WhatsApp Icon
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kalteng Siap Kolaborasi dengan BAZNAS

Palangka Raya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menjajaki peluang kolaborasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya percepatan penurunan stunting.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Kalimantan Tengah, Muhammad Iqbal Apriansyah, SH,M.PH, di Palangka Raya, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, BKKBN memaparkan salah satu program prioritas nasional, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menjadi "orang tua asuh" bagi keluarga yang berisiko mengalami stunting.

Selain membahas program Genting, kedua belah pihak juga mengidentifikasi sejumlah potensi sinergi yang dapat diwujudkan melalui program-program pemberdayaan dan pendistribusian BAZNAS kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. 

Menurutnya, berbagai program BAZNAS memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam mendukung penanganan stunting.

"Karena pada dasarnya salah satu tujuan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS adalah untuk menyejahterakan umat," kata Saidah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Kalimantan Tengah, Muhammad Iqbal Apriansyah, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membangun kolaborasi dengan BAZNAS dalam menyukseskan program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan berbagai potensi zakat, infak, dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung program pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Tengah.

Setelah audiensi, pimpinan BAZNAS Kalteng pada kesempatan itu juga melakukan sosialisasi kepada aparatur di lingkungan BKKBN terkait pengelolaan ZIS dan pembentukan Unit Pengumpul Zakat di lembaga tersebut.

20/07/2026 | Kontributor: Ami
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Bantuan bagi Pasien Tuberkulosis (TB)

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kemanusiaan melalui penyaluran bantuan kepada pasien Tuberkulosis (TB) di Kota Palangka Raya.

Bantuan disalurkan secara langsung melalui kunjungan ke kediaman penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menjalani pengobatan. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi pasien sekaligus memberikan dukungan moral agar tetap semangat dalam menjalani proses pengobatan hingga tuntas.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako dan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat menunjang pemenuhan gizi pasien selama masa pemulihan. Pemenuhan gizi yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan Tuberkulosis.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyadari bahwa penanganan Tuberkulosis tidak hanya membutuhkan dukungan dari sisi medis, tetapi juga perhatian terhadap aspek sosial dan ekonomi keluarga pasien. Oleh karena itu, melalui Program Kalteng Sehat, BAZNAS terus berupaya menghadirkan berbagai bentuk bantuan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong dalam membantu sesama, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis di Indonesia.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, ekonomi, dan dakwah.

 

"Melalui zakat, kita hadir untuk menguatkan harapan, meringankan beban, dan mendampingi masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera."

20/07/2026 | Kontributor: Humas
Tindaklanjuti Edaran Kadisdik, Ini Rencana BAZNAS Kalteng

PALANGKA RAYA – Terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) pada SMA, SMK, dan SLB se-Kalimantan Tengah menjadi angin segar.

Betapa tidak, surat edaran itu setidaknya memperbesar peluang meningkatnya kesadaran untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan dunia pendidikan.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah sendiri mulai menyusun rencana tindak lanjut terkait surat edaran dimaksud.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani didampingi Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM & Umum, Muhammad Efendi,

mengatakan sosialisasi tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai langkah awal implementasi surat edaran yang diterbitkan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

"Dalam waktu dekat, kami akan melakukan sosialisasi pembentukan UPZ ke SMA, SMK, maupun SLB," ujar Efendi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, terbitnya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan.

"Terbitnya Surat Edaran tentang Optimalisasi Pengumpulan ZIS pada SMA/SMK/SLB se-Kalteng menunjukkan besarnya perhatian Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah terhadap pentingnya zakat, infak, dan sedekah bagi penguatan ekonomi mustahik," katanya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat melalui lembaga resmi akan memberikan manfaat yang lebih luas karena disalurkan secara terencana, terukur, dan tepat sasaran.

"Yang lebih penting, zakat, infak maupun sedekah jika dikelola secara terencana dan terarah melalui BAZNAS, dapat menjadi salah satu sumber pendanaan dalam upaya pemberdayaan dan pendayagunaan ekonomi yang berkelanjutan," tambah Efendi.

Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Reza Prabowo pada 29 Juni 2026 mengimbau seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Tengah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah masing-masing.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai muslim memadai dapat membentuk kepengurusan UPZ secara mandiri melalui musyawarah internal pegawai muslim dengan pembinaan teknis dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Edaran itu juga mengatur bahwa apabila kepala sekolah atau pejabat berwenang merupakan pegawai non-muslim, maka kepengurusan teknis UPZ dapat difasilitasi oleh guru atau tenaga kependidikan Mlmuslim yang ditunjuk secara sukarela.

Selain itu, penghimpunan zakat pendapatan tidak menggunakan sistem pemotongan gaji (payroll system), melainkan dilakukan melalui penyetoran mandiri oleh masing-masing pegawai Muslim atau melalui pengumpulan kolektif oleh pengurus UPZ sekolah untuk selanjutnya disetorkan ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

BAZNAS Kalimantan Tengah berharap pembentukan UPZ di lingkungan SMA, SMK, dan SLB dapat memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di sektor pendidikan.

Dana yang terhimpun nantinya diharapkan mampu mendukung berbagai program sosial, pendidikan, beasiswa, dan pemberdayaan ekonomi yang diprioritaskan bagi para mustahik di lingkungan satuan pendidikan maupun masyarakat yang membutuhkan. 

16/07/2026 | Kontributor: Ami
Kadisdik Terbitkan Edaran Agar Kepala SLTA se-Kalteng Bentuk UPZ BAZNAS

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menerbitkan surat edaran yang mengimbau seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kalimantan Tengah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Surat edaran yang ditandatangani pada 29 Juni 2026 tersebut ditujukan kepada seluruh kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Kalimantan Tengah sebagai tindak lanjut penguatan pengelolaan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam surat edaran itu disebutkan, bahwa satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai muslim memadai dapat membentuk kepengurusan UPZ secara mandiri melalui musyawarah internal.

"Bagi satuan pendidikan yang memiliki jumlah pegawai Muslim memadai, dapat membentuk pengurus UPZ tingkat sekolah secara mandiri melalui musyawarah internal pegawai muslim, untuk selanjutnya berkoordinasi dan di bawah bimbingan teknis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah," demikian bunyi salah satu poin pada surat edaran tersebut.

Surat edaran itu juga mengatur mekanisme apabila kepala sekolah atau Kepala Subbagian Tata Usaha dijabat oleh pegawai non-muslim. Dalam kondisi tersebut, fasilitasi, koordinasi, dan kepengurusan teknis UPZ sekolah diserahkan kepada guru atau tenaga kependidikan muslim yang ditunjuk secara sukarela di lingkungan satuan pendidikan.

Selain itu, Dinas Pendidikan menegaskan bahwa mekanisme penghimpunan zakat pendapatan tidak dilakukan melalui sistem pemotongan gaji (payroll system). Hal ini mengingat penggajian dan tunjangan profesi aparatur sipil negara pada satuan pendidikan tidak dikelola langsung oleh bendahara sekolah.

Sebagai gantinya, penghimpunan zakat dilakukan melalui penyetoran mandiri oleh masing-masing pegawai muslim atau melalui pengumpulan kolektif secara sukarela oleh pengurus UPZ sekolah yang kemudian disetorkan ke rekening resmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Dalam aspek kelembagaan, hubungan antara UPZ satuan pendidikan dengan UPZ Dinas Pendidikan Provinsi bersifat administratif dan koordinatif. Kepala sekolah yang telah membentuk pengurus UPZ diwajibkan melaporkan susunan kepengurusan kepada UPZ Dinas Pendidikan Provinsi sebagai data eksistensi dan pembinaan.

Surat edaran tersebut juga mengatur bahwa pengelolaan dan pendayagunaan dana zakat yang dihimpun melalui UPZ satuan pendidikan dapat dikoordinasikan bersama BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah agar memberikan manfaat yang optimal dan berkeadilan.

Dana yang terkumpul nantinya dapat disalurkan dalam berbagai program kemanfaatan, seperti bantuan sosial, program pemberdayaan, maupun beasiswa yang diprioritaskan bagi mustahik atau penerima manfaat di lingkungan satuan pendidikan masing-masing.

Melalui kebijakan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah berharap terbentuknya UPZ di seluruh SMA, SMK, dan SLB dapat memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

16/07/2026 | Kontributor: Ami
BAZNAS Kalteng Dukung Rumaisha Ikuti IGYS di Malaysia

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah memberikan dukungan kepada Rumaisha Rahmaniar, mahasiswa Universitas Palangka Raya, untuk mengikuti Indonesia Golden Youth Summit (IGYS) yang akan diselenggarakan di Malaysia pada 21-25 Agustus 2026.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan biaya tiket keberangkatan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan kesempatan yang diraih Rumaisha sebagai salah satu peserta dalam forum kepemudaan bertaraf internasional tersebut.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah Suryani melalui Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Mustain Khaitami, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda daerah.

"Pada dasarnya, bantuan yang diberikan sebagai bentuk dukungan BAZNAS kepada generasi muda potensial di masa depan. Apalagi Rumaisha merupakan satu-satunya utusan dari Kalimantan Tengah," ujar Khaitami.

Ia berharap keikutsertaan Rumaisha dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasasional.

Wakil Ketua BAZNAS Kalteng bidang Penghimpunan H. Tuaini Ismail serta Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Sugiyanto yang turut mendampingi saat penyerahan bantuan, mengatakan bahwa investasi terhadap sumber daya manusia merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang memiliki dampak jangka panjang, terutama dalam mencetak pemimpin muda yang berintegritas, berwawasan global, dan tetap memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Rumaisha Rahmaniar dijadwalkan mengikuti Indonesia Golden Youth Summit (IGYS) di Kuala Lumpur, Malaysia, bersama peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pemuda terpilih untuk memperluas wawasan internasional, membangun jejaring lintas daerah dan negara, serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan.

Indonesia Golden Youth Summit merupakan program pengembangan kepemudaan yang mempertemukan pemuda berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia dalam rangkaian seminar, pelatihan kepemimpinan, diskusi lintas budaya, kunjungan edukatif, serta pertukaran gagasan mengenai inovasi, pendidikan, kewirausahaan, dan kontribusi pemuda dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Melalui kegiatan tersebut, peserta juga berkesempatan memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperluas kolaborasi dengan komunitas dan institusi di tingkat internasasional.

"Dengan dukungan ini diharapkan Rumaisha dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara optimal serta membawa pengalaman dan jejaring yang diperoleh untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda di Kalimantan Tengah," kata Khaitami.

16/07/2026 | Kontributor: Ami

Berita Terbaru

BAZNAS Kalteng Laksanakan Audiensi dan Sosialisasi Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah
BAZNAS Kalteng Laksanakan Audiensi dan Sosialisasi Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi dan sosialisasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah. Audiensi tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Wakil Ketua III, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ktua IV Muh. Efendi, SE., MM. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Waluyo Budi Setyono, S.Hut. Dalam pertemuan ini, BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkup Dinas Kehutanan. Selain itu, disampaikan pula berbagai program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Kalimantan Tengah. Wakil Ketua III BAZNAS Kalteng, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi dengan instansi pemerintah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. “Melalui audiensi ini, kami berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan sehingga potensi zakat di lingkungan Dinas Kehutanan dapat dioptimalkan dan disalurkan secara tepat sasaran,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Dinas Kehutanan, Waluyo Budi Setyono, S.Hut, menyambut baik kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program BAZNAS, khususnya dalam mendorong partisipasi ASN dalam menunaikan zakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kehutanan, guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA22/04/2026 | Humas
Audiensi dengan BAZNAS Kalteng, Dinas Pendidikan Siap Bentuk UPZ
Audiensi dengan BAZNAS Kalteng, Dinas Pendidikan Siap Bentuk UPZ
PALANGKA RAYA – Gerakan Sadar Zakat terus digelorakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini dilakukan dengan jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam pertemuan di Aula Pintar Dinas Pendidikan Kalteng, Selasa (21/4/2026), BAZNAS dan pihak Dinas Pendidikan sepakat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut. “Pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN serta tenaga pendidik dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah. Selain itu, dana yang terkumpul nantinya juga dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, seperti beasiswa bagi siswa kurang mampu,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kalteng ini dihadiri seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah serta sejumlah pejabat struktural pada Dinas Pendidikan. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pembentukan UPZ di lingkungan kerja. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah, menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat, terutama melalui partisipasi para ASN dan guru di lingkup Dinas Pendidikan. Mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Tutang, menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pembentukan UPZ di Dinas Pendidikan Kalteng. "Nanti hal ini kami sampaikan kepada Kepala Dinas dan selanjutnya kami persiapkan orang-orang yang dianggap mampu untuk menjadi pengurus UPZ," kata Tutang. Menurut dia, program ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan karakter sosial di lingkungan kerja. Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas mekanisme teknis pembentukan UPZ, mulai dari penunjukan pengurus, sistem pengumpulan ZIS, hingga pelaporan dan akuntabilitas pengelolaan dana. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbentuk sistem pengelolaan zakat yang lebih terstruktur dan berdampak luas, khususnya dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor demi kesejahteraan umat.
BERITA21/04/2026 | Humas
BAZNAS dan MES Kalimantan Tengah Sepakati Kolaborasi Program Pemberdayaan UMKM
BAZNAS dan MES Kalimantan Tengah Sepakati Kolaborasi Program Pemberdayaan UMKM
PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah sepakat akan melakukan kolaborasi strategis dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Kesepakatan ini merupakan salah satu kesimpulan yang dihasilkan dalam silaturahmi pengurus MES Kalteng di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (13/4/2026). "Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi mustahik, sehingga mereka dapat naik kelas menjadi muzaki,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj Saidah. Rencana kolaborasi itu sendiri merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang pada 2024 pernah dilakukan kedua lembaga melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Langkah konkret dalam mengoptimalkan kolaborasi yakni mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi tersebut difokuskan pada sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satu poin utama kerja sama adalah penguatan kapasitas UMKM melalui pembinaan, pendampingan usaha, akses permodalan berbasis syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah di Kalimantan Tengah. Saidah menyatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. Sementara itu, Sekretaris MES Provinsi Kalimantan Tengah Heru Hidayat, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Dengan jaringan yang dimiliki, MES akan berperan aktif dalam memberikan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, termasuk membuka akses pasar bagi pelaku UMKM binaan. Program kolaborasi ini juga akan menyasar sektor-sektor potensial di Kalimantan Tengah, seperti usaha kuliner halal melalui pelatihan administrasi dan keuangan. "Diharapkan, sinergi antara BAZNAS dan MES mampu menciptakan model pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Heru Hidayat. Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai program inovatif lainnya, guna meningkatkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan daerah.
BERITA13/04/2026 | Humas
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Pegawai Outsourcing Setda
BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Salurkan Paket Ramadhan Bahagia untuk Pegawai Outsourcing Setda
Palangka Raya — BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program sosial keagamaan di bulan suci Ramadhan. Kali ini, bantuan berupa Paket Ramadhan Bahagia disalurkan kepada pegawai outsourcing di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Tengah. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua I, Drs. H. Tuaini Ismail, M.Ag, serta Wakil Ketua II, Mustain Khaitami, S.Ag. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS terhadap para pegawai outsourcing yang memiliki peran penting dalam mendukung operasional pemerintahan. Dalam sambutannya, Mustain Khaitami menyampaikan bahwa program Paket Ramadhan Bahagia merupakan bagian dari upaya untuk menghadirkan kebahagiaan dan meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah ini. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima manfaat selama Ramadhan. “Melalui program ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memastikan bahwa saudara-saudara kita, khususnya pegawai outsourcing, juga dapat merasakan keberkahan Ramadhan dengan lebih baik,” ujar Mustain Khaitami. Para penerima bantuan menyambut baik program ini dan mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan. Bantuan ini dinilai sangat membantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan Ramadhan. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya memperluas jangkauan program-programnya agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun. Program ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di momen Ramadhan yang penuh berkah.
BERITA16/03/2026 | Humas
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran
BAZNAS Kalteng Sebar 150 Paket Fidyah Bagi Korban Kebakaran PALANGKARAYA - Langkah strategis dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah dalam membantu korban kebakaran di kawasan Jalan Murjani, Gang Sukamaju, Kelurahan Pahandut, Palangka Raya. Melalui pendayagunaan dana fidyah yang terhimpun beberapa hari menjelang Idulfitri, Jumat (13/3/2026), BAZNAS Kalteng kembali turun ke lokasi untuk mendistribusikan iftar atau makanan berbuka bagi para korban kebakaran dan keluarganya. "Ada 150 paket makanan yang dibagikan kepada para warga terdampak kebakaran. Ini dikelola dari dana fidyah," jelas Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah. Berdasarkan data, sebanyak 127 jiwa dari 36 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa kebakaran di Gang Sukamaju. Itu setelah tempat tinggal mereka termasuk barak, luluh lantak diamuk si jago merah. Sebelumnya pada Kamis (12/3/2026), BAZNAS Kalteng juga telah mendistribusikan 36 paket sembako bagi 36 kepala keluarga yang terdampak dalam kebakaran tersebut. Penyerahan langsung dilakukan di Masjid Al Aqsho yang sementara beralih fungsi sebagai posko induk bencana. Selain menghimpun dana zakat, infak, sedekah (ZIS), BAZNAS juga mengelola Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) dari masyarakat yang antara lain bersumber dari pembayaran fidyah, kurban online, maupun lainnya. Dari dana tersebut kemudian diberdayakan dalam bentuk program pendistribusian, seperti Fidyah Tebar Berkah, paket kemasan hewan kurban untuk program pencegahan stunting, atau lainnya. "Pada dasarnya, dana yang dititipkan melalui BAZNAS akan dikelola secara terencana dan terarah sehingga kemaslahatannya bisa lebih luas. Yang terpenting, prinsi Aman Syari, Aman Regulasi, dan Aman NKRI tetap menjadi perhatian kami," kata Saidah.
BERITA13/03/2026 | Humas
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN KEPUTUSAN KETUA BAZNAS RI
BAZNAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH SOSIALISASIKAN KEPUTUSAN KETUA BAZNAS RI
Pimpinan Baznas Provinsi Kalimantan Tengah melakukan sosialisasi Keputusan Ketua Baznas RI Nomor 15 Tahun 2026 Tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah. (3/03/2026). Hadir dari unsur Pimpinan Baznas Ketua Hj. Saidah M.Hut Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H.Tuani, M.Ag, Wakil Ketua bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Dr.H.Sugiyanto, M.Pd dan Wakil Ketua bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh.Efendi, SE.,MM. Rombongan diterima secara langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widarnani, S.IP.,M.Si. Dalam sambutannya Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah menegaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi pemerintah yang diamanahkan untuk mengumpulkan dan mengelola Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Kalimantan Tengah. Saidah juga meminta dukungan agar semua program-program Baznas dapat terlaksana dengan baik sehingga Baznas dapat berkontribusi mendukung program-program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan ini di ikuti secara langsung oleh seluruh ASN Muslim lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah dan UPT Kabupaten/Kota se-Kalimantan Teng melalui aplikasi zoom. Pada sesi pemaparan materi yang disampaikan oleh Wakil Ketua bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Muh.Efendi,SE.,MM. menyampaikan bahwa Keputusan Ketua Baznas RI Nomor 15 Tahun 2026 tentang Nilai Nisab Zakat Pendapatan dan Jasa Tahun 2026 telah melalui kajian yang matang dan komprehensif dengan mempertimbangkan faktor, keadilan, keseimbangan dan keberlanjutan pemberdayaan para Mustahik namun tidak memberatkan bagi para Muzaki. Selain itu juga disampaikan mekanisme dan tata Kelola UPZ selaku wadah yang bertugas membantu mengumpulan ZIS. Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Keluatan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widarnani, S.IP.,M.Si, dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi program-program yang dilaksanakan oleh Baznas Provinsi Kalimantan Tengah. Ia juga menyatakan menyatakan bahwa Dinas yang dipimpinnya telah membentuk Unit Pengelola Zakat yang mengakomodir pengumpulan ZIS dari para ASN yang beragama Islam serta akan memperbaharui kepengurusannya yang disesuaikan dengan regulasi yang ada. Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan ZIS dari para Muzaki lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah kepada Ketua Baznas Provinsi Kalimantan Tengah.
BERITA03/03/2026 | Humas
Tegas, BAZNAS Kalteng Komitmen pada 3 Aman dalam Pengelolaan ZIS
Tegas, BAZNAS Kalteng Komitmen pada 3 Aman dalam Pengelolaan ZIS
PALANGKA RAYA - Isu negatif tentang penggunaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) maupun dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), jelas menyalahi ketentuan. Selain tidak sesuai dengan syariat Islam, secara regulasi juga tidak memperbolehkan penggunaan ZIS untuk membiayai program MBG. "Zakat hanya untuk delapan asnaf sebagaimana dimaksud dalam syariat Islam," kata Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah, Jumat (27/2/2026). Delapan asnaf yang berhak menerima zakat, kata Saidah, yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab (hamba sahaya), gharimin (orang yang terlilit utang) untuk memenuhi kebutuhan dasar, fisabilillah, serta ibnu sabil atau musafir yang kehabisan bekal. Dikatakan, dana ZIS yang dititipkan melalui BAZNAS merupakan amanah muzaki yang akan disalurkan sesuai ketentuan, terutama fakir miskin serta kelompok rentan. "BAZNAS Kalteng tegas pada prinsip 3 Aman, yakni Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS," tambah Saidah. Sebelumnya, pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS RI Rizaludin Kurniawan, juga telah memberikan pernyataan terkait pemanfaatan ZIS di BAZNAS. “Kami tegaskan bahwa Zakat, Infak, dan Sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS tidak digunakan sepersen pun untuk program Makan Bergizi Gratis. Seluruhnya disalurkan untuk kemaslahatan umat sesuai dengan ketentuan delapan asnaf,” ujar Rizaludin dalam keterangan tertulis di Jakarta, beberapa hari sebelumnya.
BERITA27/02/2026 | Ami
Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan “Zakat Menguatkan Indonesia
Ramadan 2026, BAZNAS RI Gaungkan “Zakat Menguatkan Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengusung tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” pada tahun 2026, termasuk dalam program Ramadan. Tagline ini menegaskan peran zakat sebagai kekuatan sosial nasional dalam mengatasi kemiskinan, kebencanaan, dan berbagai tantangan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 di Jakarta, Senin (2/2/2026). Menurutnya, zakat mencerminkan semangat gotong royong bangsa dan menjadi instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi Indonesia. Kiai Noor mencontohkan peran zakat dalam penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, di mana zakat hadir sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak. Pada tahun 2026, BAZNAS akan memfokuskan program pada penguatan respons kebencanaan, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan berbasis pemberdayaan masyarakat melalui program Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kerja, Kembali ke Rumah, dan Kembali ke Masjid. Selain itu, BAZNAS juga memperkuat program pemberdayaan ekonomi mustahik, pendidikan, kesehatan, serta penguatan sosial dan keagamaan. BAZNAS berharap tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” menjadi ajakan bersama bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah, khususnya pada momentum bulan suci Ramadan.
BERITA02/02/2026 | Kontributor: M. Reza Mubarok Editor: PUT
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Siti Zulekhah di Kota Palangka Raya
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Siti Zulekhah di Kota Palangka Raya
Palangka Raya — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali merealisasikan penyaluran bantuan melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada penerima manfaat. Bantuan kali ini diberikan kepada Ibu Siti Zulekhah, warga Jalan Perintis (Cassadova), Kota Palangka Raya, yang selama ini dikenal sebagai ibu pejuang keluarga. Ibu Siti Zulekhah sehari-hari membantu perekonomian keluarga dengan berjualan pentol atau bakso keliling. Di tengah keterbatasan ekonomi, beliau tetap menunjukkan keteguhan dan semangat dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Sebelum menerima bantuan, kondisi rumah Ibu Siti Zulekhah berada dalam keterbatasan dan belum memenuhi standar kelayakan hunian. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, rumah tersebut kini telah diperbaiki sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan layak huni bagi keluarga penerima manfaat. Program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya pada aspek pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak. Bagi seorang ibu, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berteduh, tetapi juga sebagai ruang untuk merawat harapan, membangun ketahanan keluarga, serta menata masa depan yang lebih baik. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana zakat yang dihimpun dan disalurkan secara amanah telah menghadirkan perubahan nyata serta memperkuat peran para ibu dalam menjaga keberlangsungan dan kesejahteraan keluarga.
BERITA22/12/2025 | Humas
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Norhayati di Kalimantan Tengah
BAZNAS Salurkan Program Rumah Layak Huni bagi Ibu Norhayati di Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menyalurkan bantuan melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) kepada penerima manfaat. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Norhayati, warga Jalan Ratu Juleha, Kelurahan Adonis Samad, yang dikenal sebagai ibu pejuang keluarga di tengah keterbatasan ekonomi. Ibu Norhayati sehari-hari bekerja membantu usaha laundry dengan penghasilan yang tidak menentu guna memenuhi kebutuhan keluarga. Di samping itu, beliau juga dengan setia mendampingi dan merawat sang suami yang tengah menderita sakit stroke, sehingga menambah beban tanggung jawab yang harus dijalani. Melalui Program Rumah Layak Huni BAZNAS, Ibu Norhayati mendapatkan bantuan perbaikan rumah agar menjadi hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak untuk ditempati. Program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, khususnya dalam aspek pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak. Penyaluran bantuan ini bertepatan dengan momentum Hari Ibu, yang menjadi pengingat akan peran besar seorang ibu sebagai pilar keluarga, sumber kekuatan, serta harapan bagi orang-orang tercinta. Diharapkan, rumah layak huni ini dapat menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga Ibu Norhayati dalam menjalani kehidupan ke depan. BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Dana yang dipercayakan oleh para muzaki telah memberikan manfaat nyata serta menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA22/12/2025 | Humas
Fairid Naparin Didaulat sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat di BAZNAS Awards 2025
Fairid Naparin Didaulat sebagai Kepala Daerah Pendukung Zakat di BAZNAS Awards 2025
JAKARTA - Kalimantan Tengah menjadi salah satu provinsi yang sedang diperhitungkan dengan beberapa torehan apresiasi atas kinerja di BAZNAS Awards 2025, Kamis (28/8/2025). Selain BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, anugerah penghargaan dalam gelaran yang dihelat di Hotel Mercure Ancol Jakarta itu juga diberikan kepada Walikota Palangka Raya dan BAZNAS Kota Palangka Raya. Adalah Walikota Palangka Raya Fairid Naparin yang kali ini mendapatkan BAZNAS Awards 2025 dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Zakat Indonesia. Namun karena pada saat yang bersamaan Fairid Naparin memiliki agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan, penerima penghargaan diwakili Ketua BAZNAS Kota Palangka Raya, Jono dari pimpinan BAZNAS RI. "Ini merupakan penghargaan yang membanggakan bagi kita karena pak Walikota memiliki perhatian yang besar terhadap zakat di Kota Palangka Raya," kata Jono. Selain untuk Walikota Palangka Raya, BAZNAS Kota Palangka Raya juga mendapatkan apresiasi atas kinerja yang dilakukan selama ini. Pada sesi pertama penganugerahan BAZNAS Awards 2025, BAZNAS Kota Palangka Raya didapuk sebagai BAZNAS Kelembagaan Terbaik pada sub kategori BAZNAS Kota Kelembagaan Klaster 2 Terbaik. "Penghargaan ini juga merupakan tantangan bagi kami agar bekerja lebih optimal dan profesional dalam pengelolaan zakat di Kota Palangka Raya," kata Jono.
BERITA28/08/2025 | Humas
BAZNAS Kalteng Raih Penghargaan di BAZNAS Awards 2025
BAZNAS Kalteng Raih Penghargaan di BAZNAS Awards 2025
JAKARTA- Prestasi membanggakan berhasil dicapai BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang penganugerahan penghargaan zakat bergengsi BAZNAS Awards 2025, Kamis (28/8/2025). Dalam kegiatan yang dihelat di ballroom Hotel Mercure Ancol Jakarta, penghargaan diserahkan langsung pimpinan BAZNAS RI kepada Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami yang secara khusus mendapat anugerah penghargaan dalam kategori sebagai BAZNAS Provinsi Pengentasan Kemiskinan Standar BPS Terbaik. "Selain apresiasi atas kinerja yang diberikan, BAZNAS Awards juga sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian," ujar Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami, menyatakan penghargaan yang diterima BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah pada dasarnya berkat dukungan Gubernur Agustiar Sabran yang selama ini konsisten dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kalimantan Tengah. "Gubernur memiliki perhatian khusus terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Alhamdulillah melalui berbagai program yang dijalankan, upaya itu mendapat pengakuan melalui BAZNAS Awards kali ini," kata pria yang di kalangan media akrab disapa Ami. Khaitami secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS RI, pimpinan dan amil di BAZNAS kabupaten/kota, UPZ maupun LAZ se-Kalimantan Tengah yang selama ini secara terkoordinasi menjalankan program pemberdayaan serta pendayagunaan dana zakat, infak/sedekah, maupun dana sosial sosial keagamaan lainnya. "Tentu saja, ini juga berkat kepercayaan muzaki dan munfik yang selama ini sangat berperan dengan memercayakan sebagaian hartanya untuk dikelola BAZNAS melalui program produktif dan berdampak," timpal Khaitami.
BERITA28/08/2025 | Humas
Kisah Ibu Rahmaniah, Pejuang Halal dengan Warung Z-Mart BAZNAS Kalteng Berkah
Kisah Ibu Rahmaniah, Pejuang Halal dengan Warung Z-Mart BAZNAS Kalteng Berkah
PALANGKA RAYA - Beberapa tahun merintis sebuah warung kelontong kecil di depan rumahnya, ekonomi keluarga Rahmaniah kini semakin menggeliat dengan program Zmart BAZNAS Kalteng Berkah. Untuk bisa berkembang seperti sekarang memang bukan hal yang mudah bagi perempuan warga Jalan Kapur Naga 2C, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Namun cerita di balik perjuangan ibu rumah tangga untuk keluarga patut diapresiasi. "Alhamdulillah, setelah mendapat program bantuan Zmart ini, warung saya semakin berdaya. Saya bisa menambah variasi produk seperti gas LPG, dan omzet pun meningkat," tutur Rahmaniah. Berawal dari sebuah warung kecil, Rahmaniah mulai merintis usahanya sekitar empat tahun yang lalu. Itu juga untuk membantu menambah penghasilan keluarga dengan suami yang bekerja sebagai penjahit. Modal terbatas tidak menyurutkan semangatnya untuk berusaha. Sampai akhirnya, dia mendapatkan program Zmart BAZNAS Kalteng Berkah berupa bantuan tambahan modal, dekorasi warung dan penataan, serta pendampingan wirausaha. "Dengan variasi barang yang dijual semakin banyak, penghasilan cenderung meningkat hingga Rp400 ribu per hari," terang Rahmaniah. Selain untuk modal usaha, pengasilan itu digunakan Rahmaniah untuk membantu suami membiayai tiga buah hatinya yang saat ini ada yang kuliah dan lainnya bersekolah di pondok pesantren. Rahmaniah mengaku saat ini sedang menyiapkan modal untuk peluang menambah varian barang jualan di kios miliknya. Antara lain dengan menjual mainan anak-anak hingga alat rumah tangga seperti sapu lidi, pel, dan lainnya. “Selain menambah jenis barang, ini juga untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sekitar sehingga tidak perlu jauh berbelanja," kata Rahmaniah.
BERITA25/08/2025 | Humas
Berkat Z-Mart BAZNAS, Yanti Raih Omzet Sampai Rp 24 Juta
Berkat Z-Mart BAZNAS, Yanti Raih Omzet Sampai Rp 24 Juta
PALANGKA RAYA - Kerja keras dan selalu berusaha untuk berinfak, membuat kehidupan keluarga Yanti Ningsih kini lebih baik. Melalui Program Z-Mart Kalteng Berkah, kios kelontong miliknya yang berada di kawasan Jalan Bondol I Mahir Mahar, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, kini semakin berkembang. "Alhamdulillah, usaha semakin berkembang dan lancar. Selain pengelolaan, saya juga mendapatkan pendampingan manajemen usaha dari program Z-Mart BAZNAS yang sangat bermanfaat dalam menjalankan usaha," ujar Yanti Ningsih, Rabu (6/8/2025). Sebelum mendapatkan program Z-Mart BAZNAS Kalteng Berkah, perempuan 48 tahun ini mengaku pendapatan hariannya rata-rata Rp200 ribu. Itu pun lebih banyak diperoleh dari hasil menjual gorengan. Namun setelah mendapat program Z-Mart BAZNAS Kalteng Berkah, Yanti mengaku lebih berdaya dalam berusaha. "Dengan adanya bantuan modal dari program Z-Mart BAZNAS, pelanggan memiliki pilihan barang lebih banyak," kata Yanti. ZMart merupakan program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Program ini bertujuan untuk membantu mustahik (penerima zakat) dengan skala usaha mikro dan kecil, terutama pemilik warung atau toko kelontong, agar dapat meningkatkan omzet dan kesejahteraan mereka. Melalui program ini, mustahik mendapatkan bantuan modal usaha, pelatihan, pendampingan, serta renovasi warung untuk mendukung pengembangan usaha mereka. Di Kota Palangka Raya, Z-Mart BAZNAS Kalteng Berkah diberikan kepada 50 penerima program. Pendampingan usaha juga terus dilakukan untuk memastikan penerima program bisa berjalan dengan baik. Yanti mengaku, pendapatan hariannya saat ini rata-rata sekitar Rp800 ribu. Itu berarti, omzet bulanannya mencapai Rp24 juta. "Selain untuk kebutuhan harian, hasil usaha sebagian juga untuk membiayai anak yang kuliah di Jawa Timur. Alhamdulillah, dari tabungan juga bisa beli sebidang tanah di tepi jalan besar," tambah dia. Dia berencana, tanah itu akan dibangun toko. Dengan harapan, jangkauan pelanggan lebih luas karena berada di tepi jalan induk dan lebih refresentatif untuk menempatkan barang jualan.
BERITA06/08/2025 | Humas
BAZNAS Kobar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Gang Kaling Kasa
BAZNAS Kobar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Gang Kaling Kasa
PANGKALANBUN - Senyum mengembang di wajah sekelompok warga Jalan GM Arsyad Gang Kaling Kasa Pangkalabun, Selasa (5/8/2025). Itu ketika para pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, secara langsung datang dan menyapa mereka. Suasana penuh kekerabatan juga begitu terasa. Apalagi ketika sejumlah bantuan diserahkan pimpinan NAZNAS Kobar kepada para warga tersebut. "Setidaknya dengan bantuan ini dapat meringankan beban saudara kita yang menjadi korban dalam musibah kebakaran kemarin," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Kotawaringin Barat Muhammad Yusuf. Bantuan diserahkan sebagai bentuk keperdulian kepada para korban kebakaran di kawasan Jalan GM Arsyad Gang Kaling Karsa, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat. Dalam peristiwa yang terjadi Jumat (1/8/2025) pagi, sejumlah bangunan yang dihuni 9 kepala keluarga luluh lantak menjadi arang akibat diamuk si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun selain kehilangan bangunan tempat tinggal, juga dilaporkan ada 2 unit sepeda motor milik korban yang turut hangus. Ketua BAZNAS Kotawaringin Barat yang datang bersama pimpinan lain, seperti Wakil Ketua Bidang Keuangan dan Pelaporan Muhammad Ramlan, menyatakan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Selain berupa sembako, bantuan yang ketika itu diserahkan juga berupa sejumlah uang tunai. "Bantuan ini merupakan bagian dari program Kobar Peduli yang dititipkan melalui BAZNAS Kotawaringin Barat," tambah Yusuf.
BERITA05/08/2025 | Huma
Lebaran Yatim BAZNAS, Barisan Peserta Dibuat Terharu
Lebaran Yatim BAZNAS, Barisan Peserta Dibuat Terharu
PALANGKA RAYA - Sempat tertunda, Muharram Ceria BAZNAS lebaran Yatim dan Difabel yang diagendakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (31/72025), akhirnya terlaksana. Bertempat di aula Arafah Asrama Haji Palangka Raya, puluhan anak yatim dan difabel dari sejumlah Sekolah Dasar di Kota Cantik, terlihat begitu ceria. Itu karena mereka mendapatkan amplop berisi sejumlah uang yang diserahkan oleh muzaki maupun tamu. Pemandangan berbeda justru tampak pada barisan kelompok UMKM binaan BAZNAS yang duduk di barisan undangan. Meski tidak sedikit yang mengabadikan momen pengusapan kepala anak yatim dan penyerahan santunan berlangsung, beberapa di antara mereka justru terlihat matanya memerah karena meneteskan air mata. "Tadi saya merasa begitu terharu melihat anak-anak yang maju. Alhamdulillah, BAZNAS menyalurkan santunan kepada mereka yang memang berhak menerimanya," ujar seorang perempuan yang menjadi peserta kegiatan. Penyerahan santunan dilakukan secara bergilir, dimulai Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Kalteng yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Amrudin, Kepala Cabang Pembantu BSI Palangka Raya Robby Suhadak, Miga Nugroho dan Isrannor mewakili penginfak, serta Ari Nugroho mewakili Dirut Bank Kalteng. Dalam program Muharram Ceria BAZNAS 1447 H, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan santunan kepada 180 anak yatim dan difabel dari 12 sekolah di Kota Palangka Raya. Program ini semula dijadwalkan pada 14 sampai 16 Juli 2025 dengan kunjungan langsung ke sekolah. Namun baru satu hari dilaksanakan, ada agenda nasional yang harus diikuti pimpinan BAZNAS Kalteng sehingga kegiatan harus ditunda. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Teng Mustain Khaitami, menyebut program Muharram Ceria BAZNAS dilaksanakan dalam rangka Lebaran Yatim yang setiap tahun digelar pada 10 Muharram. "Namun kemarin kami juga harus menyesuaikan jadwal masuk sekolah sehingga pelaksanaan kegiatan juga dimundurkan," kata Mustain Khaitami. Selain merangkul sejumlah penginfak yang secara pribadi menitipkan santunan melalui BAZNAS Kalteng, program ini juga terlaksana berkat kejasama dengan BSI Maslahat yang difasilitasi oleh BSI KCP Palangka Raya. "Kami berterima kasih kepada semua pihak yang ikut berkontribusi dalam kegiatan ini. Tema Muharram Ceria memang dimaksudkan agar kita bisa memberikan senyum bahagia di wajah anak yatim dan difabel," tambah Khaitami.
BERITA31/07/2025 | Humas
105 Mitra BAZNAS Ikuti Program Kurasi Produk UMKM, Ini Targetnya
105 Mitra BAZNAS Ikuti Program Kurasi Produk UMKM, Ini Targetnya
PALANGKA RAYA - Upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui penguatan usaha, terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program kurasi produk, sedikitnya 105 mitra binaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah diberikan pengetahuan tentang strategi pengembangan usaha. "Selain memastikan keberadaan setiap produk memiliki standar mutu dan kelayakan untuk konsumen, tujuan kurasi hari ini antara lain juga memberikan peningkatan pengetahuan legalitas hingga kemasan sesuai selera pasar dan mengetahui adanya potensi pengembangan produk bagi mitra binaan BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami dalam laporan. Program ini difasilitasi oleh BAZNAS RI yang secara khusus mendatangkan tim sebagai kurator. Mereka adalah Kepala Divisi Optimasi Pemasaran Produk Mustahik Deden Kuswanda, motivator usaha Rizki Agustian, dan staf bidang kurasi Maesaroh. Kegiatan dilaksanakan Kamis (31/7/2025) di aula Arafah Asrama Haji Palangka Raya selama sehari penuh. Khaitami menyebut, target kurasi yang dilakukan pada kegiatan itu meliputi legalitas bagi UMKM binaan berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), Produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan branding serta desain kemasan. Peserta program kurasi produk berjumlah 105 orang, meliputi mitra BAZNAS Microfinance dan Program Kita Jaga Usaha (KJU). Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Amrudin, menyatakan apresiasinya atas program kurasi tersebut. "Kami bangga, BAZNAS juga ikut memikirkan mustahik agar bisa lebih berdaya melalui kegiatan seperti ini," kata Amrudin. Dia menilai, pemberdayaan ekonomi pelaku UMKM dengan memacu semangat berusaha merupakan salah satu langkah strategis dalam pengentasan kemiskinan. "Jika UMKM berdaya, tentu ekonomi pelakunya juga akan lebih baik sehingga mustahik bisa naik kelas menjadi muzaki," imbuh Amrudin.
BERITA31/07/2025 | Humas
BAZNAS Microfinance Masjid Hadir di Gunungmas
BAZNAS Microfinance Masjid Hadir di Gunungmas
TUMBANG JUTUH - Program layanan keuangan mikro berbasis masjid, kembali dikembangkan di Kalimantan Tengah. Kali ini menyasar ke wilayah perdesaan. Adalah Masjid Jami Baiturrohman, Desa Karya Bakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunungmas, yang dipercaya menjalankan program tersebut. "Melalui BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) diharapkan dapat lebih memberdayakan ekonomi umat dan jemaah masjid dalam pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah berbentuk pembiayaan mikro berbasis masjid," ujar Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami. Sabtu (19/7/2025) malam, Mustain Khaitami secara khusus hadir untuk melakukan sosialisasi terkait program BMM kepada pengurus dan jemaah Masjid Jami Baiturrohman Desa Karya Bakti. Kegiatan ini difasilitasi oleh BAZNAS Kabupaten Gunungmas sebagai tindak lanjut dari upaya pembinaan dan pendampingan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baiturrohman serta para mitra penerima manfaat agar usaha mereka dapat berkembang dengan baik. Mustain Khaitami juga menyatakan, BMM yang diinisiasi oleh BAZNAS juga diharapkan lebih mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial ekonomi. "Sejatinya masjid bukan hanya tempat beribadah, tapi juga ikut menjadi solusi umat dalam upaya membantu peningkatan ekonomi jemaah dengan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang terarah," kata dia. Ketua Takmir Masjid Jami Baiturrohman Desa Karya Bakti, Ahmad Fandi, menyatakan apresiasinya atas program BMM karena manfaatnya sangat dirasakan oleh warga setempat. Apalagi dengan sistem pendayagunaan yang diterapkan tanpa margin dan bunga dengan skema dana bergulir, diharapkan program BMM bisa menjadi langkah awal dalam membentuk koperasi syariah di tingkat masjid yang akan menjadi wadah pengembangan potensi ekonomi umat secara berkelanjutan. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian BAZNAS yang memilih Masjid Baiturrohman ini untuk mendapatkan program BMM. Selain sebagai bentuk kepercayaan, ini juga amanah yang harus dijaga oleh penerima manfaat agar program bisa terus berjalan dan dirasakan jemaah yang belum mendapatkan," kata Fandi yang juga tokoh masyarakat Desa Karya Bakti. Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan pembiayaan kepada 50 mitra dengan nilai manfaat sebesar Rp3 juta untuk setiap penerima manfaat.
BERITA19/07/2025 | Humas
Muharram Ceria Lebaran Yatim, BAZNAS Kalteng Salurkan Paket Sekolah
Muharram Ceria Lebaran Yatim, BAZNAS Kalteng Salurkan Paket Sekolah
PALANGKA RAYA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah, kembali menggelar kunjungan langsung ke sekolah. Kali ini, sasaran diarahkan ke daerah pinggiran kota. Kegiatan kunjungan dilakukan dalam rangka gelaran Muharram Ceria BAZNAS, Lebaran Yatim dan Difabel 1447 hijriyah. "Insya Allah, kunjungan ke sekolah ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni 14 sampai 16 Juli 2025," terang Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami. Pada hari pertama kegiatan, Senin (14/7/2025), ada dua sekolah yang dikunjungi yaitu SDN 2 dan SDN 3 Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya. Di SDN 3 Petuk Katimpun, Ketua BAZNAS Kalteng diberikan kesempatan untuk menjadi pembina upacara pada apel lapangan bersama para peserta didik dan dewan guru. Hadir pula Wakil Ketua BAZNAS Kalteng H Kasdani beserta sejumlah staf pelaksana di lembaga tersebut. Dalam kunjungan sekolah itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan paket perlengkapan sekolah dan uang santunan kepada 23 peserta didik yatim. "Selain bersilaturahmi, kehadiran kami ke sini juga untuk menyampaikan titipan dari para dermawan yang sebelumnya ikut berkontribusi dalam program Muharram Ceria Lebaran Yatim," kata Khaitami. Kepala SDN 3 Petuk Katimpun Mahmud Al Qosyim, menyatakan apresiasinya atas program Muharram Ceria yang dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah. "Kami sangat bersyukur karena ada yang ikut memperhatikan anak-anak didik kami," kata Mahmud. Hal serupa juga disampaikan Putri Ramadani, salah satu siswa SDN 2 Petuk Katimpun yang menjadi penerima paket perlengkapan sekolah dan uang santuan. "Kami hanya bisa mendoakan kepada para dermawan dimudahkan rezekinya. Terima kasih," kata Putri. Program Muharram Ceria BAZNAS Lebaran Yatim ini merupakan tahun kedua dilaksanakan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan sasaran anak yatim di sejumlah Sekolah Dasar pada Kota Palangka Raya. Kegiatan juga merupakan program kolaborasi antara Kanwil Kementerian Agama serta BSI Maslahat.
BERITA14/07/2025 | Humas
Bantuan BAZNAS Ubah Hidup Uci Lewat Usaha Makanan
Bantuan BAZNAS Ubah Hidup Uci Lewat Usaha Makanan
Program pemberdayaan ekonomi yang digulirkan BAZNAS kembali membuahkan hasil positif. Uci, seorang pelaku usaha mikro di Dumai, kini berhasil meningkatkan pendapatannya melalui penjualan produk ZChicken di kantin TK Aisyiyah, Dumai Timur. Setiap pagi, Uci menyajikan makanan untuk anak-anak sekolah, mulai dari roti, susu, hingga paket ayam krispi ZChicken. Inovasi sederhana namun efektif ini membuatnya mampu menjual hingga 15 kotak makanan per hari. Produk ZChicken yang gurih dan disukai anak-anak menjadi menu favorit di kantin tersebut. Dengan peningkatan omzet yang signifikan, Uci merasakan perubahan besar dalam kehidupannya. Usaha kecil yang dulunya hanya cukup untuk kebutuhan harian, kini memberi harapan dan kestabilan ekonomi bagi keluarganya di Jl. Janur Kuning, Kelurahan Jaya Mukti. Program ZChicken merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam menggerakkan ekonomi umat melalui dukungan usaha mikro berbasis makanan siap saji. Inisiatif ini menjadi solusi nyata bagi para mustahik untuk bangkit secara mandiri dan berkelanjutan.
BERITA05/06/2025 | Kontributor: Daffa Yazid Fadhlan Editor: MAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Tengah.

Lihat Daftar Rekening →