WhatsApp Icon
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya

Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi serta memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., beserta jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pembentukan UPZ sebagai sarana penghimpunan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbentuknya UPZ di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas penghimpunan zakat serta meningkatkan kontribusi ASN dan pegawai terhadap pemberdayaan umat melalui program-program BAZNAS.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun lembaga lainnya guna menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

 
11/05/2026 | Kontributor: Humas
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng

PALANGKARAYA - Baznas Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan dan harapan bagi pelaku usaha rentan di Kalimantan Tengah melalui Program Perlindungan Pekerja Rentan atau Sedekah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang tergolong mustahik.

Ketua Baznas Kalimantan Tengah, Saidah Suryani menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan.

"Tidak hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memiliki perlindungan sosial yang layak," katanya.

Melalui program ini, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Kehadiran perlindungan ini memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas usahanya sehari-hari.

“Pelaku usaha kecil adalah pejuang ekonomi keluarga. Mereka perlu didukung tidak hanya dari sisi modal dan pengembangan usaha, tetapi juga perlindungan ketika menghadapi risiko kerja maupun musibah,” ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan usaha kecil.

“BPJS Ketenagakerjaan ada dan eksis untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan saat menghadapi risiko kerja maupun musibah. Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada para pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarganya,” ungkapnya.

Kolaborasi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan semakin kuat ketika dibarengi dengan perlindungan sosial yang memadai.

Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pedagang kecil dan pelaku usaha informal kini dapat bekerja dengan lebih tenang, karena terlindungi dari risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan ekonomi keluarga mereka.

Sinergi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan perlindungan dan pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat pekerja rentan di Kalimantan Tengah. (sumber:AntaraKalteng)

09/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro

Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan peralatan dagang kepada pelaku usaha mikro dan kecil, Jumat (09/05/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa gerobak dagang, peralatan memasak, perlengkapan usaha kuliner, hingga sarana pendukung usaha lainnya yang diharapkan dapat membantu mustahik dalam meningkatkan produktivitas dan penghasilan usaha mereka.

Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal sarana usaha.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima manfaat agar terus semangat mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga.

“Melalui bantuan peralatan dagang ini, kami berharap para pelaku usaha dapat lebih berkembang, memiliki usaha yang lebih layak, dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Saidah.

Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang kebutuhan usaha sehari-hari.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

 
09/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M.

Dari pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh oleh Sekretaris Dinas DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ibu Ir. Retno N. Utama Ningsih, serta Kepala Bidang Hortikultura Bapak Mukti Aji bersama jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Dr. H. Sugiyanto menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan DTPHP merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

07/05/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Palangka Raya, 06 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M.

Rombongan BAZNAS Kalteng disambut langsung oleh Plh. Kabid Distribusi Pangan Ibu Rachmawaty, SP dan Plh. Sekretaris Ibu Hj. Damaiyanti, SP beserta jajaran.

Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat di instansi pemerintah. UPZ diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah.

Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam berzakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara BAZNAS dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan pembentukan UPZ dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.

06/05/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya
Palangka Raya – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara terkoordinasi serta memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Dr. H. Bambang Supriastoto, S.H., M.H., beserta jajaran pegawai dan pejabat di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya. Dalam suasana penuh kebersamaan, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya pembentukan UPZ sebagai sarana penghimpunan zakat yang amanah, profesional, dan tepat sasaran. Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbentuknya UPZ di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya dapat menjadi langkah nyata dalam memperluas penghimpunan zakat serta meningkatkan kontribusi ASN dan pegawai terhadap pemberdayaan umat melalui program-program BAZNAS. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berkomitmen membangun kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun lembaga lainnya guna menghadirkan manfaat zakat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA11/05/2026 | Humas
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng
PALANGKARAYA - Baznas Kalteng dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan dan harapan bagi pelaku usaha rentan di Kalimantan Tengah melalui Program Perlindungan Pekerja Rentan atau Sedekah Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap para pekerja informal dan pelaku usaha kecil yang tergolong mustahik. Ketua Baznas Kalimantan Tengah, Saidah Suryani menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi mustahik secara berkelanjutan. "Tidak hanya memberikan bantuan usaha, tetapi juga memastikan para penerima manfaat memiliki perlindungan sosial yang layak," katanya. Melalui program ini, para pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Kehadiran perlindungan ini memberikan rasa aman dan ketenangan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas usahanya sehari-hari. “Pelaku usaha kecil adalah pejuang ekonomi keluarga. Mereka perlu didukung tidak hanya dari sisi modal dan pengembangan usaha, tetapi juga perlindungan ketika menghadapi risiko kerja maupun musibah,” ujarnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya, Satriyo Adi Sasongko, menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja, termasuk pekerja informal dan usaha kecil. “BPJS Ketenagakerjaan ada dan eksis untuk memastikan para pekerja mendapatkan perlindungan saat menghadapi risiko kerja maupun musibah. Negara harus hadir memberikan rasa aman kepada para pekerja yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarganya,” ungkapnya. Kolaborasi Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat akan semakin kuat ketika dibarengi dengan perlindungan sosial yang memadai. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, para pedagang kecil dan pelaku usaha informal kini dapat bekerja dengan lebih tenang, karena terlindungi dari risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menghadirkan perlindungan dan pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat pekerja rentan di Kalimantan Tengah. (sumber:AntaraKalteng)
BERITA09/05/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
BAZNAS Provinsi Kalteng Salurkan Bantuan Peralatan Dagang untuk Pelaku Usaha Mikro
Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan peralatan dagang kepada pelaku usaha mikro dan kecil, Jumat (09/05/2026). Bantuan yang disalurkan berupa gerobak dagang, peralatan memasak, perlengkapan usaha kuliner, hingga sarana pendukung usaha lainnya yang diharapkan dapat membantu mustahik dalam meningkatkan produktivitas dan penghasilan usaha mereka. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan modal sarana usaha. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para penerima manfaat agar terus semangat mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup keluarga. “Melalui bantuan peralatan dagang ini, kami berharap para pelaku usaha dapat lebih berkembang, memiliki usaha yang lebih layak, dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan,” ujar Saidah. Para penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam menunjang kebutuhan usaha sehari-hari. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif, sehingga zakat dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
BERITA09/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS TANAMAN PANGAN, HOTIKULTURA, DAN PETERNAKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Dari pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh oleh Sekretaris Dinas DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ibu Ir. Retno N. Utama Ningsih, serta Kepala Bidang Hortikultura Bapak Mukti Aji bersama jajaran pegawai. Dalam sambutannya, Dr. H. Sugiyanto menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan DTPHP merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di DTPHP Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA07/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DINAS KETAHANAN PANGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 06 Mei 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Kalteng disambut langsung oleh Plh. Kabid Distribusi Pangan Ibu Rachmawaty, SP dan Plh. Sekretaris Ibu Hj. Damaiyanti, SP beserta jajaran. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat di instansi pemerintah. UPZ diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam berzakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara BAZNAS dan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan pembentukan UPZ dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA06/05/2026 | Humas
Penyerahan Bantuan Pelatihan Juru Sembelih Qurban di Kalimantan Tengah
Penyerahan Bantuan Pelatihan Juru Sembelih Qurban di Kalimantan Tengah
Palangka Raya, 6 Mei 2026 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya umat melalui penyerahan bantuan program pelatihan Juru Sembelih Qurban (Juleha). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, bersama Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M., dan diterima oleh Bendahara DPW Juleha Kalimantan Tengah, Bapak Zainal Arifin. Program ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan penyembelihan hewan qurban yang sesuai dengan syariat Islam, sekaligus meningkatkan profesionalitas para juru sembelih di daerah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pelaksanaan ibadah qurban dapat berjalan lebih baik, higienis, dan sesuai standar kehalalan. BAZNAS Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Mari bersama kuatkan peran zakat untuk kemaslahatan umat. Zakat Menguatkan Indonesia.
BERITA06/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Sosialisasikan Pembentukan UPZ di Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong penguatan pengelolaan zakat melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi. Kali ini, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di lingkungan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Dr. H. Sugiyanto, M.Pd selaku Wakil Ketua III, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum, Muh. Efendi, S.E., M.M. Kehadiran BAZNAS disambut langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, S.T., M.T., didampingi oleh Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian, Sukamto, S.P., beserta jajaran pegawai. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan instansi pemerintah. UPZ diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta partisipasi ASN dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir dan profesional. Muh. Efendi, S.E., M.M. dalam paparannya menekankan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat. Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, H. Rizky Ramadhana Badjuri, S.T., M.T., menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembentukan UPZ di lingkungan dinas yang dipimpinnya. Ia berharap kehadiran UPZ dapat menjadi wadah yang memudahkan pegawai dalam menyalurkan zakat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan sosialisasi ini diakhiri dengan diskusi interaktif antara BAZNAS dan jajaran Dinas Perkebunan, sebagai langkah awal menuju pembentukan UPZ yang efektif dan berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah, diharapkan pengelolaan zakat di Provinsi Kalimantan Tengah semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA04/05/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Terima Audiensi BPJS Kesehatan untuk Optimalisasi Layanan Program Kesehatan
BAZNAS Kalteng Terima Audiensi BPJS Kesehatan untuk Optimalisasi Layanan Program Kesehatan
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menerima audiensi dari BPJS Kesehatan dalam rangka membahas optimalisasi layanan program kesehatan bagi masyarakat. Audiensi yang berlangsung di kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara kedua lembaga, khususnya dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui kolaborasi program. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan BPJS Kesehatan menyampaikan berbagai upaya dan skema layanan yang dapat diintegrasikan dengan program-program BAZNAS, terutama dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi mustahik. Diskusi juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Pihak BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik audiensi ini dan menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Melalui sinergi ini, diharapkan terwujud langkah konkret dalam optimalisasi layanan kesehatan yang lebih inklusif, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Audiensi ditutup dengan diskusi interaktif dan penjajakan rencana kerja sama ke depan sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut.
BERITA04/05/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG GELAR SOSIALISASI PEMBENTUKAN UPZ DI DINAS KESEHATAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di instansi pemerintah, khususnya di sektor kesehatan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah Suryani,M.Hut, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Dari pihak Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh dr. Fery Irawan, MPH selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat beserta jajaran. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah Suryani menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Kesehatan merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi zakat dari aparatur sipil negara (ASN). Ia menekankan bahwa pengelolaan zakat yang terorganisir melalui UPZ akan memberikan dampak yang lebih luas dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. menjelaskan mekanisme pengumpulan zakat melalui UPZ serta pentingnya sinergi antara BAZNAS dan instansi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran berzakat. Perwakilan dari Dinas Kesehatan, dr. Fery Irawan, MPH menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan menyatakan dukungannya terhadap pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Kesehatan. Ia berharap keberadaan UPZ nantinya dapat memudahkan pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat serta meningkatkan kepedulian sosial di kalangan ASN. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuknya UPZ di Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat tata kelola pengumpulan zakat serta mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh BAZNAS. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA30/04/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DISDAGPERIN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
BAZNAS KALTENG SOSIALISASIKAN PEMBENTUKAN UPZ DI LINGKUNGAN DISDAGPERIN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Palangka Raya, 28 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi sekaligus sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (28/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola pengumpulan dan pengelolaan zakat di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta mendukung optimalisasi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kalimantan Tengah. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Kalteng disambut langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, S.Sos., M.AP, beserta jajaran. Dalam sambutannya, pihak BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya pembentukan UPZ sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat di instansi pemerintah. UPZ diharapkan dapat mempermudah pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara terorganisir, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. Selain itu, sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN dalam berzakat, sekaligus mendorong optimalisasi potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya mendukung implementasi Program Asta Cita Pemerintah Pusat serta visi “Kalteng Berkah, Kalteng Maju”, melalui penguatan peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara BAZNAS dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah, diharapkan pembentukan UPZ dapat segera terealisasi dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta pemberdayaan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA28/04/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Rencanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng
BAZNAS Kalteng Rencanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Hal ini ditunjukkan melalui audiensi yang dilakukan oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Tuani, M.Ag., bersama Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. Hamidhan, S.Ag., M.A., yang berlangsung di ruang kerja Kabid Bimas Islam. Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kalteng menyampaikan rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait penguatan tata kelola pengumpulan dan pendistribusian ZIS serta dana sosial keagamaan lainnya di wilayah Kalimantan Tengah. Rencana tersebut disambut baik oleh H. Hamidhan. Ia memberikan respon positif terhadap inisiatif BAZNAS Kalteng dan mendorong agar kerja sama tersebut segera ditindaklanjuti dalam bentuk surat resmi Nota Kesepahaman (MoU). “Alhamdulillah, rencana ini mendapat sambutan yang baik. Kami berharap sinergi ini dapat segera direalisasikan dalam bentuk MoU tertulis sehingga pelaksanaan pengelolaan ZIS dan dana sosial keagamaan dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi,” ujar H. Tuani. Melalui kerja sama ini, diharapkan penguatan tata kelola zakat dapat semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Kalimantan Tengah.
BERITA27/04/2026 | Humas
BAZNAS KALTENG SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK STUDI KE DARUL MUSTAFA TARIM HADRAMAUT
BAZNAS KALTENG SALURKAN BANTUAN PENDIDIKAN UNTUK STUDI KE DARUL MUSTAFA TARIM HADRAMAUT
Palangka Raya, 27 April 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi putra daerah. Kali ini, bantuan diberikan kepada ananda Syahruni Ilmi yang akan melanjutkan studi ke Darul Mustafa Tarim Hadramaut, Yaman. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Ananda Syahruni Ilmi merupakan salah satu perwakilan dari Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil lolos untuk menempuh pendidikan di lembaga pendidikan Islam ternama tersebut. Kesempatan ini menjadi langkah besar dalam menimba ilmu sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat internasional. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani, M.Hut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS dalam mendukung generasi muda yang berprestasi. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pendidikan serta menjadi penyemangat bagi ananda untuk terus menuntut ilmu dan meraih prestasi. Semoga ilmu yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujarnya. Lebih lanjut, BAZNAS Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui bantuan pendidikan. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung pengembangan generasi unggul yang tidak hanya berilmu, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi daerah. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah yang mampu mengenyam pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
BERITA27/04/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Disnakertrans
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Dorong Pembentukan UPZ di Lingkungan Disnakertrans
Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat implementasi Gerakan Sadar Zakat melalui langkah strategis berupa audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan audiensi tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, yakni Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Tuani, M.Ag, Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ketua Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh. Efendi, S.E., M.M. Rombongan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Tengah, Farid Wajdi, AKS., MSW, didampingi oleh Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, Andi Jairin, S.P., M.AP. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga dalam rangka optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), khususnya melalui inisiasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Disnakertrans Provinsi Kalimantan Tengah. Melalui pembentukan UPZ, diharapkan pengelolaan ZIS di lingkungan instansi pemerintah dapat terlaksana secara lebih terkoordinasi, transparan, dan akuntabel, sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap dukungan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan agar Gerakan Sadar Zakat dapat terus berkembang serta menjadi instrumen penting dalam penguatan ekonomi umat di Kalimantan Tengah.
BERITA23/04/2026 | Huma
BAZNAS Kalteng Laksanakan Audiensi dan Sosialisasi Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Laksanakan Audiensi dan Sosialisasi Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi dan sosialisasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Audiensi tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Wakil Ketua III, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ktua IV Muh. Efendi, SE., MM. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Waluyo Budi Setyono, S.Hut. Dalam pertemuan ini, BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkup Dinas Kehutanan. Selain itu, disampaikan pula berbagai program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Kalimantan Tengah. Wakil Ketua III BAZNAS Kalteng, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi dengan instansi pemerintah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui audiensi ini, kami berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan sehingga potensi zakat di lingkungan Dinas Kehutanan dapat dioptimalkan dan disalurkan secara tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Kehutanan, Waluyo Budi Setyono, S.Hut, menyambut baik kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program BAZNAS, khususnya dalam mendorong partisipasi ASN dalam menunaikan zakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kehutanan, guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA22/04/2026 | Humas
Audiensi dengan BAZNAS Kalteng, Dinas Pendidikan Siap Bentuk UPZ
Audiensi dengan BAZNAS Kalteng, Dinas Pendidikan Siap Bentuk UPZ
PALANGKA RAYA – Gerakan Sadar Zakat terus digelorakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini dilakukan dengan jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam pertemuan di Aula Pintar Dinas Pendidikan Kalteng, Selasa (21/4/2026), BAZNAS dan pihak Dinas Pendidikan sepakat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut. “Pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN serta tenaga pendidik dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah. Selain itu, dana yang terkumpul nantinya juga dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, seperti beasiswa bagi siswa kurang mampu,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kalteng ini dihadiri seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah serta sejumlah pejabat struktural pada Dinas Pendidikan. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pembentukan UPZ di lingkungan kerja. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah, menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat, terutama melalui partisipasi para ASN dan guru di lingkup Dinas Pendidikan. Mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Tutang, menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pembentukan UPZ di Dinas Pendidikan Kalteng. "Nanti hal ini kami sampaikan kepada Kepala Dinas dan selanjutnya kami persiapkan orang-orang yang dianggap mampu untuk menjadi pengurus UPZ," kata Tutang. Menurut dia, program ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan karakter sosial di lingkungan kerja. Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas mekanisme teknis pembentukan UPZ, mulai dari penunjukan pengurus, sistem pengumpulan ZIS, hingga pelaporan dan akuntabilitas pengelolaan dana. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbentuk sistem pengelolaan zakat yang lebih terstruktur dan berdampak luas, khususnya dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor demi kesejahteraan umat.
BERITA21/04/2026 | Humas
BAZNAS dan MES Kalimantan Tengah Sepakati Kolaborasi Program Pemberdayaan UMKM
BAZNAS dan MES Kalimantan Tengah Sepakati Kolaborasi Program Pemberdayaan UMKM
PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah sepakat akan melakukan kolaborasi strategis dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Kesepakatan ini merupakan salah satu kesimpulan yang dihasilkan dalam silaturahmi pengurus MES Kalteng di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (13/4/2026). "Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi mustahik, sehingga mereka dapat naik kelas menjadi muzaki,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj Saidah. Rencana kolaborasi itu sendiri merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang pada 2024 pernah dilakukan kedua lembaga melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Langkah konkret dalam mengoptimalkan kolaborasi yakni mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi tersebut difokuskan pada sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satu poin utama kerja sama adalah penguatan kapasitas UMKM melalui pembinaan, pendampingan usaha, akses permodalan berbasis syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah di Kalimantan Tengah. Saidah menyatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Sementara itu, Sekretaris MES Provinsi Kalimantan Tengah Heru Hidayat, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Dengan jaringan yang dimiliki, MES akan berperan aktif dalam memberikan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, termasuk membuka akses pasar bagi pelaku UMKM binaan. Program kolaborasi ini juga akan menyasar sektor-sektor potensial di Kalimantan Tengah, seperti usaha kuliner halal melalui pelatihan administrasi dan keuangan. "Diharapkan, sinergi antara BAZNAS dan MES mampu menciptakan model pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Heru Hidayat. Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai program inovatif lainnya, guna meningkatkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan daerah.
BERITA13/04/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Pegawai Outsourcing Setda
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Pegawai Outsourcing Setda
Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program sosial keagamaan di bulan suci Ramadhan. Kali ini, bantuan berupa Paket Ramadhan Bahagia disalurkan kepada pegawai outsourcing di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini Ismail, M.Ag, serta Wakil Ketua II, Mustain Khaitami, S.Ag. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para pegawai outsourcing yang memiliki peran penting dalam mendukung operasional pemerintahan. Dalam sambutannya, Mustain Khaitami menyampaikan bahwa program Paket Ramadhan Bahagia merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah ini. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat selama Ramadhan. “Melalui program ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memastikan bahwa saudara-saudara kita, khususnya pegawai outsourcing, juga dapat merasakan keberkahan Ramadhan dengan lebih baik,” ujar Mustain Khaitami. Para penerima bantuan menyambut baik program ini dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan Ramadhan. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memperluas jangkauan program-programnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun. Program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di momen Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA16/03/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran PALANGKARAYA - Langkah strategis dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu korban kebakaran di kawasan Jalan Murjani, Gang Sukamaju, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya. Melalui pendayagunaan dana fidyah yang terhimpun beberapa hari menjelang Idulfitri, Jumat (13/3/2026), BAZNAS Kalteng kembali turun ke lokasi untuk mendistribusikan iftar atau makanan berbuka bagi para korban kebakaran dan keluarganya. "Ada 150 paket makanan yang dibagikan kepada para warga terdampak kebakaran. Ini dikelola dari dana fidyah," jelas Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah. Berdasarkan data, sebanyak 127 jiwa dari 36 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa kebakaran di Gang Sukamaju. Itu setelah tempat tinggal mereka termasuk barak, luluh lantak diamuk si jago merah. Sebelumnya pada Kamis (12/3/2026), BAZNAS Kalteng juga telah mendistribusikan 36 paket sembako bagi 36 kepala keluarga yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Penyerahan langsung dilakukan di Masjid Al Aqsho yang sementara beralih fungsi sebagai posko induk bencana. Selain menghimpun dana zakat, infak, sedekah (ZIS), BAZNAS juga mengelola Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dari masyarakat yang antara lain bersumber dari pembayaran fidyah, kurban online, maupun lainnya. Dari dana tersebut kemudian diberdayakan dalam bentuk program pendistribusian, seperti Fidyah Tebar Berkah, paket kemasan hewan kurban untuk program pencegahan stunting, atau lainnya. "Pada dasarnya, dana yang dititipkan melalui BAZNAS akan dikelola secara terencana dan terarah sehingga kemaslahatannya bisa lebih luas. Yang terpenting, prinsi Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI tetap menjadi perhatian kami," kata Saidah.
BERITA13/03/2026 | Humas
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN KEPUTUSAN KETUA BAZNAS RI
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN KEPUTUSAN KETUA BAZNAS RI
Pimpinan Baznas Provinsi Kalimantan Tengah melakukan sosialisasi Keputusan Ketua Baznas RI Nomor 15 Tahun 2026 Tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah. (3/03/2026). Hadir dari unsur Pimpinan Baznas Ketua Hj. Saidah M.Hut Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H.Tuani, M.Ag, Wakil Ketua bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr.H.Sugiyanto, M.Pd dan Wakil Ketua bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh.Efendi, SE.,MM. Rombongan diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widarnani, S.IP.,M.Si. Dalam sambutannya Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah menegaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi pemerintah yang diamanahkan untuk mengumpulkan dan mengelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Kalimantan Tengah. Saidah juga meminta dukungan agar semua program-program Baznas dapat terlaksana dengan baik sehingga Baznas dapat berkontribusi mendukung program-program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini di ikuti secara langsung oleh seluruh ASN Muslim lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah dan UPT Kabupaten/Kota se-Kalimantan Teng melalui aplikasi zoom. Pada sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Wakil Ketua bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh.Efendi,SE.,MM. menyampaikan bahwa Keputusan Ketua Baznas RI Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 telah melalui kajian yang matang dan komprehensif dengan mempertimbangkan faktor, keadilan, keseimbangan dan keberlanjutan pemberdayaan para Mustahik namun tidak memberatkan bagi para Muzaki. Selain itu juga disampaikan mekanisme dan tata Kelola UPZ selaku wadah yang bertugas membantu mengumpulan ZIS. Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widarnani, S.IP.,M.Si, dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi program-program yang dilaksanakan oleh Baznas Provinsi Kalimantan Tengah. Ia juga menyatakan menyatakan bahwa Dinas yang dipimpinnya telah membentuk Unit Pengelola Zakat yang mengakomodir pengumpulan ZIS dari para ASN yang beragama Islam serta akan memperbaharui kepengurusannya yang disesuaikan dengan regulasi yang ada. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan ZIS dari para Muzaki lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah kepada Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Tengah.
BERITA03/03/2026 | Humas
Tegas, BAZNAS Kalteng Komitmen pada 3 Aman dalam Pengelolaan ZIS
Tegas, BAZNAS Kalteng Komitmen pada 3 Aman dalam Pengelolaan ZIS
PALANGKA RAYA - Isu negatif tentang penggunaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) maupun dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), jelas menyalahi ketentuan. Selain tidak sesuai dengan syariat Islam, secara regulasi juga tidak memperbolehkan penggunaan ZIS untuk membiayai program MBG. "Zakat hanya untuk delapan asnaf sebagaimana dimaksud dalam syariat Islam," kata Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah, Jumat (27/2/2026). Delapan asnaf yang berhak menerima zakat, kata Saidah, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab (hamba sahaya), gharimin (orang yang terlilit utang) untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Dikatakan, dana ZIS yang dititipkan melalui BAZNAS merupakan amanah muzaki yang akan disalurkan sesuai ketentuan, terutama fakir miskin serta kelompok rentan. "BAZNAS Kalteng tegas pada prinsip 3 Aman, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS," tambah Saidah. Sebelumnya, pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, juga telah memberikan pernyataan terkait pemanfaatan ZIS di BAZNAS. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa hari sebelumnya.
BERITA27/02/2026 | Ami
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Tengah.

Lihat Daftar Rekening →