WhatsApp Icon
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kalteng Siap Kolaborasi dengan BAZNAS

Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menjajaki peluang kolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Kalimantan Tengah, Muhammad Iqbal Apriansyah, SH,M.PH, di Palangka Raya, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, BKKBN memaparkan salah satu program prioritas nasional, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjadi "orang tua asuh" bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Selain membahas program Genting, kedua belah pihak juga mengidentifikasi sejumlah potensi sinergi yang dapat diwujudkan melalui program-program pemberdayaan dan pendistribusian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. 

Menurutnya, berbagai program BAZNAS memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam mendukung penanganan stunting.

"Karena pada dasarnya salah satu tujuan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS adalah untuk menyejahterakan umat," kata Saidah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Kalimantan Tengah, Muhammad Iqbal Apriansyah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membangun kolaborasi dengan BAZNAS dalam menyukseskan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan berbagai potensi zakat, infak, dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung program pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Tengah.

Setelah audiensi, pimpinan BAZNAS Kalteng pada kesempatan itu juga melakukan sosialisasi kepada aparatur di lingkungan BKKBN terkait pengelolaan ZIS dan pembentukan Unit Pengumpul Zakat di lembaga tersebut.

20/07/2026 | Kontributor: Ami
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Bantuan bagi Pasien Tuberkulosis (TB)

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kemanusiaan melalui penyaluran bantuan kepada pasien Tuberkulosis (TB) di Kota Palangka Raya.

Bantuan disalurkan secara langsung melalui kunjungan ke kediaman penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menjalani pengobatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi pasien sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani proses pengobatan hingga tuntas.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat menunjang pemenuhan gizi pasien selama masa pemulihan. Pemenuhan gizi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan Tuberkulosis.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyadari bahwa penanganan Tuberkulosis tidak hanya membutuhkan dukungan dari sisi medis, tetapi juga perhatian terhadap aspek sosial dan ekonomi keluarga pasien. Oleh karena itu, melalui Program Kalteng Sehat, BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai bentuk bantuan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam membantu sesama, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis di Indonesia.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.

 

"Melalui zakat, kita hadir untuk menguatkan harapan, meringankan beban, dan mendampingi masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera."

20/07/2026 | Kontributor: Humas
Tindaklanjuti Edaran Kadisdik, Ini Rencana BAZNAS Kalteng

PALANGKA RAYA – Terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada SMA, SMK, dan SLB se-Kalimantan Tengah menjadi angin segar.

Betapa tidak, surat edaran itu setidaknya memperbesar peluang meningkatnya kesadaran untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan dunia pendidikan.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah sendiri mulai menyusun rencana tindak lanjut terkait surat edaran dimaksud.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani didampingi Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM & Umum, Muhammad Efendi,

mengatakan sosialisasi tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai langkah awal implementasi surat edaran yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan sosialisasi pembentukan UPZ ke SMA, SMK, maupun SLB," ujar Efendi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan.

"Terbitnya Surat Edaran tentang Optimalisasi Pengumpulan ZIS pada SMA/SMK/SLB se-Kalteng menunjukkan besarnya perhatian Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah bagi penguatan ekonomi mustahik," katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat melalui lembaga resmi akan memberikan manfaat yang lebih luas karena disalurkan secara terencana, terukur, dan tepat sasaran.

"Yang lebih penting, zakat, infak maupun sedekah jika dikelola secara terencana dan terarah melalui BAZNAS, dapat menjadi salah satu sumber pendanaan dalam upaya pemberdayaan dan pendayagunaan ekonomi yang berkelanjutan," tambah Efendi.

Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Reza Prabowo pada 29 Juni 2026 mengimbau seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah masing-masing.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai muslim memadai dapat membentuk kepengurusan UPZ secara mandiri melalui musyawarah internal pegawai muslim dengan pembinaan teknis dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Edaran itu juga mengatur bahwa apabila kepala sekolah atau pejabat berwenang merupakan pegawai non-muslim, maka kepengurusan teknis UPZ dapat difasilitasi oleh guru atau tenaga kependidikan Mlmuslim yang ditunjuk secara sukarela.

Selain itu, penghimpunan zakat pendapatan tidak menggunakan sistem pemotongan gaji (payroll system), melainkan dilakukan melalui penyetoran mandiri oleh masing-masing pegawai Muslim atau melalui pengumpulan kolektif oleh pengurus UPZ sekolah untuk selanjutnya disetorkan ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

BAZNAS Kalimantan Tengah berharap pembentukan UPZ di lingkungan SMA, SMK, dan SLB dapat memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di sektor pendidikan.

Dana yang terhimpun nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai program sosial, pendidikan, beasiswa, dan pemberdayaan ekonomi yang diprioritaskan bagi para mustahik di lingkungan satuan pendidikan maupun masyarakat yang membutuhkan. 

16/07/2026 | Kontributor: Ami
Kadisdik Terbitkan Edaran Agar Kepala SLTA se-Kalteng Bentuk UPZ BAZNAS

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kalimantan Tengah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Surat edaran yang ditandatangani pada 29 Juni 2026 tersebut ditujukan kepada seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kalimantan Tengah sebagai tindak lanjut penguatan pengelolaan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam surat edaran itu disebutkan, bahwa satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai muslim memadai dapat membentuk kepengurusan UPZ secara mandiri melalui musyawarah internal.

"Bagi satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai Muslim memadai, dapat membentuk pengurus UPZ tingkat sekolah secara mandiri melalui musyawarah internal pegawai muslim, untuk selanjutnya berkoordinasi dan di bawah bimbingan teknis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah," demikian bunyi salah satu poin pada surat edaran tersebut.

Surat edaran itu juga mengatur mekanisme apabila kepala sekolah atau Kepala Subbagian Tata Usaha dijabat oleh pegawai non-muslim. Dalam kondisi tersebut, fasilitasi, koordinasi, dan kepengurusan teknis UPZ sekolah diserahkan kepada guru atau tenaga kependidikan muslim yang ditunjuk secara sukarela di lingkungan satuan pendidikan.

Selain itu, Dinas Pendidikan menegaskan bahwa mekanisme penghimpunan zakat pendapatan tidak dilakukan melalui sistem pemotongan gaji (payroll system). Hal ini mengingat penggajian dan tunjangan profesi aparatur sipil negara pada satuan pendidikan tidak dikelola langsung oleh bendahara sekolah.

Sebagai gantinya, penghimpunan zakat dilakukan melalui penyetoran mandiri oleh masing-masing pegawai muslim atau melalui pengumpulan kolektif secara sukarela oleh pengurus UPZ sekolah yang kemudian disetorkan ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam aspek kelembagaan, hubungan antara UPZ satuan pendidikan dengan UPZ Dinas Pendidikan Provinsi bersifat administratif dan koordinatif. Kepala sekolah yang telah membentuk pengurus UPZ diwajibkan melaporkan susunan kepengurusan kepada UPZ Dinas Pendidikan Provinsi sebagai data eksistensi dan pembinaan.

Surat edaran tersebut juga mengatur bahwa pengelolaan dan pendayagunaan dana zakat yang dihimpun melalui UPZ satuan pendidikan dapat dikoordinasikan bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah agar memberikan manfaat yang optimal dan berkeadilan.

Dana yang terkumpul nantinya dapat disalurkan dalam berbagai program kemanfaatan, seperti bantuan sosial, program pemberdayaan, maupun beasiswa yang diprioritaskan bagi mustahik atau penerima manfaat di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Melalui kebijakan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah berharap terbentuknya UPZ di seluruh SMA, SMK, dan SLB dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

16/07/2026 | Kontributor: Ami
BAZNAS Kalteng Dukung Rumaisha Ikuti IGYS di Malaysia

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah memberikan dukungan kepada Rumaisha Rahmaniar, mahasiswa Universitas Palangka Raya, untuk mengikuti Indonesia Golden Youth Summit (IGYS) yang akan diselenggarakan di Malaysia pada 21-25 Agustus 2026.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan biaya tiket keberangkatan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan kesempatan yang diraih Rumaisha sebagai salah satu peserta dalam forum kepemudaan bertaraf internasional tersebut.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani melalui Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Mustain Khaitami, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda daerah.

"Pada dasarnya, bantuan yang diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS kepada generasi muda potensial di masa depan. Apalagi Rumaisha merupakan satu-satunya utusan dari Kalimantan Tengah," ujar Khaitami.

Ia berharap keikutsertaan Rumaisha dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasasional.

Wakil Ketua BAZNAS Kalteng bidang Penghimpunan H. Tuaini Ismail serta Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Sugiyanto yang turut mendampingi saat penyerahan bantuan, mengatakan bahwa investasi terhadap sumber daya manusia merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang memiliki dampak jangka panjang, terutama dalam mencetak pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan global, dan tetap memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Rumaisha Rahmaniar dijadwalkan mengikuti Indonesia Golden Youth Summit (IGYS) di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pemuda terpilih untuk memperluas wawasan internasional, membangun jejaring lintas daerah dan negara, serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Indonesia Golden Youth Summit merupakan program pengembangan kepemudaan yang mempertemukan pemuda berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia dalam rangkaian seminar, pelatihan kepemimpinan, diskusi lintas budaya, kunjungan edukatif, serta pertukaran gagasan mengenai inovasi, pendidikan, kewirausahaan, dan kontribusi pemuda dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga berkesempatan memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperluas kolaborasi dengan komunitas dan institusi di tingkat internasasional.

"Dengan dukungan ini diharapkan Rumaisha dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal serta membawa pengalaman dan jejaring yang diperoleh untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda di Kalimantan Tengah," kata Khaitami.

16/07/2026 | Kontributor: Ami

Berita Terbaru

SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI PERKEMBANGAN DAERAH BAZNAS KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH
SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI PERKEMBANGAN DAERAH BAZNAS KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 17 Juni 2026 – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Perkembangan Daerah BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat koordinasi, memperkuat sinergi, serta membahas perkembangan pengelolaan zakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, dan didampingi oleh Wakil Ketua I Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto, serta Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM. Turut hadir seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Hj. Saidah Suryani menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Tengah. “Konsolidasi ini menjadi sarana untuk saling berbagi informasi, menyampaikan capaian, tantangan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan mustahik di daerah,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota menyampaikan perkembangan kelembagaan, penghimpunan dan pendistribusian ZIS, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan di daerah masing-masing. Selain itu, dibahas pula berbagai strategi untuk meningkatkan penghimpunan zakat dan penguatan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag, menekankan pentingnya kolaborasi dan kesamaan langkah dalam menjalankan program-program BAZNAS agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto dan Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM., turut memberikan arahan terkait penguatan pelaporan, tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kualitas layanan kepada para muzaki dan mustahik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan BAZNAS Kabupaten/Kota sehingga mampu mendorong optimalisasi pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera. "Zakat Menguatkan Indonesia".
BERITA17/06/2026 | Humas
Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah
Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat penghimpunan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dihadiri oleh Winarni Ari Wiyanti, S.Sos., M.AP, yang saat ini menjabat sebagai Pekerja Sosial Ahli Madya sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Turut hadir jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III, Dr. H. Sugiyanto, dan Wakil Ketua IV, Muh. Efendi, SE., MM beserta staf pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap instansi pemerintah merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan aparatur sipil negara. Melalui keberadaan UPZ, penghimpunan ZIS dapat dilakukan secara lebih terorganisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “UPZ merupakan mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program-program sosial dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BAZNAS,” ujar beliau. Sementara itu, Winarni Ari Wiyanti, S.Sos., M.AP menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, sinergi antara Dinas Sosial dan BAZNAS sangat penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai dasar hukum pembentukan UPZ, mekanisme penghimpunan dan penyetoran ZIS, tugas dan fungsi pengurus UPZ, serta berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah.
BERITA11/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengelolaan zakat serta mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan dihadiri oleh jajaran pegawai Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah. Hadir mewakili Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Etty Aprilya, ST., M.Si, yang menyambut baik upaya BAZNAS dalam mendorong pembentukan UPZ sebagai wadah penghimpunan zakat yang terorganisir, profesional, dan akuntabel. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III, Dr. H. Sugiyanto, serta Wakil Ketua IV, Muh. Efendi, SE., MM. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menjelaskan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan perangkat daerah merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat ASN. Selain berfungsi sebagai sarana penghimpunan zakat, UPZ juga berperan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi pegawai untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang dikelola secara amanah dan transparan. Materi sosialisasi mencakup dasar hukum pembentukan UPZ, mekanisme penghimpunan dan pelaporan dana ZIS, serta berbagai program pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Dalam kesempatan tersebut, Etty Aprilya, ST., M.Si menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada seluruh pegawai mengenai pentingnya zakat serta mendorong terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus terjalin dengan baik, sehingga potensi zakat dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA10/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengelolaan zakat serta meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan sosialisasi berlangsung di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah, Tirto, S.Sos, beserta jajaran pegawai Disdukcapil. Dalam pelaksanaannya, kegiatan sosialisasi turut didampingi oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan (FPAK), Drs. Syarif Hidayat, yang memberikan dukungan terhadap upaya pembentukan UPZ sebagai sarana optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan perangkat daerah. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. H. Sugiyanto. Dalam pemaparannya, Sugiyanto menjelaskan tugas dan fungsi UPZ, mekanisme penghimpunan ZIS, serta peran strategis zakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program-program pemberdayaan umat. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap instansi pemerintah merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui UPZ, penghimpunan zakat dari ASN dapat dilakukan secara lebih terorganisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah, Tirto, S.Sos, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap terjalin sinergi yang kuat antara Disdukcapil dan BAZNAS dalam mendukung program penghimpunan dan penyaluran zakat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat serta memperkuat gerakan kebaikan dan kepedulian sosial di Kalimantan Tengah.
BERITA09/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memperluas jaringan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pembentukan UPZ pada instansi pemerintah di Kalimantan Tengah. Kegiatan sosialisasi berlangsung di ruang rapat Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah serta pegawai Dinas ESDM. Hadir mewakili Dinas ESDM, Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Syaripudin, yang menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih terorganisir dan profesional. Dalam pemaparannya, Muh. EFendi, S.E.,MM, Waka IV BAZNAS Kalteng menjelaskan pentingnya keberadaan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah di lingkungan instansi pemerintah. Selain itu, disampaikan pula mekanisme penghimpunan ZIS, regulasi yang mendasari pembentukan UPZ, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah bidang pengumpulan H. Tuaini, M.Ag menegaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan ASN sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Sementara itu, Bapak Syaripudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam membangun sinergi dengan Dinas ESDM. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pegawai mengenai pentingnya zakat dan mendorong terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/06/2026 | Humas
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA
Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya ini dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta perwakilan pegawai. Dari pihak RSUD dr. Doris Sylvanus hadir Adi Fraditha, S.Kep., Ners., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Keperawatan dan Pelayanan Medik, beserta jajaran terkait. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya keberadaan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi, profesional, serta sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Dengan tata kelola yang baik dan sinergi yang kuat, zakat akan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung pembangunan daerah," Kata Saidah Suryani. Selain memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi UPZ, sosialisasi juga menjadi sarana diskusi antara BAZNAS dan pihak rumah sakit terkait mekanisme pembentukan UPZ, tata kelola pengumpulan dana ZIS, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. Wakil Direktur Keperawatan dan Pelayanan Medik RSUD dr. Doris Sylvanus, Adi Fraditha, S.Kep., Ners., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan berharap pembentukan UPZ dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan partisipasi pegawai dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap melalui sosialisasi ini dapat terjalin sinergi yang lebih kuat dengan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan dana ZIS yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah. Dengan terbentuknya UPZ di lingkungan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, diharapkan semakin banyak pegawai yang dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya secara mudah, aman, dan tepat sasaran melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah.
BERITA21/05/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah, sekaligus mendorong optimalisasi penghimpunan zakat melalui pembentukan UPZ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag serta Dr. H. Sugiyanto, M.Pd selaku Wakil Ketua III dan pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Aspiannor, S.Kom., beserta jajaran pegawai yang turut hadir mengikuti sosialisasi dengan antusias. Bapak H. Tuaini menyampaikan pentingnya peran UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Selain itu, pembentukan UPZ juga menjadi langkah strategis dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional. Sementara itu, Dr. H. Sugiyanto, M.Pd menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung gerakan zakat di Kalimantan Tengah. “Zakat Menguatkan Indonesia.”
BERITA18/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi serta memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., beserta jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pembentukan UPZ sebagai sarana penghimpunan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbentuknya UPZ di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas penghimpunan zakat serta meningkatkan kontribusi ASN dan pegawai terhadap pemberdayaan umat melalui program-program BAZNAS. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun lembaga lainnya guna menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/05/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan peralatan dagang kepada pelaku usaha mikro dan kecil, Jumat (09/05/2026). Bantuan yang disalurkan berupa gerobak dagang, peralatan memasak, perlengkapan usaha kuliner, hingga sarana pendukung usaha lainnya yang diharapkan dapat membantu mustahik dalam meningkatkan produktivitas dan penghasilan usaha mereka. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal sarana usaha. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima manfaat agar terus semangat mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Melalui bantuan peralatan dagang ini, kami berharap para pelaku usaha dapat lebih berkembang, memiliki usaha yang lebih layak, dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Saidah. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang kebutuhan usaha sehari-hari. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
BERITA09/05/2026 | Humas
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
PALANGKARAYA - Baznas Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan dan harapan bagi pelaku usaha rentan di Kalimantan Tengah melalui Program Perlindungan Pekerja Rentan atau Sedekah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang tergolong mustahik. Ketua Baznas Kalimantan Tengah, Saidah Suryani menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan. "Tidak hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memiliki perlindungan sosial yang layak," katanya. Melalui program ini, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kehadiran perlindungan ini memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas usahanya sehari-hari. “Pelaku usaha kecil adalah pejuang ekonomi keluarga. Mereka perlu didukung tidak hanya dari sisi modal dan pengembangan usaha, tetapi juga perlindungan ketika menghadapi risiko kerja maupun musibah,” ujarnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan usaha kecil. “BPJS Ketenagakerjaan ada dan eksis untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan saat menghadapi risiko kerja maupun musibah. Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada para pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarganya,” ungkapnya. Kolaborasi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan semakin kuat ketika dibarengi dengan perlindungan sosial yang memadai. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pedagang kecil dan pelaku usaha informal kini dapat bekerja dengan lebih tenang, karena terlindungi dari risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan perlindungan dan pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat pekerja rentan di Kalimantan Tengah. (sumber:AntaraKalteng)
BERITA09/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Dari pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh oleh Sekretaris Dinas DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ibu Ir. Retno N. Utama Ningsih, serta Kepala Bidang Hortikultura Bapak Mukti Aji bersama jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Dr. H. Sugiyanto menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan DTPHP merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/05/2026 | Humas
Penyerahan Bantuan Pelatihan Juru Sembelih Qurban di Kalimantan Tengah
Penyerahan Bantuan Pelatihan Juru Sembelih Qurban di Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 6 Mei 2026 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya umat melalui penyerahan bantuan program pelatihan Juru Sembelih Qurban (Juleha). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, bersama Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M., dan diterima oleh Bendahara DPW Juleha Kalimantan Tengah, Bapak Zainal Arifin. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan penyembelihan hewan qurban yang sesuai dengan syariat Islam, sekaligus meningkatkan profesionalitas para juru sembelih di daerah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaksanaan ibadah qurban dapat berjalan lebih baik, higienis, dan sesuai standar kehalalan. BAZNAS Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Mari bersama kuatkan peran zakat untuk kemaslahatan umat. Zakat Menguatkan Indonesia.
BERITA06/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 06 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Kalteng disambut langsung oleh Plh. Kabid Distribusi Pangan Ibu Rachmawaty, SP dan Plh. Sekretaris Ibu Hj. Damaiyanti, SP beserta jajaran. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat di instansi pemerintah. UPZ diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam berzakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara BAZNAS dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan pembentukan UPZ dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA06/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Terima Audiensi BPJS Kesehatan untuk Optimalisasi Layanan Program Kesehatan
BAZNAS Kalteng Terima Audiensi BPJS Kesehatan untuk Optimalisasi Layanan Program Kesehatan
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi dari BPJS Kesehatan dalam rangka membahas optimalisasi layanan program kesehatan bagi masyarakat. Audiensi yang berlangsung di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kedua lembaga, khususnya dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi program. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BPJS Kesehatan menyampaikan berbagai upaya dan skema layanan yang dapat diintegrasikan dengan program-program BAZNAS, terutama dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi mustahik. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik audiensi ini dan menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Melalui sinergi ini, diharapkan terwujud langkah konkret dalam optimalisasi layanan kesehatan yang lebih inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Audiensi ditutup dengan diskusi interaktif dan penjajakan rencana kerja sama ke depan sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut.
BERITA04/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan pengelolaan zakat melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi. Kali ini, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di lingkungan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Dr. H. Sugiyanto, M.Pd selaku Wakil Ketua III, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum, Muh. Efendi, S.E., M.M. Kehadiran BAZNAS disambut langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, S.T., M.T., didampingi oleh Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sukamto, S.P., beserta jajaran pegawai. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. UPZ diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi ASN dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir dan profesional. Muh. Efendi, S.E., M.M. dalam paparannya menekankan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, S.T., M.T., menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembentukan UPZ di lingkungan dinas yang dipimpinnya. Ia berharap kehadiran UPZ dapat menjadi wadah yang memudahkan pegawai dalam menyalurkan zakat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara BAZNAS dan jajaran Dinas Perkebunan, sebagai langkah awal menuju pembentukan UPZ yang efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah, diharapkan pengelolaan zakat di Provinsi Kalimantan Tengah semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA04/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah Suryani,M.Hut, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Dari pihak Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh dr. Fery Irawan, MPH selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah Suryani menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Kesehatan merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Perwakilan dari Dinas Kesehatan, dr. Fery Irawan, MPH menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan menyatakan dukungannya terhadap pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Kesehatan. Ia berharap keberadaan UPZ nantinya dapat memudahkan pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat serta meningkatkan kepedulian sosial di kalangan ASN. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA30/04/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DISDAGPERIN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DISDAGPERIN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (28/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Kalteng disambut langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, S.Sos., M.AP, beserta jajaran. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat di instansi pemerintah. UPZ diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam berzakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara BAZNAS dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan pembentukan UPZ dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA28/04/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK STUDI KE DARUL MUSTAFA TARIM HADRAMAUT
BAZNAS KALTENG SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK STUDI KE DARUL MUSTAFA TARIM HADRAMAUT
Palangka Raya, 27 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi putra daerah. Kali ini, bantuan diberikan kepada ananda Syahruni Ilmi yang akan melanjutkan studi ke Darul Mustafa Tarim Hadramaut, Yaman. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Ananda Syahruni Ilmi merupakan salah satu perwakilan dari Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil lolos untuk menempuh pendidikan di lembaga pendidikan Islam ternama tersebut. Kesempatan ini menjadi langkah besar dalam menimba ilmu sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat internasional. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani, M.Hut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung generasi muda yang berprestasi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan serta menjadi penyemangat bagi ananda untuk terus menuntut ilmu dan meraih prestasi. Semoga ilmu yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya. Lebih lanjut, BAZNAS Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui bantuan pendidikan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung pengembangan generasi unggul yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi daerah. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah yang mampu mengenyam pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
BERITA27/04/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Rencanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng
BAZNAS Kalteng Rencanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Hal ini ditunjukkan melalui audiensi yang dilakukan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Tuani, M.Ag., bersama Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. Hamidhan, S.Ag., M.A., yang berlangsung di ruang kerja Kabid Bimas Islam. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalteng menyampaikan rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penguatan tata kelola pengumpulan dan pendistribusian ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya di wilayah Kalimantan Tengah. Rencana tersebut disambut baik oleh H. Hamidhan. Ia memberikan respon positif terhadap inisiatif BAZNAS Kalteng dan mendorong agar kerja sama tersebut segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat resmi Nota Kesepahaman (MoU). “Alhamdulillah, rencana ini mendapat sambutan yang baik. Kami berharap sinergi ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk MoU tertulis sehingga pelaksanaan pengelolaan ZIS dan dana sosial keagamaan dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi,” ujar H. Tuani. Melalui kerja sama ini, diharapkan penguatan tata kelola zakat dapat semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.
BERITA27/04/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Disnakertrans
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Disnakertrans
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat implementasi Gerakan Sadar Zakat melalui langkah strategis berupa audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, AKS., MSW, didampingi oleh Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, Andi Jairin, S.P., M.AP. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga dalam rangka optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya melalui inisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Disnakertrans Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui pembentukan UPZ, diharapkan pengelolaan ZIS di lingkungan instansi pemerintah dapat terlaksana secara lebih terkoordinasi, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap dukungan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan agar Gerakan Sadar Zakat dapat terus berkembang serta menjadi instrumen penting dalam penguatan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA23/04/2026 | Huma
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Tengah.

Lihat Daftar Rekening →