Berita Terkini
BAZNAS Kalteng Laksanakan Audiensi dan Sosialisasi Bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah
Palangka Raya- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan audiensi dan sosialisasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai upaya memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat di lingkungan instansi pemerintah.
Audiensi tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Wakil Ketua III, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, serta Wakil Ktua IV Muh. Efendi, SE., MM. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Waluyo Budi Setyono, S.Hut.
Dalam pertemuan ini, BAZNAS Kalteng menyampaikan pentingnya optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkup Dinas Kehutanan. Selain itu, disampaikan pula berbagai program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan mustahik di Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua III BAZNAS Kalteng, dr. H. Sugiyanto, M.Pd, menyampaikan bahwa sinergi dengan instansi pemerintah merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran berzakat serta memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui audiensi ini, kami berharap terjalin kerja sama yang berkelanjutan sehingga potensi zakat di lingkungan Dinas Kehutanan dapat dioptimalkan dan disalurkan secara tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kehutanan, Waluyo Budi Setyono, S.Hut, menyambut baik kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan oleh BAZNAS. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program-program BAZNAS, khususnya dalam mendorong partisipasi ASN dalam menunaikan zakat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kehutanan, guna mewujudkan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
22/04/2026 | Humas
Audiensi dengan BAZNAS Kalteng, Dinas Pendidikan Siap Bentuk UPZ
PALANGKA RAYA – Gerakan Sadar Zakat terus digelorakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah. Kali ini dilakukan dengan jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam pertemuan di Aula Pintar Dinas Pendidikan Kalteng, Selasa (21/4/2026), BAZNAS dan pihak Dinas Pendidikan sepakat membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut.
“Pembentukan UPZ di lingkungan Dinas Pendidikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi ASN serta tenaga pendidik dalam menunaikan zakat, infak dan sedekah. Selain itu, dana yang terkumpul nantinya juga dapat kembali dimanfaatkan untuk mendukung program pendidikan, seperti beasiswa bagi siswa kurang mampu,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj. Saidah.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kalteng ini dihadiri seluruh pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah serta sejumlah pejabat struktural pada Dinas Pendidikan.
Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pembentukan UPZ di lingkungan kerja.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Hj. Saidah, menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki potensi besar dalam mendukung gerakan zakat, terutama melalui partisipasi para ASN dan guru di lingkup Dinas Pendidikan.
Mewakili Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Tutang, menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pembentukan UPZ di Dinas Pendidikan Kalteng.
"Nanti hal ini kami sampaikan kepada Kepala Dinas dan selanjutnya kami persiapkan orang-orang yang dianggap mampu untuk menjadi pengurus UPZ," kata Tutang.
Menurut dia, program ini sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan karakter sosial di lingkungan kerja.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas mekanisme teknis pembentukan UPZ, mulai dari penunjukan pengurus, sistem pengumpulan ZIS, hingga pelaporan dan akuntabilitas pengelolaan dana.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbentuk sistem pengelolaan zakat yang lebih terstruktur dan berdampak luas, khususnya dalam mendukung peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah.
Audiensi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendorong sinergi lintas sektor demi kesejahteraan umat.
21/04/2026 | Humas
BAZNAS dan MES Kalimantan Tengah Sepakati Kolaborasi Program Pemberdayaan UMKM
PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah sepakat akan melakukan kolaborasi strategis dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat.
Kesepakatan ini merupakan salah satu kesimpulan yang dihasilkan dalam silaturahmi pengurus MES Kalteng di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (13/4/2026).
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa dana zakat dapat memberikan dampak jangka panjang bagi mustahik, sehingga mereka dapat naik kelas menjadi muzaki,” ujar Ketua BAZNAS Kalteng Hj Saidah.
Rencana kolaborasi itu sendiri merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama yang pada 2024 pernah dilakukan kedua lembaga melalui Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Langkah konkret dalam mengoptimalkan kolaborasi yakni mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kolaborasi tersebut difokuskan pada sinergi program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang lebih produktif, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Salah satu poin utama kerja sama adalah penguatan kapasitas UMKM melalui pembinaan, pendampingan usaha, akses permodalan berbasis syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah di Kalimantan Tengah.
Saidah menyatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris MES Provinsi Kalimantan Tengah Heru Hidayat, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah.
Dengan jaringan yang dimiliki, MES akan berperan aktif dalam memberikan pendampingan, pelatihan kewirausahaan, termasuk membuka akses pasar bagi pelaku UMKM binaan.
Program kolaborasi ini juga akan menyasar sektor-sektor potensial di Kalimantan Tengah, seperti usaha kuliner halal melalui pelatihan administrasi dan keuangan.
"Diharapkan, sinergi antara BAZNAS dan MES mampu menciptakan model pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Heru Hidayat.
Ke depan, kedua pihak berkomitmen untuk terus memperluas ruang kolaborasi melalui berbagai program inovatif lainnya, guna meningkatkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran ekonomi syariah dalam pembangunan daerah.
13/04/2026 | Humas
Agenda Pimpinan

BAZNAS Dukung Event Nasional Halal Fair Kalteng 2025
PALANGKA RAYA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah didapuk untuk menjadi salah satu peserta dalam event Nasional Halal Fair Kalteng 2025 di Palangka Raya.
Dalam event yang dijadwalkan digelar pada Ramadan 1446 hijriyah itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah akan menghadirkan sejumlah program unggulan yang selama ini dilaksanakan.
"Untuk perencanaan teknis dalam kegiatan, nanti akan kami bahas bersama di tingkat internal," ujar Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami.
Pembahasan tentang rencana pelaksanaan event bertajuk Nasional Halal Fair Kalteng 2025 ini dilaksanakan dalam sebuah pertemuan yang diinisiasi Komite Daerah Ekonomi Keuangan Syariah (KDEKS) Kalteng di Kantor Gubernur pada Selasa (11/2/2025). Rapat langsung dipimpin Asisten 2 Setda Kalteng Sri Widanarni dan Direktur Eksekutif KDEKS Kalteng Prof. Dr. Ahmad Dakhoir.
Pada pertemuan itu, dibahas sejumlah agenda kegiatan yang akan menjadi bagian kegiatan. Antara lain bazar dari kelompok ekonomi kreatif, pasar murah, aneka lomba, serta hiburan bernuansa Islami.
Dalam pengelolaan zakat, BAZNAS sejauh ini memiliki beberapa program pemberdayaan ekonomi. Antara lain melalui program BAZNAS Microfinance yang telah dimanfaatkan ratusan pengusaha mikro dalam mengembangkan usahanya di Kota Palangka Raya.
BAZNAS Microfinance di Kalimantan Tengah telah berjalan sejak Januari 2024. Ini merupakan program pembiayaan usaha produktif bagi masyarakat yang tergolong lemah (mustahik). Tujuannya untuk mengembangkan usaha mustahik dengan prinsip non-profit dan tanpa bunga, sehingga dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan terbebas dari jerat kemiskinan.
"BAZNAS mendukung kegiatan ini, karena dapat menjadi ajang promosi bagi mustahik binaan dan mengembangkan produk usaha mikro yang dijalankan. Apalagi pada usaha makanan dan minuman, penerima manfaat juga telah difasilitasi untuk mendapatkan sertifikat halal dari BPJPH," kata Mustain Khaitami.
11-02-2025 | Humas

Waket III Bapak Drs. H.Kasdani mengikuti Apel Kesiapsiagaan dan Rapat Koordinasi Nasional BTB & RSB
BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) merupakan program dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang bertugas melakukan pendistribusian dan/atau pendayagunaan zakat kepada korban bencana. BTB memiliki peran aktif dalam program penanggulangan bencana di Indonesia baik saat tanggap bencana, pasca bencana, hingga pengurangan risiko bencana. Pada tahun 2024, BTB telah terbentuk di 30 Provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia. BTB Daerah memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.Rumah Sehat BAZNAS (RSB) merupakan program pendistribusian dan/atau pendayagunaan BAZNAS pada bidang kesehatan berupa pelayanan kebutuhan kesehatan bagi mustahik yang dapat diakses secara mudah, humanis, dan profesional. Masalah kesehatan merupakan masalah yang sangat penting, sehingga perlu melakukan pengobatan dalam wujud layanan prima dengan cepat sehingga tidak muncul banyak keluhan. RSB yang merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama diharapkan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal bagi mustahik yang bersifat promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Saat ini, telah terbentuk 22 titik RSB di seluruh Indonesia dan sedang dibangun di 4 titik baru dan akan bertambah di tahun 2025. Waket III Bapak Drs. H.Kasdani ikut melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) yang akan dilaksanakan pada Hari Jumat-Minggu, 13-15 Desember 2024. bertempat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang (Apel Kesiapsiagaan) dan Hotel Ciputra Semarang (untuk Rakornas Rumah Sehat BAZNAS).
13-12-2024 | Humas

Penyerahan Upah Tukang dan pemasangan Peneng Rumah Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kolaborasi PUPR
Palangkaraya, Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Bapak Drs.H.Kasdani mengikuti rapat penyerahan upah tukang dan pemasangan Peneng Rumah Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kolaborasi PUPR / Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bertempat di Kantor Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut Kota Palangkaraya.
11-12-2024 | Humas
BAZNAS TV
Sedekah Subuh, Membuka Pintu Rezeki
Penulis: admin
Jangan Lewatkan Sedekah di Hari Jumat melalui BAZNAS
Penulis: admin

