S.STP., M.M., dan Lurah Bantargebang Satim Susanto, SH., M.Si. Hadir pula Gardira Digital Sales Service & Parts Adira Finance Muhammad Iqbal Abdurrahman Ramadhan, dan Head of Satellite SSD Bantargebang Bekasi Adira Finance Adityo Dwi Setyawan beserta tim.
BERITA23/02/2025 | Kontributor : NOVA Editor : AYU
Didukung Modal dari Baznas Microfinance, Pendapatan Harian Jumran Naik Drastis
Didukung Modal dari Baznas Microfinance, Pendapatan Harian Jumran Naik Drastis
PALANGKA RAYA - Hadirnya program BAZNAS Microfinance di Palangka Raya, membuat Jumran lebih berdaya. Paling tidak, program pinjaman tanpa bunga ini mampu membuatnya bisa mengembangkan usaha. Warga Jalan Mendawai I Gang Bersama, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalteng, ini merupakan satu dari ratusan penerima manfaat dari Program BAZNAS Microfinance. Pencairan pinjaman telah berjalan sekitar satu tahun, tepatnya Januari 2024. "Sebelumnya saya hanya berjualan sembako. Dengan pinjaman modal dari BAZNAS Microfinance, saya bisa mengembangkan usaha dengan membeli kulkas dan menjual batu es," terang Jumran. Diakui, keuntungan dari jualan sembako relatif kecil karena hanya melayani penjualan bagi warga di sekitar tempat tinggalnya. Namun dengan menambah jenis usaha batu es, kini pendapatan hariannya naik drastis. Dari semula hanya bisa membeli satu unit dari modal pinjaman, Jumran telah berhasil menambah satu kulkas. Praktis, pria berusia 44 tahun ini harus menambah daya listrik di rumah yang juga menjadi tempat usaha. "Alhamdulillah, keuntungan bisa untuk menabung, menghidup istri dan anak, serta kebutuhan lain termasuk membayar tagihan bulanan listrik," kata Jumran. BAZNAS Microfinance sendiri merupakan program memberdayakan masyarakat melalui pembiayaan dan pendampingan mikro berbasis zakat. Dengan begitu, para pengusaha kecil bisa memanfaatkan program ini agar terhindar dari jeratan pinjaman berbunga mencekik. Skema program BMF sebagai salah satu organ di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, pada prinsipnya adalah sistem bergulir dengan tenor atau lamanya masa pengembalian pinjaman melalui cicilan sampai 12 bulan. "Melalui program ini, keberkahan usaha sangat saya rasakan. Terimaksih muzaki, terima kasih BAZNAS," pungkas Jumran.
BERITA17/02/2025 | Humas
Omzet Meningkat, Mustahik Rasakan Manfaat Dari Program Zmart BAZNAS
Omzet Meningkat, Mustahik Rasakan Manfaat Dari Program Zmart BAZNAS
Armawati (53) salah satu penerima manfaat program Zmart Badan Amil Zakan Nasional (BAZNAS) yang kini merasakan peningkatan signifikan dalam omzet usahanya. Sebagai saudagar Zmart, Armawati mengelola warung kelontong yang terletak di Jalan Sabanar Lama, Kec. Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara. Warung yang sebelumnya hanya meraup omzet Rp100.000 per hari, kini melonjak menjadi Rp500.000 per hari berkat dukungan dari program Zmart BAZNAS. Peningkatan omzet tersebut tidak lepas dari berbagai bantuan yang diterima oleh Armawati, seperti penambahan modal usaha dan renovasi warung. Dalam wawancara, Armawati mengungkapkan, “Saya telah berjualan kelontong selama kurang lebih 15 tahun. Namun perkembangannya tidak terlihat. Alhamdulillah perkembangan perlahan-lahan terasa semenjak menjadi saudagar Zmart, usaha saya terus berkembang terutama dalam hal naiknya omzet. Saya merasa hal ini tentunya pengaruh dari penambahan modal usaha dan renovasi warung yang membuat warung Zmart saya lebih menarik. Sehingga konsumen tertarik datang kesini untuk belanja kebutuhan” ujarnya. Ahmad Alimuddin, Pendamping Program Zmart wilayah Kalimantan Utara, mengungkapkan kebahagiaannya melihat perubahan yang dirasakan oleh para saudagar Zmart. Hal tersebut juga menjadi penyemangat beliau untuk terus mendampingi mustahik dalam menjalankan usaha agar mustahik menjadi lebih sejahtera dengan program Zmart. Dengan adanya program Zmart, BAZNAS dapat terus memberikan dampak positif bagi para mustahik di berbagai daerah. Melalui pendampingan yang intensif, diharapkan semakin banyak saudagar Zmart yang merasakan manfaat serupa dan semakin berkembang dalam usaha mereka. Semoga program ini dapat terus memberi kontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Kontributor : Rumini Fajar Editor : NOV
Z-Auto BPVP Kendari Lahirkan Mekanik Berbasis Teknologi Canggih
Z-Auto BPVP Kendari Lahirkan Mekanik Berbasis Teknologi Canggih
Program Z-Auto yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari berhasil mencetak mekanik-mekanik unggul berbasis teknologi terkini. Pelatihan ini dirancang untuk melahirkan tenaga kerja yang kompetitif di dunia otomotif, dengan memadukan pemahaman akan kelistrikan motor matic modern dan penggunaan alat scanner digital untuk diagnosis yang lebih akurat. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana menggunakan teknologi canggih yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari industri otomotif masa kini. Mereka dilatih untuk memahami seluk-beluk kelistrikan motor matic yang semakin kompleks serta dilengkapi dengan kemampuan mendiagnosis kerusakan kendaraan secara digital. Dengan keterampilan ini, diharapkan para peserta pelatihan mampu bersaing di pasar tenaga kerja yang kian kompetitif, khususnya dalam bidang otomotif. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memberdayakan mustahik melalui pelatihan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Melalui inisiatif ini, BAZNAS berupaya mengurangi ketergantungan mustahik pada bantuan sosial dengan memberikan bekal keterampilan yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja. Z-Auto BPVP Kendari adalah salah satu program yang diharapkan mampu mengangkat taraf hidup para mustahik melalui pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan. Seorang peserta pelatihan, yang juga merupakan mustahik, menyatakan bersyukur setelah mengikuti program ini. Dengan pelatihan ini ia memiliki keterampilan dan siap untuk bersaing di pasar kerja. Karenanya, pelatihan ini membuka wawasan tentang dunia otomotif modern yang berbasis teknologi. BAZNAS secara konsisten mendukung program-program pemberdayaan yang memberikan dampak langsung bagi para mustahik. Melalui pelatihan Z-Auto, BAZNAS tidak hanya memberikan keterampilan teknis tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin dan kerja keras yang penting untuk kesuksesan di dunia kerja. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan memberikan akses kepada peluang ekonomi yang lebih baik. Selain memfasilitasi keterampilan teknis, Z-Auto BPVP Kendari juga mendorong peserta untuk meningkatkan kemampuan soft skills mereka, seperti komunikasi, manajemen waktu, dan kerja sama tim. Keterampilan ini sangat dibutuhkan di dunia kerja modern, terutama dalam industri otomotif yang semakin mengandalkan kerja sama lintas disiplin. Program pelatihan ini telah dirancang secara matang untuk memastikan bahwa peserta mendapatkan pengalaman yang komprehensif dan siap diterapkan di lapangan. Dengan adanya dukungan teknologi dan metode pelatihan yang mutakhir, BAZNAS berharap program ini dapat mencetak mekanik-mekanik profesional yang siap bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar internasional. Dalam jangka panjang, BAZNAS berkomitmen untuk terus mendukung program-program serupa di berbagai daerah di Indonesia. Melalui kerja sama dengan berbagai institusi pelatihan, BAZNAS akan terus memperluas jangkauan program pemberdayaan ini, sehingga semakin banyak mustahik yang dapat merasakan manfaatnya dan meraih kemandirian ekonomi. Penutupan program Z-Auto di BPVP Kendari diisi dengan pemberian sertifikat kepada para peserta sebagai pengakuan atas keterampilan yang telah mereka kuasai. Diharapkan, sertifikat ini akan menjadi bekal tambahan bagi para peserta saat melamar pekerjaan atau memulai usaha di bidang otomotif. Dengan fokus pada peningkatan keterampilan berbasis teknologi, program ini diharapkan dapat mencetak mekanik-mekanik yang tidak hanya unggul dalam keterampilan teknis, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri otomotif yang terus berkembang. Program pelatihan seperti ini akan menjadi salah satu pilar utama dalam upaya BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui jalur pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
BERITA14/02/2025 | Kontributor: Lulu Fatimah Azzahra, Editor: ayu
Bu Denny Kembangkan Warung ZMart Kalteng Berkah dengan Produk Non-Retail
Bu Denny Kembangkan Warung ZMart Kalteng Berkah dengan Produk Non-Retail
PALANGKA RAYA - Menjadi orangtua tunggal dengan tiga buah hati, bukan hal yang mudah untuk dijalani Denny Rahmayanti. Namun dengan kegigihan, perempuan 44 tahun ini terus berusaha bangkit. Melalui program ZMArt Kalteng Berkah, Denny menyatakan sudah memiliki pendapatan stabil untuk menghidupi keluarganya sehari-hari. “Selain untuk kebutuhan harian, Alhamdulillah keuntungan dari penghasilan juga bisa membiayai pendidikan anak-anak,” tutur Denny. Warga Jalan Intan, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, ini mengaku mendapatkan pengetahuan dan pengalaman luar biasa sejak menerima program ZMart Kalteng Berkah. Apalagi secara rutin, ada kegiatan pertemuan bulanan dari petugas pendamping program untuk memantau perkembangan usaha yang dijalankan. ZMart Kalteng Berkah merupakan program pemberdayaan ekonomi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berupa usaha ritel mikro yang diberikan kepada mustahik dalam upaya meningkatkan kapasitas dan eksistensi usahanya. Selain mengatasi kemiskinan di wilayah perkotaan, program ZMart Kalteng Berkah juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan kemandirian. Di Kalimantan Tengah, program ini mulai dilaksanakan sejak agustus 2024 kepada 50 penerima di Kota Palangka Raya. Untuk memastikan program berjalan, BAZNAS juga menyediakan petugas pendamping bagi penerima manfaat dan terus melakukan pemantaua kegiatan usaha melalui pertemuan rutin. Selain mengembangkan warung sebagai sumber penghasilan, Denny juga terus berimprovisasi dengan memperbanyak jenis barang jualan non-retail di warungnya. Antara lain berupa kue olahan dari pisang yang dipelajari melalui media sosial. “Melalui program ZMart, saya sangat terbantu dalam memanajemen dan mengelola warung sehingga bisa menyisihkan penghasilan harian untuk ditabung ,” kata dia.
BERITA14/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Optimalkan Layanan Penghimpunan ZIS untuk Ramadhan 2025
BAZNAS RI Optimalkan Layanan Penghimpunan ZIS untuk Ramadhan 2025
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1446 H/2025 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berbagai inovasi dilakukan, baik melalui kanal retail maupun digital, guna memastikan masyarakat dapat menunaikan kewajibannya dengan lebih mudah dan aman. Upaya ini menjadi pembahasan utama dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi yang bertema "Pengumpulan Retail dan Off Balance Sheet dalam Mencapai Target Pengumpulan Ramadhan". Acara tersebut diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS dan disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV beberapa waktu yang lalu. Hadir dalam acara tersebut Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. Prof. Nadratuzzaman menekankan bahwa Ramadhan merupakan kesempatan emas bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah, termasuk dalam hal zakat dan sedekah. “Bulan Ramadhan bukan hanya soal ibadah puasa dan shalat, tapi juga menjadi waktu di mana masyarakat lebih banyak berzakat, berinfak, dan bersedekah. Jangan sampai pengumpulan kita rendah, sementara potensi donasi sangat besar,” ujarnya. Guna mengoptimalkan penghimpunan, BAZNAS menyiapkan strategi layanan yang lebih mudah dan cepat, seperti memperluas jaringan gerai ZIS, bekerja sama dengan perusahaan ritel dan komunitas, serta menggelar berbagai event dan program penggalangan dana kreatif. "Selain itu, program zakat istana dan layanan jemput zakat juga difasilitasi guna memudahkan masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS," tambahnya. "Sementara itu, pada kanal digital diperkuat melalui pembayaran via e-wallet, transfer bank, dan marketplace agar lebih mudah diakses oleh para muzaki," kata Nadratuzzaman Selain itu, pendekatan penghimpunan off balance sheet juga dimaksimalkan dengan menggandeng masjid, yayasan, dan komunitas agar dana zakat dari berbagai sumber dapat terkelola secara lebih optimal. “Pendekatan ini sangat penting karena banyak donasi yang sebenarnya bisa dihimpun dari sumber-sumber tersebut jika dikelola dengan baik,” pungkasnya Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan, menyoroti pentingnya kecepatan dan kemudahan dalam layanan penghimpunan ZIS. “Kami ingin memastikan donasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Apalagi, puncak penghimpunan terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan, sehingga kita harus siap dengan berbagai kanal,” jelasnya. BAZNAS juga telah menyusun strategi komunikasi yang agresif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan ZIS. Kampanye Above The Line (ATL) dilakukan melalui media sosial, televisi, radio, dan billboard, sedangkan kampanye Below The Line (BTL) memanfaatkan WhatsApp, SMS, dan email sebagai sarana edukasi dan ajakan. Fitriansyah optimistis bahwa dengan strategi yang telah dirancang, BAZNAS mampu mencapai target penghimpunan ZIS untuk Ramadhan 2025. “Dengan strategi yang telah dipaparkan, kami optimistis, BAZNAS dapat mencapai target fundraising Ramadhan tahun 2025. Dengan demikian, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama Bulan Ramadhan,” ungkap Fitriansyah.
BERITA12/02/2025 | Kontributor: Ilham Syah Editor: Pu3
ZMart Kalteng Berkah Pak Tri Berkembang dengan Manajemen Warung
ZMart Kalteng Berkah Pak Tri Berkembang dengan Manajemen Warung
PALANGKA RAYA - Usaha warung sembako yang dilakoni menjadi sumber penghasilan utama keluarga Tri Waluyo. Melalui program ZMart Kalteng Berkah, perkembangan usaha mulai dirasakan. Semangat untuk berusaha pun semakin besar. "Alhamdulillah sejak nenjalankan Program ZMart Kalteng Berkah, manajemen warung saya kini jauh lebih baik dari sebelumnya," ucap pria yang akrab disapa Pak Tri. Warga Jalan Hiu Putih Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kalteng, ini merupakan salah satu penerima Program ZMArt Kalteng Berkah yang aktif mengikuti pertemuan untuk pendampingan program. Selain bantuan modal dan pembenahan tempat usaha, setiap bulan para penerima manfaat dari ZMart Kalteng Berkah rutin menggelar pertemuan untuk arahan manajemen usaha. Dengan begitu, diharapkan para mustahik penerima bisa mengembangkan usaha menjadi lebih baik. Pak Tri mengaku, dirinya juga mendapat manfaat yang luar biasa setelah mengikuti pendampingan program yang dilakukan. "Memang setiap kali pertemuan kami diminta catatan penghasilan dan belanja, tapi ini justru mengajarkan kita tertib administrasi dan manajemen dalam memantau perkembangan usaha yang dijalankan," kata dia. Setiap minggu, Pak Tri berbelanja 2-3 kali untuk memenuhi kebutuhan barang yang dijual. Dengan pencatatan rutin, dirasakan sangat membantu. Beberapa produk yang cukup diminati oleh pembeli di wilayahnya antara lain telur, mi instan, dan persabunan. Warung Pak Tri bahkan menjadi primadona di sekitar tempat tinggalnya karena menjadi rujukan warga sekitar yang menjadi pelanggan. ZMart Kalteng Berkah merupakan program pemberdayaan ekonomi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) berupa usaha ritel mikro yang diberikan kepada mustahik dalam upaya meningkatkan kapasitas dan eksistensi usahanya. Selain mengatasi kemiskinan di wilayah perkotaan, program ZMart Kalteng Berkah juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan kemandirian. Di Kalimantan Tengah, program ini mulai dilaksanakan sejak Agustus 2024 kepada 50 penerima program di Kota Palangka Raya. Untuk memastikan program berjalan, BAZNAS juga menyediakan petugas pendamping bagi penerima manfaat dan terus melakukan pemantauan kegiatan usaha melalui pertemuan rutin. "Selain berjualan retail, warung kami juga kerap menjadi tempat bersantai para pembeli sambil menikmati kopi, teh, atau mi seduh," ujar Pak Tri.
BERITA05/02/2025 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat