WhatsApp Icon
Kabut Asap Belum Reda, BAZNAS Kalteng Bagikan Masker kepada Pengendara

PALANGKA RAYA — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah membagikan masker kepada pengendara sepeda motor di kawasan Bundaran Kecil Palangka Raya, Selasa (15/9/2026), sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat akibat kabut asap.

Pembagian masker menyasar masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, khususnya para pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar sederhana untuk membantu masyarakat mengurangi paparan partikel dari kabut asap.

“Masker mungkin tidak menghilangkan kabut asap, tetapi setidaknya menjadi salah satu ikhtiar untuk mengurangi paparan partikel berbahaya yang terhirup,” ujar Saidah.

Didampingi Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan H. Tuaini, dikatakan kondisi udara yang tidak sehat tidak serta-merta membuat seluruh masyarakat dapat menghentikan aktivitas di luar rumah. Sebagian warga tetap harus bekerja, mengantar anak, berbelanja, maupun menjalankan berbagai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Karena itu, kita tidak bisa hanya meminta masyarakat menghentikan aktivitas. Yang bisa kita lakukan adalah saling mengingatkan dan memberikan perlindungan semampu kita. Salah satunya melalui pembagian masker ini,” kata H. Tuaini.

Dia menambahkan, BAZNAS Kalteng ingin memastikan kehadirannya tidak hanya melalui program penghimpunan dan pendistribusian zakat, tetapi juga dalam situasi sosial yang membutuhkan kepedulian bersama.

“Ini memang langkah sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat. Di tengah udara yang tidak sehat, kepedulian kepada sesama harus tetap ada,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap memperhatikan kesehatan dan menggunakan perlindungan yang memadai ketika harus beraktivitas di luar ruangan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Beberapa hari sebelumnya, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga hadir dengan pendistribusian multivitamin bagi relawan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng.

Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, H. Mustain Khaitami, mengatakan distribusi multivitamin yang merupakan kolaborasi bersama Kimia Farma Palangka Raya diharapkan dapat menguatkan kesehatan para relawan yang berjuang pejuang melakukan pemadaman karhutla.

"Mari bersama kita jaga mereka yang berjuang menjaga Kalteng dari karhutla," kata Khaitami.

15/09/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa yang Melanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo

ALANGKA RAYA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Ahmad Zen Panjaitan, asal Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan transportasi untuk keberangkatan menuju Universitas Al-Azhar. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam memberikan dukungan kepada generasi muda yang memiliki semangat untuk menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri, termasuk bagi mereka yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS berharap Ahmad Zen dapat menjalani perjalanan menuju Mesir dengan lebih mudah dan lancar, sehingga dapat fokus mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar.

Pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam membangun masa depan. Karena itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah dalam berbagai bidang, salah satunya melalui dukungan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki, munfik, dan seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan bagi BAZNAS untuk terus menyalurkan dana umat secara amanah dan memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Semoga Ahmad Zen Panjaitan diberikan kelancaran dalam perjalanan dan proses pendidikannya di Universitas Al-Azhar, diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, serta kelak ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, umat, dan pembangunan Kalimantan Tengah.

Zakat Menguatkan Indonesia. Bersama BAZNAS, kita hadirkan manfaat dan membuka jalan bagi generasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

20/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng dan Kementerian Haji dan Umrah Perkuat Sinergi melalui Rencana PKS/MoU

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dalam rangka meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Drs. H.Tuaini, M.Ag diterima dengan hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, penuh kekeluargaan, serta diwarnai bincang santai namun tetap serius membahas peluang kerja sama kedua lembaga.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana untuk membangun kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kementerian Haji dan Umrah.

Rencana kerja sama tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih luas, tidak hanya di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga pada tingkat kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya menyambut baik rencana tersebut. Ia memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dan menyampaikan optimisme bahwa niat baik untuk membangun sinergi antarlembaga tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyatukan potensi dan peran masing-masing lembaga dalam mendukung pelayanan serta kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kedua institusi.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap rencana PKS/MoU tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama, sehingga kolaborasi yang terbangun nantinya dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi umat dan masyarakat.

BAZNAS Kalteng – Zakat Menguatkan Indonesia.

13/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Jl. Mendawai I Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak musibah kebakaran di kawasan Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat yang terdampak musibah, khususnya warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, melalui Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Mustain Khaitami, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari Program Kalteng Peduli, yang ditujukan bagi masyarakat yang mengalami musibah maupun kondisi darurat.

“Penyaluran bantuan melalui posko kebakaran ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan empati BAZNAS kepada para korban yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan memberikan manfaat bagi para penyintas,” ujar Khaitami.

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan dapur, makanan ringan, serta bantuan uang tunai. Sebanyak lima paket bantuan diberikan kepada lima kepala keluarga yang terdampak, berdasarkan data korban yang telah diterima BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Khaitami menegaskan, BAZNAS akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana dan kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban. Di tengah kondisi sulit seperti ini, kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga

Musibah kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan di lokasi terbuat dari material kayu dan berdiri berdekatan. Dalam peristiwa tersebut, dua rumah dan satu barak yang terdiri dari empat pintu dilaporkan hangus terbakar.

Musibah tersebut juga mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Khaitami juga mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dapat dikelola dan disalurkan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui Program Kalteng Peduli, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berupaya terus hadir memberikan manfaat dan dukungan kepada masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk bagi warga yang terdampak bencana dan musibah.

BAZNAS Kalteng – Zakat Menguatkan Indonesia.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Bupati Katingan Siap Percepat Pengisian Pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan

Katingan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan terkait percepatan pengisian pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan yang saat ini mengalami kekosongan. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Katingan pada Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Katingan Saiful, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan H. Elly Saputra, serta Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan H. Karliansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan maksud kedatangan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan terkait kondisi kekosongan pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan akibat pengunduran diri pimpinan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar kelembagaan BAZNAS dapat kembali berjalan optimal sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Katingan menyampaikan apresiasi atas peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Menurutnya, keberadaan BAZNAS merupakan amanat undang-undang sekaligus amanat agama yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara terorganisir, transparan, dan tepat sasaran.

Bupati mengaku baru mengetahui bahwa BAZNAS Kabupaten Katingan saat ini mengalami kekosongan pimpinan sehingga aktivitas kelembagaannya mengalami kendala. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Katingan menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan kelembagaan BAZNAS melalui berbagai langkah sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai fungsi dan keberadaan BAZNAS agar semakin dipercaya sebagai lembaga utama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Ia juga menilai bahwa pengelolaan BAZNAS membutuhkan figur-figur yang memiliki jiwa sosial, integritas, komitmen, serta kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat sehingga mampu mengembangkan lembaga secara profesional.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Bupati Katingan berkomitmen untuk segera memproses pembentukan Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan. Pemerintah Kabupaten Katingan juga akan melakukan koordinasi dengan BAZNAS RI sebagai bagian dari tahapan pengisian pimpinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan bahwa hasil koordinasi ini akan dilaporkan kepada BAZNAS RI sebagai bagian dari supervisi kelembagaan guna memperkuat sinergi dalam pengembangan penghimpunan, pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, serta penguatan kelembagaan BAZNAS di Kabupaten Katingan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya percepatan pengisian pimpinan dan penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Katingan.

Melalui pertemuan ini, seluruh pihak sepakat untuk mempercepat proses normalisasi kelembagaan BAZNAS Kabupaten Katingan agar dapat kembali menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat secara optimal, sekaligus meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Katingan.

28/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Laksanakan Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Perkimtan Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Laksanakan Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Perkimtan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 29 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kali ini, kegiatan dilaksanakan di lingkungan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (29/6). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi Wakil Ketua II H. Mustain Khaitami, S.Ag, Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM, beserta staf pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak Dinas Perkimtan Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dihadiri oleh H. Donny Pranajaya, ST, selaku Kepala Bidang Pertanahan, yang mewakili jajaran Dinas Perkimtan dalam menerima kunjungan dan mengikuti sosialisasi pembentukan UPZ. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan instansi pemerintah merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pengelolaan zakat secara profesional, transparan, dan akuntabel. Keberadaan UPZ diharapkan mampu mempermudah penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para ASN sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain memaparkan tugas dan fungsi UPZ, tim BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menjelaskan mekanisme pembentukan UPZ, tata kelola penghimpunan zakat, serta berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan BAZNAS di Provinsi Kalimantan Tengah. Pihak Dinas Perkimtan Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan mengapresiasi upaya BAZNAS dalam memperkuat kolaborasi bersama perangkat daerah. Diharapkan melalui pembentukan UPZ, pengelolaan zakat di lingkungan Dinas Perkimtan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pengentasan kemiskinan di Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan berbagai OPD, diharapkan semakin banyak Unit Pengumpul Zakat yang terbentuk sehingga potensi zakat di Kalimantan Tengah dapat dihimpun secara maksimal dan disalurkan kepada para mustahik secara tepat sasaran sesuai prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.
BERITA29/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Dorong Penguatan Pengelolaan Zakat, DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah Langsung Bentuk UPZ
BAZNAS Kalteng Dorong Penguatan Pengelolaan Zakat, DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah Langsung Bentuk UPZ
Palangka Raya, 25 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag, didampingi Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM., beserta staf pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara itu, dari pihak DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah hadir Sekretaris Dinas, Suryanto, Aks., M.Si, beserta jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DP3APPKB. Dalam kesempatan tersebut, Drs. H. Tuaini, M.Ag menyampaikan pentingnya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Melalui UPZ, diharapkan potensi zakat ASN dapat dihimpun secara optimal, dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM. memaparkan berbagai program unggulan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi yang selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Berbagai pertanyaan dan diskusi mengenai mekanisme pembentukan UPZ, tata kelola penghimpunan zakat, hingga pelaporan administrasi dijawab secara langsung oleh tim BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Alhamdulillah, hasil dari sosialisasi tersebut mendapat respons yang sangat positif. Sekretaris Dinas DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah, Suryanto, Aks., M.Si, secara langsung menyatakan komitmennya untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada saat kegiatan berlangsung. Bahkan, beliau segera menunjuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan mengisi struktur kepengurusan UPZ DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah sebagai langkah awal penguatan pengelolaan zakat di lingkungan instansi tersebut. Pembentukan UPZ secara langsung dalam kegiatan sosialisasi ini menjadi bukti nyata komitmen DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung gerakan optimalisasi zakat di kalangan ASN. Diharapkan, UPZ yang telah terbentuk dapat segera menjalankan fungsinya secara efektif sehingga mampu meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi komitmen dan dukungan yang diberikan oleh DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk segera membentuk dan mengaktifkan UPZ sebagai wujud kepedulian bersama dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak.
BERITA25/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BPBD Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 24 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas jejaring pengelolaan zakat melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi pemerintah. Kali ini, kegiatan sosialisasi pembentukan UPZ dilaksanakan di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (24/6). Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dihadiri oleh Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM., beserta staf pelaksana. Sementara itu, dari pihak BPBD Provinsi Kalimantan Tengah hadir Plt. Sekretaris BPBD, Noor Aswad, S.Hut, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Indra Wiratama, SSTP., M.AP, bersama jajaran pegawai BPBD. Dalam sambutannya, Muh. Efendi, SE., MM., menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan perangkat daerah merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui UPZ, diharapkan pengelolaan dana ZIS dapat berjalan secara lebih terstruktur, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat maupun peraturan perundang-undangan. Beliau juga menjelaskan berbagai program pendayagunaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, serta dakwah dan advokasi. Dana zakat yang dihimpun akan disalurkan kepada mustahik melalui program-program yang tepat sasaran sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pihak BPBD Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pembentukan UPZ di lingkungan BPBD. Kehadiran UPZ diharapkan dapat menjadi sarana bagi para pegawai untuk menunaikan kewajiban zakat maupun menyalurkan infak dan sedekah secara mudah, aman, dan terpercaya melalui BAZNAS. Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme pembentukan UPZ, tata cara penghimpunan zakat, serta pengelolaan administrasinya. Di akhir kegiatan, dilaksanakan penyerahan piagam sebagai bentuk apresiasi sekaligus dokumentasi pelaksanaan sosialisasi. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap semakin banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membentuk dan mengaktifkan UPZ sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan akuntabel.
BERITA24/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Laksanakan Sosialisasi dan Pengaktifan UPZ di Lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Laksanakan Sosialisasi dan Pengaktifan UPZ di Lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 23 Juni 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengaktifan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kembali peran UPZ yang telah terbentuk agar dapat berfungsi secara aktif dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan ASN. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag., Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto, Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM., beserta staf pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah hadir Yosias, S.Hut., M.Si., selaku Plt. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan juga didampingi oleh Waisnu Raditya, S.ST., Pamong Budaya Ahli Muda, serta diikuti oleh jajaran pegawai Disbudpar Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya optimalisasi peran UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan akuntabel. Pengaktifan kembali UPZ diharapkan mampu meningkatkan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi serta memperkuat kontribusi zakat dalam mendukung program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag., menyampaikan bahwa UPZ yang aktif akan menjadi ujung tombak dalam pengumpulan ZIS di lingkungan instansi pemerintah. Oleh karena itu, sinergi antara BAZNAS dan Disbudpar sangat penting untuk meningkatkan kesadaran berzakat sekaligus mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. Sementara itu, Plt. Sekretaris Disbudpar Provinsi Kalimantan Tengah, Yosias, S.Hut., M.Si., menyambut baik kegiatan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk mendukung pengaktifan UPZ agar dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan UPZ Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah dapat kembali aktif menjalankan fungsinya sebagai sarana penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, sehingga dapat mendukung berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.
BERITA23/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah melalui kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dilaksanakan di lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi Wakil Ketua II H. Mustain Khaitami, S.Ag, Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto, serta staf pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah hadir Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus'an, S.Hut., M.Si, beserta jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Hj. Saidah Suryani menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara lebih terorganisir, transparan, dan akuntabel. Melalui UPZ, diharapkan potensi zakat yang ada di lingkungan ASN dapat dihimpun dan disalurkan secara optimal untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “UPZ menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola dana zakat di lingkungan instansi. Dengan adanya UPZ, pengelolaan zakat akan semakin mudah, tertib, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik,” ujar Hj. Saidah Suryani. Sementara itu, Plt. Kepala Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah, Muhamad Rus'an, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas upaya BAZNAS dalam memperkuat sinergi dengan OPD serta mendorong tumbuhnya kesadaran berzakat di kalangan aparatur sipil negara. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap terbentuknya UPZ di lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program pengentasan kemiskinan melalui optimalisasi pengelolaan zakat. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme pembentukan serta pengelolaan UPZ di lingkungan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan pemberdayaan umat di Kalimantan Tengah.
BERITA22/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperluas sinergi dengan berbagai perangkat daerah melalui kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kali ini kegiatan dilaksanakan di lingkungan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah yang bertempat di Aula Inspektorat, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag, beserta staf pelaksana BAZNAS Kalteng. Sementara dari pihak Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah hadir Sekretaris Inspektorat, Alfon Zaini Hafidz, ST., M.Si, beserta jajaran pegawai di lingkungan Inspektorat. Dalam sambutannya, Sekretaris Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kalteng sebagai upaya meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang amanah dan profesional. Pada kesempatan tersebut, Drs. H. Tuaini, M.Ag menyampaikan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat. "Zakat bukan hanya kewajiban ibadah yang berdimensi spiritual, tetapi juga instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan sosial, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan solidaritas dan kepedulian sesama," ujarnya. Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran, fungsi, program, dan tata kelola pengelolaan zakat yang dilaksanakan oleh BAZNAS. "Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai peran, fungsi, program, dan tata kelola BAZNAS, sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS dengan seluruh perangkat daerah serta instansi Kementerian dan Lembaga di Kalimantan Tengah," lanjutnya. Dalam pemaparannya, beliau juga menjelaskan mekanisme pembentukan UPZ, regulasi yang menjadi dasar pelaksanaannya, serta manfaat yang dapat diperoleh apabila penghimpunan zakat dilakukan secara terkoordinasi dan terkelola dengan baik melalui UPZ di masing-masing instansi. Menurut H. Tuaini, potensi zakat, infak, dan sedekah di Kalimantan Tengah sangat besar dan apabila dihimpun secara optimal akan memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Kami meyakini bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun secara optimal akan menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, meningkatkan kualitas hidup umat, dan mendukung pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera," tegasnya. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan para peserta. Berbagai pertanyaan terkait pengelolaan zakat di lingkungan ASN dan pembentukan UPZ menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman peserta terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan akuntabel. Menutup kegiatan, H. Tuaini mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kalimantan Tengah melalui pembentukan UPZ pada setiap instansi pemerintah. "Mudah-mudahan ikhtiar dan kebersamaan kita pada hari ini dicatat sebagai amal saleh dan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah, maju, dan bermartabat," pungkasnya. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat dengan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung program-program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
BERITA18/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melalui kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Kali ini kegiatan dilaksanakan di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Muh. Efendi, SE., MM, beserta staf pelaksana BAZNAS Kalteng. Dari pihak BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah hadir Sekretaris Badan, Nooril Harniar Maulida, beserta jajaran pegawai di lingkungan BPSDM. Dalam sambutannya, Nooril Harniar Maulida menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah serta mendorong terbentuknya UPZ di lingkungan BPSDM. Pada kesempatan tersebut, Muh. Efendi menjelaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan salah satu langkah strategis dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Melalui UPZ, penghimpunan ZIS dapat dilakukan secara lebih terorganisir, transparan, dan akuntabel sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Beliau juga memaparkan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah di bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah-advokasi. Program-program tersebut merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan membantu masyarakat kurang mampu. Selain penyampaian materi mengenai regulasi dan tata kelola UPZ, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta menunjukkan antusiasme dalam memahami mekanisme pembentukan UPZ serta peran strategis ASN dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di Kalimantan Tengah. Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menyerahkan piagam apresiasi kepada BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat dengan BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA18/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, beserta staf pelaksana BAZNAS Kalteng. Sementara dari pihak BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah hadir Sekretaris BAPPERIDA, Maulana Akbar, S.Sos., M.AP, beserta jajaran pegawai di lingkungan BAPPERIDA. Dalam sambutannya, Maulana Akbar menyampaikan apresiasi atas kehadiran BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam memberikan pemahaman mengenai pentingnya pembentukan UPZ sebagai sarana penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Pada kesempatan tersebut, Dr. H. Sugiyanto, M.Pd menjelaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan salah satu strategi BAZNAS dalam memperluas layanan penghimpunan zakat serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi yang amanah dan terpercaya. “UPZ memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, serta sedekah di lingkungan instansi. Dengan adanya UPZ, diharapkan penghimpunan ZIS dapat lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Selain pemaparan mengenai regulasi dan mekanisme pembentukan UPZ, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait pengelolaan zakat di lingkungan ASN. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami tata cara pembentukan dan pengelolaan UPZ sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat. Kehadiran UPZ di lingkungan BAPPERIDA diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah.
BERITA17/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 17 Juni 2026 – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta mendorong terbentuknya UPZ sebagai mitra strategis BAZNAS dalam penghimpunan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag, dan Wakil Ketua IV, Muh. Efendi, SE., MM., beserta staf pelaksana BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah hadir Bapak Dedi Setyadi, SE., selaku Plt. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran pegawai dan staf Satpol PP. Dalam sambutannya, Drs. H. Tuaini, M.Ag menyampaikan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah strategis untuk mempermudah penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari para pegawai yang telah memenuhi syarat sebagai muzaki. Melalui UPZ, pengelolaan dana zakat dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi, transparan, dan tepat sasaran. “UPZ menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat di lingkungan instansi. Dengan adanya UPZ, diharapkan semakin banyak potensi zakat yang dapat dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Muh. Efendi, SE., MM., menjelaskan berbagai program unggulan BAZNAS yang telah berjalan di Kalimantan Tengah, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi, hingga dakwah dan advokasi. Ia berharap kehadiran UPZ di lingkungan Satpol PP dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional dan amanah. Plt. Kabid Gakda Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah, Dedi Setyadi, SE., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah atas upaya yang dilakukan dalam memperluas pemahaman tentang zakat di lingkungan aparatur sipil negara. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Satpol PP Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung optimalisasi pengumpulan zakat serta memperkuat kontribusi ASN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program-program BAZNAS. Dengan semakin banyaknya UPZ yang terbentuk di lingkungan pemerintah daerah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah optimistis pengelolaan zakat akan semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan umat di Kalimantan Tengah. #ZakatMenguatkanIndonesia BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Menebar Kebaikan, Menguatkan Kesejahteraan Umat.
BERITA17/06/2026 | Humas
SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI PERKEMBANGAN DAERAH BAZNAS KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH
SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI PERKEMBANGAN DAERAH BAZNAS KABUPATEN/KOTA SE-KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 17 Juni 2026 – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Perkembangan Daerah BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat koordinasi, memperkuat sinergi, serta membahas perkembangan pengelolaan zakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, dan didampingi oleh Wakil Ketua I Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto, serta Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM. Turut hadir seluruh pimpinan dan pelaksana BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Hj. Saidah Suryani menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota guna meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Kalimantan Tengah. “Konsolidasi ini menjadi sarana untuk saling berbagi informasi, menyampaikan capaian, tantangan, serta memperkuat komitmen bersama dalam mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dan mustahik di daerah,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, masing-masing BAZNAS Kabupaten/Kota menyampaikan perkembangan kelembagaan, penghimpunan dan pendistribusian ZIS, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta berbagai program unggulan yang telah dilaksanakan di daerah masing-masing. Selain itu, dibahas pula berbagai strategi untuk meningkatkan penghimpunan zakat dan penguatan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Drs. H. Tuaini, M.Ag, menekankan pentingnya kolaborasi dan kesamaan langkah dalam menjalankan program-program BAZNAS agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua III Dr. H. Sugiyanto dan Wakil Ketua IV Muh. Efendi, SE., MM., turut memberikan arahan terkait penguatan pelaporan, tata kelola kelembagaan, serta peningkatan kualitas layanan kepada para muzaki dan mustahik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan BAZNAS Kabupaten/Kota sehingga mampu mendorong optimalisasi pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang lebih sejahtera. "Zakat Menguatkan Indonesia".
BERITA17/06/2026 | Humas
Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah
Sosialisasi Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat penghimpunan dan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dihadiri oleh Winarni Ari Wiyanti, S.Sos., M.AP, yang saat ini menjabat sebagai Pekerja Sosial Ahli Madya sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Turut hadir jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III, Dr. H. Sugiyanto, dan Wakil Ketua IV, Muh. Efendi, SE., MM beserta staf pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap instansi pemerintah merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan aparatur sipil negara. Melalui keberadaan UPZ, penghimpunan ZIS dapat dilakukan secara lebih terorganisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “UPZ merupakan mitra strategis BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah. Dengan terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program-program sosial dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh BAZNAS,” ujar beliau. Sementara itu, Winarni Ari Wiyanti, S.Sos., M.AP menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, sinergi antara Dinas Sosial dan BAZNAS sangat penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial. Dalam sesi sosialisasi, peserta mendapatkan pemaparan mengenai dasar hukum pembentukan UPZ, mekanisme penghimpunan dan penyetoran ZIS, tugas dan fungsi pengurus UPZ, serta berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat guna mendukung kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah.
BERITA11/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengelolaan zakat serta mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan dihadiri oleh jajaran pegawai Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah. Hadir mewakili Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, Etty Aprilya, ST., M.Si, yang menyambut baik upaya BAZNAS dalam mendorong pembentukan UPZ sebagai wadah penghimpunan zakat yang terorganisir, profesional, dan akuntabel. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, M.Hut, didampingi oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini, M.Ag, Wakil Ketua III, Dr. H. Sugiyanto, serta Wakil Ketua IV, Muh. Efendi, SE., MM. Dalam pemaparannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menjelaskan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan perangkat daerah merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat ASN. Selain berfungsi sebagai sarana penghimpunan zakat, UPZ juga berperan dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi pegawai untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang dikelola secara amanah dan transparan. Materi sosialisasi mencakup dasar hukum pembentukan UPZ, mekanisme penghimpunan dan pelaporan dana ZIS, serta berbagai program pendayagunaan zakat yang telah dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Dalam kesempatan tersebut, Etty Aprilya, ST., M.Si menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada seluruh pegawai mengenai pentingnya zakat serta mendorong terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Tengah dapat terus terjalin dengan baik, sehingga potensi zakat dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA10/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali melaksanakan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperluas jaringan pengelolaan zakat serta meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan sosialisasi berlangsung di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah, Tirto, S.Sos, beserta jajaran pegawai Disdukcapil. Dalam pelaksanaannya, kegiatan sosialisasi turut didampingi oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pelayanan Administrasi Kependudukan (FPAK), Drs. Syarif Hidayat, yang memberikan dukungan terhadap upaya pembentukan UPZ sebagai sarana optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan perangkat daerah. Dari pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, didampingi Wakil Ketua III BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. H. Sugiyanto. Dalam pemaparannya, Sugiyanto menjelaskan tugas dan fungsi UPZ, mekanisme penghimpunan ZIS, serta peran strategis zakat dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung program-program pemberdayaan umat. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di setiap instansi pemerintah merupakan langkah penting untuk memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui UPZ, penghimpunan zakat dari ASN dapat dilakukan secara lebih terorganisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah, Tirto, S.Sos, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Ia berharap terjalin sinergi yang kuat antara Disdukcapil dan BAZNAS dalam mendukung program penghimpunan dan penyaluran zakat demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat serta memperkuat gerakan kebaikan dan kepedulian sosial di Kalimantan Tengah.
BERITA09/06/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memperluas jaringan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pembentukan UPZ pada instansi pemerintah di Kalimantan Tengah. Kegiatan sosialisasi berlangsung di ruang rapat Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh jajaran BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah serta pegawai Dinas ESDM. Hadir mewakili Dinas ESDM, Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Syaripudin, yang menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai langkah strategis dalam mendukung pengelolaan zakat yang lebih terorganisir dan profesional. Dalam pemaparannya, Muh. EFendi, S.E.,MM, Waka IV BAZNAS Kalteng menjelaskan pentingnya keberadaan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah di lingkungan instansi pemerintah. Selain itu, disampaikan pula mekanisme penghimpunan ZIS, regulasi yang mendasari pembentukan UPZ, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui optimalisasi pengelolaan dana zakat. Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah bidang pengumpulan H. Tuaini, M.Ag menegaskan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran berzakat di kalangan ASN sekaligus memperkuat peran zakat dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Sementara itu, Bapak Syaripudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam membangun sinergi dengan Dinas ESDM. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh pegawai mengenai pentingnya zakat dan mendorong terbentuknya UPZ di lingkungan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA09/06/2026 | Humas
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA
Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya sebagai upaya memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangka Raya ini dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, serta perwakilan pegawai. Dari pihak RSUD dr. Doris Sylvanus hadir Adi Fraditha, S.Kep., Ners., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Keperawatan dan Pelayanan Medik, beserta jajaran terkait. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan pentingnya keberadaan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi, profesional, serta sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Dengan tata kelola yang baik dan sinergi yang kuat, zakat akan semakin berperan dalam meningkatkan kesejahteraan umat dan mendukung pembangunan daerah," Kata Saidah Suryani. Selain memberikan pemahaman mengenai tugas dan fungsi UPZ, sosialisasi juga menjadi sarana diskusi antara BAZNAS dan pihak rumah sakit terkait mekanisme pembentukan UPZ, tata kelola pengumpulan dana ZIS, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh BAZNAS. Wakil Direktur Keperawatan dan Pelayanan Medik RSUD dr. Doris Sylvanus, Adi Fraditha, S.Kep., Ners., menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dan berharap pembentukan UPZ dapat menjadi langkah positif dalam meningkatkan partisipasi pegawai dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi yang terpercaya. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap melalui sosialisasi ini dapat terjalin sinergi yang lebih kuat dengan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya dalam mendukung penguatan pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Kehadiran UPZ diharapkan mampu meningkatkan penghimpunan dana ZIS yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah. Dengan terbentuknya UPZ di lingkungan RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, diharapkan semakin banyak pegawai yang dapat menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya secara mudah, aman, dan tepat sasaran melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Tengah.
BERITA21/05/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah, sekaligus mendorong optimalisasi penghimpunan zakat melalui pembentukan UPZ. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag serta Dr. H. Sugiyanto, M.Pd selaku Wakil Ketua III dan pihak Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Plt. Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Aspiannor, S.Kom., beserta jajaran pegawai yang turut hadir mengikuti sosialisasi dengan antusias. Bapak H. Tuaini menyampaikan pentingnya peran UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara amanah, transparan, dan tepat sasaran. Selain itu, pembentukan UPZ juga menjadi langkah strategis dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional. Sementara itu, Dr. H. Sugiyanto, M.Pd menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang baik antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung gerakan zakat di Kalimantan Tengah. “Zakat Menguatkan Indonesia.”
BERITA18/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi serta memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., beserta jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pembentukan UPZ sebagai sarana penghimpunan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbentuknya UPZ di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas penghimpunan zakat serta meningkatkan kontribusi ASN dan pegawai terhadap pemberdayaan umat melalui program-program BAZNAS. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun lembaga lainnya guna menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/05/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan peralatan dagang kepada pelaku usaha mikro dan kecil, Jumat (09/05/2026). Bantuan yang disalurkan berupa gerobak dagang, peralatan memasak, perlengkapan usaha kuliner, hingga sarana pendukung usaha lainnya yang diharapkan dapat membantu mustahik dalam meningkatkan produktivitas dan penghasilan usaha mereka. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal sarana usaha. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima manfaat agar terus semangat mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Melalui bantuan peralatan dagang ini, kami berharap para pelaku usaha dapat lebih berkembang, memiliki usaha yang lebih layak, dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Saidah. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang kebutuhan usaha sehari-hari. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
BERITA09/05/2026 | Humas
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
PALANGKARAYA - Baznas Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan dan harapan bagi pelaku usaha rentan di Kalimantan Tengah melalui Program Perlindungan Pekerja Rentan atau Sedekah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang tergolong mustahik. Ketua Baznas Kalimantan Tengah, Saidah Suryani menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan. "Tidak hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memiliki perlindungan sosial yang layak," katanya. Melalui program ini, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kehadiran perlindungan ini memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas usahanya sehari-hari. “Pelaku usaha kecil adalah pejuang ekonomi keluarga. Mereka perlu didukung tidak hanya dari sisi modal dan pengembangan usaha, tetapi juga perlindungan ketika menghadapi risiko kerja maupun musibah,” ujarnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan usaha kecil. “BPJS Ketenagakerjaan ada dan eksis untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan saat menghadapi risiko kerja maupun musibah. Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada para pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarganya,” ungkapnya. Kolaborasi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan semakin kuat ketika dibarengi dengan perlindungan sosial yang memadai. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pedagang kecil dan pelaku usaha informal kini dapat bekerja dengan lebih tenang, karena terlindungi dari risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan perlindungan dan pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat pekerja rentan di Kalimantan Tengah. (sumber:AntaraKalteng)
BERITA09/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Dari pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh oleh Sekretaris Dinas DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ibu Ir. Retno N. Utama Ningsih, serta Kepala Bidang Hortikultura Bapak Mukti Aji bersama jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Dr. H. Sugiyanto menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan DTPHP merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/05/2026 | Humas
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Tengah.

Lihat Daftar Rekening →