WhatsApp Icon
BAZNAS Kalteng Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Mahasiswa yang Melanjutkan Studi ke Universitas Al-Azhar, Kairo

ALANGKA RAYA – BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada Ahmad Zen Panjaitan, asal Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan transportasi untuk keberangkatan menuju Universitas Al-Azhar. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Program ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dalam memberikan dukungan kepada generasi muda yang memiliki semangat untuk menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri, termasuk bagi mereka yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Melalui bantuan tersebut, BAZNAS berharap Ahmad Zen dapat menjalani perjalanan menuju Mesir dengan lebih mudah dan lancar, sehingga dapat fokus mempersiapkan diri untuk menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar.

Pendidikan merupakan salah satu investasi penting dalam membangun masa depan. Karena itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah dalam berbagai bidang, salah satunya melalui dukungan pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para muzaki, munfik, dan seluruh masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Kepercayaan tersebut menjadi kekuatan bagi BAZNAS untuk terus menyalurkan dana umat secara amanah dan memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Semoga Ahmad Zen Panjaitan diberikan kelancaran dalam perjalanan dan proses pendidikannya di Universitas Al-Azhar, diberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, serta kelak ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, umat, dan pembangunan Kalimantan Tengah.

Zakat Menguatkan Indonesia. Bersama BAZNAS, kita hadirkan manfaat dan membuka jalan bagi generasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

20/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng dan Kementerian Haji dan Umrah Perkuat Sinergi melalui Rencana PKS/MoU

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dalam rangka meningkatkan kemanfaatan bagi masyarakat. Salah satunya melalui silaturahmi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya, Kamis (13/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Drs. H.Tuaini, M.Ag diterima dengan hangat oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, penuh kekeluargaan, serta diwarnai bincang santai namun tetap serius membahas peluang kerja sama kedua lembaga.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana untuk membangun kerja sama melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kementerian Haji dan Umrah.

Rencana kerja sama tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih luas, tidak hanya di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga pada tingkat kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Palangka Raya menyambut baik rencana tersebut. Ia memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dan menyampaikan optimisme bahwa niat baik untuk membangun sinergi antarlembaga tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.

Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk menyatukan potensi dan peran masing-masing lembaga dalam mendukung pelayanan serta kemanfaatan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kedua institusi.

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap rencana PKS/MoU tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama, sehingga kolaborasi yang terbangun nantinya dapat memberikan dampak positif dan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Sinergi lintas lembaga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat kolaborasi untuk menghadirkan kebermanfaatan bagi umat dan masyarakat.

BAZNAS Kalteng – Zakat Menguatkan Indonesia.

13/08/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Jl. Mendawai I Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak musibah kebakaran di kawasan Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Rabu (12/8/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat yang terdampak musibah, khususnya warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Hj. Saidah Suryani, melalui Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Mustain Khaitami, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan bagian dari Program Kalteng Peduli, yang ditujukan bagi masyarakat yang mengalami musibah maupun kondisi darurat.

“Penyaluran bantuan melalui posko kebakaran ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan empati BAZNAS kepada para korban yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan memberikan manfaat bagi para penyintas,” ujar Khaitami.

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan dapur, makanan ringan, serta bantuan uang tunai. Sebanyak lima paket bantuan diberikan kepada lima kepala keluarga yang terdampak, berdasarkan data korban yang telah diterima BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah.

Khaitami menegaskan, BAZNAS akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, terutama ketika terjadi bencana dan kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban. Di tengah kondisi sulit seperti ini, kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga

Musibah kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Mendawai I, Kelurahan Palangka, pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan di lokasi terbuat dari material kayu dan berdiri berdekatan. Dalam peristiwa tersebut, dua rumah dan satu barak yang terdiri dari empat pintu dilaporkan hangus terbakar.

Musibah tersebut juga mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian

BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Khaitami juga mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dapat dikelola dan disalurkan secara amanah, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Melalui Program Kalteng Peduli, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berupaya terus hadir memberikan manfaat dan dukungan kepada masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk bagi warga yang terdampak bencana dan musibah.

BAZNAS Kalteng – Zakat Menguatkan Indonesia.

12/08/2026 | Kontributor: Humas
Bupati Katingan Siap Percepat Pengisian Pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan

Katingan – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan terkait percepatan pengisian pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan yang saat ini mengalami kekosongan. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Katingan pada Selasa (28/7/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Bupati Katingan Saiful, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan H. Elly Saputra, serta Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan H. Karliansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan maksud kedatangan untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Katingan terkait kondisi kekosongan pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan akibat pengunduran diri pimpinan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti agar kelembagaan BAZNAS dapat kembali berjalan optimal sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Katingan menyampaikan apresiasi atas peran strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Menurutnya, keberadaan BAZNAS merupakan amanat undang-undang sekaligus amanat agama yang memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara terorganisir, transparan, dan tepat sasaran.

Bupati mengaku baru mengetahui bahwa BAZNAS Kabupaten Katingan saat ini mengalami kekosongan pimpinan sehingga aktivitas kelembagaannya mengalami kendala. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Katingan menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan kelembagaan BAZNAS melalui berbagai langkah sesuai kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai fungsi dan keberadaan BAZNAS agar semakin dipercaya sebagai lembaga utama dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah. Ia juga menilai bahwa pengelolaan BAZNAS membutuhkan figur-figur yang memiliki jiwa sosial, integritas, komitmen, serta kepedulian terhadap pemberdayaan masyarakat sehingga mampu mengembangkan lembaga secara profesional.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Bupati Katingan berkomitmen untuk segera memproses pembentukan Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Katingan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Katingan. Pemerintah Kabupaten Katingan juga akan melakukan koordinasi dengan BAZNAS RI sebagai bagian dari tahapan pengisian pimpinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah juga menyampaikan bahwa hasil koordinasi ini akan dilaporkan kepada BAZNAS RI sebagai bagian dari supervisi kelembagaan guna memperkuat sinergi dalam pengembangan penghimpunan, pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah, serta penguatan kelembagaan BAZNAS di Kabupaten Katingan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Katingan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya percepatan pengisian pimpinan dan penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Katingan.

Melalui pertemuan ini, seluruh pihak sepakat untuk mempercepat proses normalisasi kelembagaan BAZNAS Kabupaten Katingan agar dapat kembali menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat secara optimal, sekaligus meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Katingan.

28/07/2026 | Kontributor: Humas
BAZNAS Kalteng Perkuat Sinergi dengan BKAD Provinsi Kalimantan Tengah melalui Optimalisasi UPZ

PALANGKA RAYA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Optimalisasi dan Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Lingkungan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut diterima oleh Sekretaris BKAD Provinsi Kalimantan Tengah Bapak Adi Tya Indrawan, S.STP., M.AP dan Plt. Kepala Bidang Perbendaharaan BKAD Provinsi Kalimantan Tengah, Bapak Aswan Noor, S.E. Sementara dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah hadir Wakil Ketua I Drs. H. Tuaini Ismail, M.Ag., Wakil Ketua III Dr. Sugiyanto, dan Wakil Ketua IV Muh. Efendi, S.E., M.M.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan BKAD Provinsi Kalimantan Tengah. Optimalisasi UPZ diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) secara lebih terstruktur, transparan, dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di setiap instansi pemerintah memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan BAZNAS dalam memberikan kemudahan kepada para muzaki untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Selain meningkatkan penghimpunan ZIS, penguatan UPZ juga diharapkan mampu memperluas jangkauan program-program pendistribusian dan pemberdayaan yang dilaksanakan BAZNAS bagi masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Muh. Efendi, S.E., M.M., menegaskan bahwa kolaborasi dengan BKAD merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola zakat yang semakin profesional dan berdampak.

"Sinergi antara BAZNAS dan BKAD menjadi langkah penting dalam memperkuat kelembagaan UPZ. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis potensi zakat di lingkungan ASN dapat dihimpun secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah," ujarnya.

Sementara itu, pihak BKAD Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik inisiatif BAZNAS dalam memperkuat kelembagaan UPZ. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan pengelolaan zakat di lingkungan BKAD dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah berharap sinergi yang telah terjalin bersama BKAD dapat terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengoptimalkan potensi zakat di lingkungan pemerintah daerah. Dengan semakin kuatnya peran UPZ, diharapkan penghimpunan zakat semakin meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas melalui berbagai program BAZNAS di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah.

23/07/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Wapres Gibran Rakabuming Apresiasi Pertumbuhan Zakat di BAZNAS RI
Wapres Gibran Rakabuming Apresiasi Pertumbuhan Zakat di BAZNAS RI
JAKARTA - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI atas kinerjanya dalam meningkatkan kesejahteraan umat. Apresiasi ini disampaikan dalam pertemuan di Istana Wakil Presiden, yang dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS. Gibran menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrem dan stunting. “BAZNAS harus terus bersinergi dengan pemerintah untuk menciptakan solusi yang efektif. Semua pihak harus bergandeng tangan demi kesejahteraan masyarakat,” kata Gibran. Gibran juga menyatakan apresiasnya terhadap peran BAZNAS yang dinilai sangat penting dalam membantu pemerintah mengatasi masalah kemiskinan. “BAZNAS telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dengan pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah rata-rata 30 persen per tahun. Ini adalah pencapaian yang patut diapresiasi,” ujar Gibran. Ia mendorong BAZNAS untuk terus melanjutkan inisiatifnya, termasuk program-program yang menyasar kelompok masyarakat di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa pertumbuhan zakat, infak, dan sedekah di Indonesia mencapai rata-rata 30 persen per tahun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2025, BAZNAS juga berkomitmen untuk melaksanakan 10 Program Prioritas, termasuk Rumah Sehat BAZNAS dan program pengentasan kemiskinan ekstrem. “Kami berkomitmen untuk menjalankan 10 Program Prioritas BAZNAS pada tahun 2025 yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu,” ujar Noor Achmad. Noor Achmad juga mengenang dukungan Gibran saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, yang berhasil meningkatkan pengumpulan zakat dari Rp4 miliar menjadi Rp12 miliar. “Dengan dukungan yang kuat, kami yakin program pengentasan kemiskinan dapat berhasil,” kata Noor Achmad.
BERITA22/11/2024 | Aya
Bimtek IZN dan KDZ BAZNAS Kabupaten/Kota Se Kalimantan Tengah
Bimtek IZN dan KDZ BAZNAS Kabupaten/Kota Se Kalimantan Tengah
PALANGKARAYA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Indeks Zakat Nasional (IZN ) dan Kaji dampak zakat (KDZ) bersama Pusat Kajian Strategis (Puskas) BAZNAS, yang diikuti oleh 11 BAZNAS dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. Senin (11/11) IZN dan KDZ adalah alat ukur untuk mengetahui kualitas pengelolaan zakat secara obyektif. dan dampak zakat bagi mustahiq. Terdapat sejumlah variabel IZN yang menjadi referensi bagi pengurus BAZNAS dalam meningkatkan kinerja manajemen zakat di wilayah masing-masing. Dengan IZN, pimpinan BAZNAS dapat mengetahui kondisi aktual pengelolaan zakat dan dapat mengidentifikasi aspek-aspek apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan pengelolaan zakat yang ada, serta kebijakan yang perlu diambil,’’ ucap Kasdani, Wakil Ketua BAZNAS Kalteng. Kasdani berharap keberadaan zakat akan semakin memberikan dampak luas bagi peningkatan kesejahteraan mustahik.
BERITA20/11/2024 | Aya
Luar Biasa! Istri Relawan Ikut Bantu Pengerjaan RLH BAZNAS
Luar Biasa! Istri Relawan Ikut Bantu Pengerjaan RLH BAZNAS
PALANGKARAYA – Semangat anggota Serikat Pekerja Kuli Bangunan (SPKB) Kalteng untuk menyukseskan program Rumah Layak Huni (RLH) BAZNAS di Kota Palangkaraya cukup tinggi. Terbukti, dari relawan ada yang tanpa segan mengikutkan istri mereka untuk membantu pekerjaan. Hal ini terlihat dari beberapa program RLH BAZNAS yang selama ini dilaksanakan di wilayah Kota Cantik. Seperti pada pekerjaan rumah milik Yayanto yang berlokasi di Jalan Dorang, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya. “Alhamdulillah, para istri ikut mendukung kami untuk ikut berpartisipasi mengerjakan rumah mustahik yang direnovasi. Meski bersifat sosial, tapi ada dari kalangan istri anggota yang tak sungkan ikut membantu di lapangan,” ujar Wakil Ketua SPKB Kalteng Turahman. Partisipasi istri relawan untuk ikut membantu pekerjaan RLH BAZNAS cukup mendapat acungan jempol. Apalagi yang dilakukannya juga tidak bisa dikatakan ringan, seperti mengaduk semen dan mengangkat batako. Pemandangan itu sebelumnya terlihat saat pekerjaan rumah Hartati di Jalan Bengaris dan saat ini berlanjut ke rumah Yayanto di Jalan Dorang, Kecamatan Jekan Raya, Palangkaraya. Selain beberapa relawan dari anggota SPKB Kalteng, juga terdapat perempuan yang merupakan istri dari seorang anggota. Program RLH BAZNAS yang dikelola BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah di Kota Palangkaraya selama ini melibatkan SPKB Kalteng sebagai relawan lapangan. Selain memudahkan dalam pengawasan, kesadaran organisasi ini untuk membantu program dengan menyediakan tenaga lapangan juga telah dirasakan. “Pada prinsipnya, SPKB dan BAZNAS berada dalam satu frekuensi yakni sama-sama ingin membantu mustahik. Kalau sumber pembiayaan dari dana yang dititipkan melalui BAZNAS, sedangkan kami membantu dengan tenaga,” timpal Turahman.
BERITA19/11/2024 | Aya
BAZNAS Micro Finance Hadir di Palangkaraya, Solusi Pinjaman Tanpa Bunga
BAZNAS Micro Finance Hadir di Palangkaraya, Solusi Pinjaman Tanpa Bunga
PALANGKARAYA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus konsen dalam upaya menyejahterakan umat. Melalui BAZNAS Micro Finance (BMF), lembaga ini menghadirkan program bantuan pinjaman tanpa bunga di Kota Palangkaraya. Program BMF telah dibuka sejak Januari 2024. Sasarannya adalah pengusaha kecil mikro yang membutuhkan pinjaman sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usaha. "Ini merupakan salah satu program pemberdayaan dana zakat, infak, sedekah, maupun dana sosial keagamaan lainnya yang dikelola BAZNAS," jelas Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami. Sebagaimana tujuan, kata dia, BMF dibentuk untuk program memberdayakan masyarakat melalui pembiayaan dan pendampingan mikro berbasis zakat. Dengan begitu, para pengusaha kecil bisa memanfaatkan program ini agar terhindar dari jeratan pinjaman berbunga mencekik. Skema program BMF sebagai salah satu organ di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, pada prinsipnya adalah sistem bergulir dengan tenor atau lamanya masa pengembalian pinjaman melalui cicilan sampai 12 bulan. Secara umum, ada syarat dan ketentuan yang menjadi dasar bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan pinjaman tambahan modal usaha tanpa bunga melalui BMF. Antara lain telah memiliki usaha dan tempat berusaha dengan jarak maksimal 8 kilometer dari sekretariat, serta diajukan secara berkelompok. "Ada beberapa ketentuan lain yang telah ditentukan, termasuk juga dilakukan survei sebelum diputuskan usulan pinjaman diproses lebih lanjut," kata Ami. Untuk lebih jelasnya bisa langsung datang ke BMF yang sekretariatnya berlokasi di BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Jalan Ahmad Yani nomor 97 Palangkaraya atau dapat menghubungi nomor 082351696130 untuk layanan via WA.
BERITA18/11/2024 | Aya
Pimpinan BAZNAS se-Kalteng Sepakati 9 Rekomendasi di Rakorda
Pimpinan BAZNAS se-Kalteng Sepakati 9 Rekomendasi di Rakorda
Pimpinan BAZNAS se-Kalteng Sepakati 9 Rekomendasi di Rakorda PALANGKARAYA - Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Kalimantan Tengah, Rabu (13/11), berakhir. Setelah tiga hari pelaksanaan kegiatan, para pimpinan yang hadir menyepakati sembilan rekomendasi yang dihasilkan. Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Aurila Jalan Adonis Palangkaraya, sebanyak 11 BAZNAS dari kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah yang hadir. Selain dari unsur pimpinan, sejumlah staf pelaksana juga dilibatkan. “Sembilan rekomendasi yang dihasilkan dalam rakorda merupakan kesepakatan yang dibuat dalam upaya meneguhkan peran dan fungsi BAZNAS dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Kalteng,” terang Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah Mustain Khaitami. Pria yang di kalangan media akrab disapa Ami ini menyebut, sembilan rekomendasi yang disepakati pertama, memperkuat fungsi dan peran BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural (LPNS) dengan menyinergikan pengelolaan zakat inklusif untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di daerah. Kedua, melakukan inventarisasi potensi zakat, infak, dan sedekah dengan mengolah database melalui pemetaan mustahik serta muzaki dalam database. Ketiga, semakin gencar menggelorakan sosialisasi tentang zakat, infak, dan sedekah, serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) secara terencana, terarah, dan transparan. Keempat, rutin melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan mencari penyelesaian masalah secara internal jika mendapati kendala lapangan dengan menguatkan kekompakan amilin/amilat. Kelimat, menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA), sebagai bagian dari tugas dan upaya memperkuat akuntabilitas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap BAZNAS dalam pengelolaan zakat; Keenam, mendukung pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) untuk mengetahui keberhasilan program yang telah dilaksanakan sebagai salah satu bentuk evaluasi dan supervise. Ketujuh, memprioritaskan penyusunan program prioritas untuk pemberdayaan mustahik berdasarkan karakteristik daerah yang mengacu 10 prioritas program nasional tahun 2025; Mendorong peran BAZNAS di daerah sebagai salah satu lembaga yang ikut serta dalam perencanaan pengembangan di daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi rekomendasi kedelapan, dan kesembilan sepakat untuk meningkatkan pengumpulan ZIS melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) demi pencapaian target nasional. Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Tengah sebelumnya dibuka oleh Gubernur Sugianto Sabran yang diwakili Staf Ahli Gubernur Budan Politik, Hukum, dan Pemerintahan Ahmad Husein. Hadir Ketika itu Pimpinan BAZNAAS RI Pembina wilayah Kolonel CAJ (Purn) Nur Chamdani, serta sejumlah undangan. Saat menutup rakorda, Ami berpesan kepada para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota agar segera menindaklanjuti rekomendasi dengan melakukan perencanaan program di daerah masing-masing. Tentu saja dengan menyinergikan program dengan kebijakan pemerintah daerah yang antara lain turut mengentaskan kemiskinan melalui usaha pemberdayaan. “Selama tiga hari kegiatan, kita sudah belajar bagaimana berkembangnya sistem yang telah diterapkan di BAZNAS dari tahun ke tahun sebagai Lembaga Pemerintah Non-Struktural dalam pengelolaan zakat. Dengan kinerja yang terukur, terencana, dan terarah, diharapkan profesionalitas para amylin dan amilat menjadi semakin baik sehingga menguatkan kepercayaan public,” kata Ami.
BERITA14/11/2024 | Aya
Program RLHB di Palangkaraya, Hartati dan Wuryanti Semringah Terima Kunci dari Pimpinan BAZNAS RI
Program RLHB di Palangkaraya, Hartati dan Wuryanti Semringah Terima Kunci dari Pimpinan BAZNAS RI
PALANGKARAYA – Gurat keceriaan tergambar jelas di wajah Hartati dan Wuryanti. Ini ketika keduanya secara simbolis menerima kunci rumah dari Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB), Senin (11/11). Penyerahan simbolis kunci rumah ini langsung dilakukan pimpinan BAZNAS RI Kolonel CAJ Nur Chamdani yang pada saat itu menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Daerah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Kalimantan Tengah. “Alhamdulillah, rumah saya sudah selesai direnovasi melalui program yang dilaksanakan oleh BAZNAS. Kami sekeluarga sangat berterima kasih atas program ini karena sangat bermanfaat,” kata Hartati seusai kegiatan. Hartati merupakan seorang warga Jalan Bengaris Palangkaraya. Selama ini mereka tinggal di sebuah rumah berbahan dasar kayu bersama keluarganya. Sejak Oktober 2024, saat ini sedang dilaksanakan program RLHB pada sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Program tersebut bertujuan untuk memperbaiki hunian warga miskin menjadi layak huni sehingga menjadi rumah sehat. Total program RLHB di Kalimantan Tengah ditargetkan sebanyak 55 unit dengan nilai sebesar Rp25 juta per unit. Selain berbahan dasar material yang kuat, syarat rumah sehat dalam program RLHB antara lain juga terkait pencahayaan, sirkulasi udara, serta sanitasi yang memadai. Kebahagiaan juga diungkapkan Wuryanti, salahbsatu penerima program RLHB lainnya. Dia merupakan seorang janda yang berprofesi sebagai tukang pijit beralamat di Jalan Menteng 26 Palangkaraya. “Untuk memperbaiki sendiri rumah, terus terang kami tidak sanggup. Alhamdulillah, melalui program dari BAZNAS sekarang rumah saya sudah layak ditempati, bila hujan deras rumah saya tidak kebanjiran lagi ” kata Wuryanti. Pelaksanaan program oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah pada wilayah Kota Palangkaraya dilakukan melalui kerja sama Serikat Pekerja Kuli Bangunan (SPKB) Kalteng yang sejak tiga tahun terakhir secara intensif turut berpartisipasi dalam pekerjaan. “Kami mengapresiasi karena selama ini selalu diikutkan dalam program RLHB bersama BAZNAS Kalteng. Setidaknya dengan begini, kami juga bisa berpartisipasi dalam upaya membantu warga kita yang menerima program,” ujar Turahman, Wakil Ketua SPKB Kalteng.
BERITA11/11/2024 | Aya
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Prov. Kalimantan Tengah.

Lihat Daftar Rekening →